UM MetroUM Metro

BIOLOVABIOLOVA

Kurangnya pemahaman yang berkelanjutan tentang lingkungan hidup dapat mengakibatkan rendahnya tingkat kesadaran lingkungan. Peserta didik kurang termotivasi untuk mengambil tindakan yang bertanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan karena tanpa pemahaman tentang masalah lingkungan dan konsekuensinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan bahan ajar modul berbasis potensi lokal pantai Tanjung Setia dapat meningkatkan sikap konservasi pada siswa kelas VII SMPN 13 Krui. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest and posttest non-equivalent control-group design. Hasil penelitian penerapan bahan ajar modul berbasis potensi lokal berpengaruh positif terhadap sikap konservasi siswa. Bahan ajar modul menggali dan memahami potensi lokal di sekitar siswa, lebih terhubung dengan lingkungan dan menyadari pentingnya pelestarian alam. Pendekatan ini efektif dalam membangun kesadaran akan tanggung jawab lingkungan, dalam menciptakan generasi yang peduli terhadap kelestarian sumber daya alam. Oleh karena itu, penerapan bahan ajar modul berbasis potensi lokal pantai Tanjung Setia dapat dianggap sebagai strategi yang efektif dalam meningkatkan sikap konservasi siswa SMPN 13 Krui.

Implementasi bahan ajar modul berbasis potensi lokal pantai Tanjung Setia secara positif memengaruhi sikap konservasi siswa.Bahan ajar modul tersebut mengeksplorasi dan memahami potensi lokal di sekitar siswa, dengan demikian siswa menjadi lebih terhubung dengan lingkungan dan menyadari nilai pentingnya alam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam membangun kesadaran akan tanggung jawab terhadap lingkungan, yang merupakan aspek kunci dalam menciptakan generasi yang peduli terhadap pelestarian sumber daya alam.Oleh karena itu, implementasi bahan ajar modul berbasis potensi lokal pantai Tanjung Setia dapat dianggap sebagai strategi yang efektif dalam meningkatkan sikap konservasi siswa SMPN 13 Krui, serta memberikan kontribusi yang berharga dalam upaya pelestarian lingkungan secara keseluruhan.

Untuk memaksimalkan manfaat dari bahan ajar modul ini, sekolah dapat mempertimbangkan beberapa langkah, seperti memperkuat integrasi modul dalam kurikulum sekolah dengan memanfaatkan berbagai mata pelajaran, memberikan pelatihan kepada guru dan fasilitator untuk mengimplementasikan modul secara efektif, serta melibatkan komunitas dan orang tua siswa dalam mendukung praktik konservasi yang diajarkan di sekolah. Dengan demikian, implementasi bahan ajar modul berbasis potensi lokal Pantai Tanjung Setia akan tidak hanya meningkatkan sikap konservasi siswa di SMPN 13 Krui, tetapi juga memberikan kontribusi yang berharga dalam upaya pelestarian lingkungan secara keseluruhan.

Read online
File size443.97 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test