UKRIDAUKRIDA
Manajemen Bisnis KompetensiManajemen Bisnis KompetensiPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan belajar matematika yang dialami oleh siswa kelas X IPS. Data rekapan nilai menunjukkan 70‑80 % siswa tidak mencapai nilai KKM. Tutor sebaya, yaitu siswa dengan prestasi lebih tinggi, dipilih dan ditugaskan membantu siswa lainnya. Penelitian berupa tindakan kelas menggunakan model Kemmis dan McTaggart dengan dua siklus. Subjek penelitian 18 siswa kelas X IPS. Hasil tes tulis pre‑test menunjukkan tidak ada siswa yang mencapai nilai KKM. Setelah penerapan tutor sebaya, jumlah siswa yang memperoleh nilai di atas KKM meningkat menjadi 10 siswa (55,56 %) pada siklus I dan 15 siswa (83,33 %) pada siklus II. Peningkatan kemampuan operasi aljabar terkonfirmasi melalui perbandingan nilai pre‑test, siklus I, dan siklus II. Analisis data kuisioner dan rubrik menunjukkan kemampuan tutor dalam mengajar sangat baik.
Penerapan metode tutor sebaya dapat meningkatkan kemampuan operasi aljabar siswa kelas X IPS.Peningkatan persentase siswa yang tuntas terjadi secara progresif.0 % pra‑siklus, 55,56 % siklus I, dan 83,33 % siklus II.Hasil ini memenuhi indikator keberhasilan penelitian yaitu 70 % siswa mencapai nilai KKM.
1) Selenggarakan program ekstrakurikuler matematika berbasis tutor sebaya secara rutin agar siswa dapat terus berlatih di luar pelajaran reguler; 2) Terapkan metode tutor sebaya pada mata pelajaran lain di tingkat X, misalnya fisika atau biologi, untuk meningkatkan pemahaman konsep secara holistik; 3) Integrasikan teknologi pembelajaran daring (misalnya video tutorial dan forum diskusi) dengan tutor sebaya agar proses pembelajaran menjadi lebih interaktif dan dapat diakses kapan pun siswa membutuhkannya.
- DOI Name 10.30998 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 48z crossref email support... doi.org/10.30998DOI Name 10 30998 Values doi name values index type timestamp data hs serv 48z crossref email support doi 10 30998
- Peer teaching: a solution to overcome the imbalance of psychomotor performance and social interaction... doi.org/10.29407/js_unpgri.v5i2.13186Peer teaching a solution to overcome the imbalance of psychomotor performance and social interaction doi 10 29407 js unpgri v5i2 13186
| File size | 664.71 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
INAISINAIS Pendekatan klinis dalam supervisi memberikan ruang bagi guru untuk merasa didukung secara profesional, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepuasanPendekatan klinis dalam supervisi memberikan ruang bagi guru untuk merasa didukung secara profesional, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepuasan
UNSIKAUNSIKA Pendekatan kepemimpinan yang diterapkan melalui supervisi akademik yang terarah, pendampingan profesional yang konsisten, budaya sekolah yang kolaboratif,Pendekatan kepemimpinan yang diterapkan melalui supervisi akademik yang terarah, pendampingan profesional yang konsisten, budaya sekolah yang kolaboratif,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam bidang psikologi kerja dan kesehatan industri dengan mengkaji dampak sistem kerja shift terhadap kualitasPenelitian ini memberikan kontribusi baru dalam bidang psikologi kerja dan kesehatan industri dengan mengkaji dampak sistem kerja shift terhadap kualitas
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Strategi pendidikan Nabi Muhammad ﷺ yang mengintegrasikan aspek spiritual, akhlak, dan ilmu pengetahuan membuktikan efektivitas tarbiyah nabawiyah dalamStrategi pendidikan Nabi Muhammad ﷺ yang mengintegrasikan aspek spiritual, akhlak, dan ilmu pengetahuan membuktikan efektivitas tarbiyah nabawiyah dalam
ZAMRONEDUZAMRONEDU Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik coaching memberikan dampak positif terhadap kemampuan guru dalam mengelola emosi, meningkatkan kualitas interaksiHasil penelitian menunjukkan bahwa teknik coaching memberikan dampak positif terhadap kemampuan guru dalam mengelola emosi, meningkatkan kualitas interaksi
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Kendala utama dalam pelaksanaan program ini berasal dari mahasantri, seperti kurangnya motivasi, kesulitan memahami makharijul huruf, serta keterbatasanKendala utama dalam pelaksanaan program ini berasal dari mahasantri, seperti kurangnya motivasi, kesulitan memahami makharijul huruf, serta keterbatasan
STAINUSANTARASTAINUSANTARA Beberapa kendala utama yang ditemukan dalam penelitian ini adalah kurangnya staf pengajar yang memiliki keahlian di bidang tertentu, guru yang tinggalBeberapa kendala utama yang ditemukan dalam penelitian ini adalah kurangnya staf pengajar yang memiliki keahlian di bidang tertentu, guru yang tinggal
JPTAMJPTAM Tujuan tinjauan pustaka ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh pelaksanaan supervisi pendidikan oleh Kepala sekolah terhadap kinerja guru.Tujuan tinjauan pustaka ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh pelaksanaan supervisi pendidikan oleh Kepala sekolah terhadap kinerja guru.
Useful /
UKRIDAUKRIDA Dari jumlah populasi sebanyak 30 perusahaan, digunakan sampel sebanyak 8 perusahaan yang memiliki kelengkapan data yang dibutuhkan pada setiap tahun selamaDari jumlah populasi sebanyak 30 perusahaan, digunakan sampel sebanyak 8 perusahaan yang memiliki kelengkapan data yang dibutuhkan pada setiap tahun selama
UKRIDAUKRIDA Penelitian dilakukan dengan metode Kemmis dan McTaggart hingga 2 siklus. Hasil akhir siklus II menyatakan bahwa dari ketujuh subyek semuanya mengalamiPenelitian dilakukan dengan metode Kemmis dan McTaggart hingga 2 siklus. Hasil akhir siklus II menyatakan bahwa dari ketujuh subyek semuanya mengalami
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Pendekatan penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan strategi sequential explanatory, diawali oleh analisis dokumen kurikulum (silabus, RPP,Pendekatan penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan strategi sequential explanatory, diawali oleh analisis dokumen kurikulum (silabus, RPP,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini telah mengungkapkan bahwa kepemimpinan mikro (micro leading) merupakan model kepemimpinan yang sangat menekankan pada kedekatan interpersonalPenelitian ini telah mengungkapkan bahwa kepemimpinan mikro (micro leading) merupakan model kepemimpinan yang sangat menekankan pada kedekatan interpersonal