INAISINAIS

JURNAL KAJIAN ISLAM MODERNJURNAL KAJIAN ISLAM MODERN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara supervisi klinis dengan motivasi kerja guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bogor. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei korelasional dan analisis data melalui Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS). Sampel penelitian terdiri dari 92 guru tetap yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan indikator supervisi klinis mencakup perencanaan, observasi, dan umpan balik, sedangkan indikator motivasi kerja terdiri atas motivasi intrinsik, ekstrinsik, dan tujuan profesional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi klinis berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja guru dengan nilai koefisien jalur β = 0.676 dan R² = 0.457. Supervisi klinis yang dilakukan dengan pendekatan kolaboratif dan reflektif mampu meningkatkan rasa tanggung jawab profesional, keterlibatan emosional, dan semangat kerja guru. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas supervisi berbasis klinis merupakan strategi yang efektif untuk mendorong motivasi guru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap upaya penguatan manajemen pendidikan berbasis pembinaan profesional yang konstruktif dan berkelanjutan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi klinis memiliki hubungan yang signifikan dan positif terhadap motivasi kerja guru di Madrasah Aliyah Negeri Kota Bogor.Supervisi yang dilakukan secara sistematis, terstruktur, dan berfokus pada dialog reflektif terbukti mampu mendorong guru untuk meningkatkan keterlibatan profesional dan semangat kerja mereka.Pendekatan klinis dalam supervisi memberikan ruang bagi guru untuk merasa didukung secara profesional, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepuasan kerja.Peningkatan kualitas supervisi berbasis klinis menjadi strategi efektif untuk mendorong motivasi guru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh supervisi klinis terhadap kualitas pembelajaran secara lebih mendalam, dengan mengukur indikator-indikator pembelajaran yang lebih spesifik seperti keterlibatan siswa dan hasil belajar. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memoderasi hubungan antara supervisi klinis dan motivasi kerja guru, seperti dukungan kepala sekolah, iklim kerja, dan karakteristik madrasah. Ketiga, penelitian dapat menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) untuk menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif, sehingga memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pengalaman guru dalam menjalani supervisi klinis dan dampaknya terhadap motivasi kerja mereka. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan informasi yang lebih kaya dan relevan bagi pengembangan program supervisi yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan madrasah.

  1. The Influence of Intrinsic and Extrinsic Motivation on Students' Learning Achievement in Class V... doi.org/10.56406/jpe.v1i1.9The Influence of Intrinsic and Extrinsic Motivation on Students Learning Achievement in Class V doi 10 56406 jpe v1i1 9
Read online
File size261.05 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test