STKIP PESSELSTKIP PESSEL
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan SekolahJurnal Kepemimpinan dan Pengurusan SekolahPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas tidur pada satpam di Kota Padang ditinjau dari sistem kerja shift. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena bahwa pekerjaan dengan sistem kerja bergilir, khususnya shift malam, sering kali berdampak terhadap ritme biologis dan menurunkan kualitas tidur pekerja. Satpam merupakan profesi dengan tuntutan kesiapsiagaan tinggi yang rentan mengalami gangguan tidur akibat perubahan jam kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif-korelasional. Subjek penelitian berjumlah 130 satpam di Kota Padang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kualitas tidur satpam shift pagi dan malam dengan nilai t = -4,423, df = 128, dan p < 0,001. Rata-rata kualitas tidur satpam shift pagi (M = 54; SD = 6,5) lebih baik dibandingkan dengan satpam shift malam (M = 60; SD = 8). Secara umum, kualitas tidur responden berada pada kategori sedang, dengan masalah utama pada aspek disfungsi siang hari dan kesulitan tidur. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam bidang psikologi kerja dan kesehatan industri dengan mengkaji dampak sistem kerja shift terhadap kualitas tidur pada profesi satpam, yang sebelumnya jarang diteliti. Hasil penelitian ini memperluas pemahaman tentang pengaruh ritme sirkadian dalam konteks pekerjaan keamanan serta menjadi dasar untuk pengembangan kebijakan manajemen kerja yang berorientasi pada kesejahteraan pekerja shift malam.
Berdasarkan hasil penelitian kualitas tidur pada satpam di Kota Padang ditinjau dari shift kerja berada pada kategori sedang dengan beberapa masalah signifikan pada aspek kesulitan bangun dan kepuasan tidur.Berdasarkan hasil penelitian terdapat perbedaan yang signifikan antara kualitas tidur pada satpam yang bekerja pada shift pagi dan malam.Satpam yang bekerja pada shift malam menunjukkan kualitas tidur yang lebih rendah dibandingkan dengan satpam yang bekerja pada shift pagi, hal ini didukung oleh hasil uji Independent Sample t-Test yang menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001.
Penelitian lanjutan dapat mengadopsi desain longitudinal untuk mengamati perubahan kualitas tidur dalam jangka waktu lebih panjang, memanfaatkan alat ukur objektif seperti actigraphy atau polysomnography untuk memvalidasi data subjektif, serta mengeksplorasi faktor mediasi seperti tingkat stres kerja, beban kerja, dan dukungan sosial. Selain itu, penelitian bisa fokus pada efektivitas intervensi seperti rotasi shift yang seimbang, pelatihan manajemen stres, atau pengembangan kebijakan istirahat yang mendukung kesehatan satpam shift malam. Penelitian juga dapat membandingkan perbedaan kualitas tidur antara satpam dengan pola shift yang berbeda atau mengevaluasi dampak lingkungan kerja terhadap kualitas tidur secara lebih mendalam.
| File size | 355.24 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
PARAMADINAPARAMADINA Hasil kajian menunjukkan bahwa IoT dapat membantu dalam pemantauan lahan, irigasi otomatis, prediksi cuaca, serta deteksi hama dan penyakit. TeknologiHasil kajian menunjukkan bahwa IoT dapat membantu dalam pemantauan lahan, irigasi otomatis, prediksi cuaca, serta deteksi hama dan penyakit. Teknologi
PARAMADINAPARAMADINA Metodologi yang digunakan adalah kajian pustaka dan pengamatan awal terhadap minat belajar anak-anak usia dini melalui prototipe permainan edukasi VR sederhanaMetodologi yang digunakan adalah kajian pustaka dan pengamatan awal terhadap minat belajar anak-anak usia dini melalui prototipe permainan edukasi VR sederhana
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Reformasi zonasi harus dilakukan dalam kerangka konstitusional, dengan menempatkan hak atas pendidikan sebagai hak dasar yang tidak boleh dibatasi olehReformasi zonasi harus dilakukan dalam kerangka konstitusional, dengan menempatkan hak atas pendidikan sebagai hak dasar yang tidak boleh dibatasi oleh
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil dari uji tersebut menyatakan bahwa Hipotesis Nol (H0) ditolak dan Hipotesis Alternatif (H1) diterima. Sehingga penggunaan media ini sangat disarankanHasil dari uji tersebut menyatakan bahwa Hipotesis Nol (H0) ditolak dan Hipotesis Alternatif (H1) diterima. Sehingga penggunaan media ini sangat disarankan
STKIP JBSTKIP JB Penelitian tindakan kelas adalah penelitian yang digunakan untuk memecahkan masalah yang ada di dalam kelas. PTK memiliki empat tahapan yaitu, perencanaan,Penelitian tindakan kelas adalah penelitian yang digunakan untuk memecahkan masalah yang ada di dalam kelas. PTK memiliki empat tahapan yaitu, perencanaan,
STKIP JBSTKIP JB Pembawa acara memang faktanya sangat banyak ditemui, namun jarang pembawa acara yang dapat berhasil memersuasi audience, sehingga melalui bukti retorisPembawa acara memang faktanya sangat banyak ditemui, namun jarang pembawa acara yang dapat berhasil memersuasi audience, sehingga melalui bukti retoris
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Pekarangan merupakan sebidang tanah yang berada di sekitar rumah yang dapat dimanfaatkan dengan berbagai cara. Tingginya luas lahan pekarangan yang tidakPekarangan merupakan sebidang tanah yang berada di sekitar rumah yang dapat dimanfaatkan dengan berbagai cara. Tingginya luas lahan pekarangan yang tidak
UNISMUHUNISMUH Pemberian uang panai secara tradisi merupakan kewajiban yang harus dipenuhi pihak laki-laki, tanpa uang panai maka tidak ada pernikahan. 2). Tradisi uangPemberian uang panai secara tradisi merupakan kewajiban yang harus dipenuhi pihak laki-laki, tanpa uang panai maka tidak ada pernikahan. 2). Tradisi uang
Useful /
PARAMADINAPARAMADINA Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi payment gateway Xendit berhasil mentransformasikan alur donasi GNOTA dari sistem manual menjadi otomatis danPenelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi payment gateway Xendit berhasil mentransformasikan alur donasi GNOTA dari sistem manual menjadi otomatis dan
PARAMADINAPARAMADINA Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma KNN menghasilkan tingkat kesalahan prediksi yang lebih rendah dibandingkan Decision Tree pada seluruh metrikHasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma KNN menghasilkan tingkat kesalahan prediksi yang lebih rendah dibandingkan Decision Tree pada seluruh metrik
UMSJUMSJ Faktor pendukung meliputi sarana dan prasarana yang lengkap serta jumlah pegawai tata usaha yang cukup, sementara faktor penghambat utama adalah kurangnyaFaktor pendukung meliputi sarana dan prasarana yang lengkap serta jumlah pegawai tata usaha yang cukup, sementara faktor penghambat utama adalah kurangnya
UNISMUHUNISMUH Faktor pemungkin adalah keterbatasan sarana dan prasarana pendukung, seperti tempat penampungan sampah sementara yang jauh dari pemukiman. Faktor penguatFaktor pemungkin adalah keterbatasan sarana dan prasarana pendukung, seperti tempat penampungan sampah sementara yang jauh dari pemukiman. Faktor penguat