UKRIDAUKRIDA

Manajemen Bisnis KompetensiManajemen Bisnis Kompetensi

Kompetensi profesional adalah salah satu dari 4 kompetensi yang wajib dimiliki oleh seorang guru. Kurangnya kompetensi profesional guru terutama dalam hal penguasaan kosakata dan tata bahasa yang digunakan menjadi sebuah permasalahan dalam TK Little Sun School terutama bagi guru lokal yang bukan penutur bahasa asing (native). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode mentoring coaching Glickman dapat meningkatkan kompetensi profesional guru Mandarin di TK Little Sun. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah yang membahas tentang bagaimana meningkatkan kompetensi profesional guru Mandarin di TK Little Sun. Subjek penelitian adalah 3 orang guru TK Little Sun. Data diperoleh melalui rubrik penilaian, lembar wawancara, simulasi ujian HSKK serta lembar supervisi dan observasi kelas. Metode penelitian yang digunakan yaitu Kemmis dan McTaggart. Proses penelitian melalui 2 siklus yaitu siklus pertama dan siklus kedua. Diagnosis awal dilakukan sebelum siklus pertama dimulai. Indikator keberhasilan yang digunakan yaitu ketiga subjek penelitian mencapai kriteria penilaian kompetensi profesional 15,2 atau lebih. Pada tahap awal peneliti membagi subjek penelitian dengan menagacu kepada tingkatan komitmen dan tingkatan kemampuan berpikir abstrak ke dalam Quadran of Development Skill Glickman sehingga peneliti bisa memberikan pendekatan yang sesuai. Penelitian ini menemukan bahwa penggunaan metode mentoring coaching Glickman dapat meningkatkan kompetensi profesional guru Mandarin.

Penelitian yang dilakukan peneliti pada guru Mandarin di TK Little Sun telah mencapai indikator keberhasilan.Kompetensi professional ketiga subjek penelitian mengalami peningkatan rata-rata sebesar 37.Hal ini membuktikan bahwa program mentoring coaching membawa dampak positif bagi pengembangan kompetensi guru, menambah pembendaharaan kosakata dan tata bahasa guru sehingga semakin meningkatkan rasa percaya diri guru.Penelitian ini menunjukkan bahwa program mentoring coaching dapat meningkatkan kompetensi profesional guru.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memperluas cakupan subjek penelitian, tidak hanya terbatas pada guru Mandarin di satu TK, melainkan melibatkan berbagai tingkatan pendidikan dan wilayah geografis untuk menguji generalisasi efektivitas metode mentoring coaching Glickman. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas metode mentoring coaching Glickman dengan metode pengembangan profesional guru lainnya, seperti pelatihan intensif atau studi banding, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal dalam meningkatkan kompetensi guru. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi guru terhadap proses mentoring coaching, termasuk faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat keberhasilan implementasi metode ini, serta dampaknya terhadap motivasi dan kepuasan kerja guru. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan model peningkatan kompetensi profesional guru yang lebih efektif dan berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.

  1. DOI Name 10.18202 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 02z crossref desc 44z faculty... doi.org/10.18202DOI Name 10 18202 Values doi name values index type timestamp data hs serv 02z crossref desc 44z faculty doi 10 18202
Read online
File size440.1 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test