STKIP JBSTKIP JB
Prosiding Conference on Research and Community ServicesProsiding Conference on Research and Community ServicesDengan perkembangan suatu daerah yang semakin pesat tidak diikuti dengan pertambahan lapangan kerja yang memadai, menjadikan masyarakat yang tidak mendapatkan tempat pada sektor formal akan beralih ke sektor informal, dimana sektor informal ini tidak menuntut banyak keahlian dan pendidikan yang memadai. Sektor informal yang paling banyak diminati oleh masyarakat Indonesia yang umumnya tinggal di perkotaan. Kehidupan Sosial Ekonomi Sektor Informal, Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar makam Gus Dur yang saat ini perlu dipertimbangkan untuk pembangunan kehidupan sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar situs. Penelitian ini mengetahui bagaimana perubahan sosial ekonomi pedagang kaki lima serta dampak yang ditimbulkan oleh adanya makam Gus Dur di Dusun Tebuireng Desa Cukir Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang. Metode penelitian menggunakan teori Perubahan Sosial dan metode kualitatif fenomenologi dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa.
Pertama, menjadi Pedagang Kaki Lima (PKL) merupakan alternatif mata pencaharian bagi warga Dusun Tebuireng untuk menopang perekonomian keluarga.Kedua, setelah pembangunan makam Gus Dur, banyak mantan petani, buruh tani, dan buruh pabrik meningkatkan pendapatan mereka dengan berjualan sebagai PKL di sekitar situs tersebut.Ketiga, pilihan menjadi PKL dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu tingkat pendidikan, kondisi ekonomi, dan keinginan masyarakat untuk mandiri secara ekonomi.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana regulasi dan kebijakan lokal memengaruhi aktivitas PKL di sekitar situs keagamaan, khususnya efektivitas pengawasan terhadap pedagang kaki lima di area makam Gus Dur. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan pendapatan, pendidikan, dan kesejahteraan keluarga PKL selama lima tahun setelah pembangunan makam, guna menilai dampak jangka panjang terhadap mobilitas sosial. Terakhir, perbandingan antar lokasi wisata religius lainnya dapat dianalisis untuk memahami dinamika sektor informal di berbagai konteks budaya dan geografis, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor sukses yang dapat direplikasi di daerah lain.
| File size | 546.4 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UAIUAI Ini berarti bahwa faktor sikap, norma subjektif, dan kontrol terhadap perilaku yang dipersepsikan memiliki pengaruh sebesar 67. 6% terhadap tingkah lakuIni berarti bahwa faktor sikap, norma subjektif, dan kontrol terhadap perilaku yang dipersepsikan memiliki pengaruh sebesar 67. 6% terhadap tingkah laku
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dari data rekam medis yaitu data ibuMetode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dari data rekam medis yaitu data ibu
UYMUYM Populasi kasus ialah ibu hamil dengan anemia sedangkan populasi kontrol ialah ibu hamil yang tidak mengalami anemia. Jumlah sampel sebanyak 38 dengan perbandinganPopulasi kasus ialah ibu hamil dengan anemia sedangkan populasi kontrol ialah ibu hamil yang tidak mengalami anemia. Jumlah sampel sebanyak 38 dengan perbandingan
UPI YAIUPI YAI Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan dengan arah negatif yang signifikan antara harga diri dengan kesepian sebesar r = - 0,623 dengan pHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan dengan arah negatif yang signifikan antara harga diri dengan kesepian sebesar r = - 0,623 dengan p
YPIDATHUYPIDATHU Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan keluarga memiliki dampak signifikan terhadap prestasi belajar siswa di Indonesia. Faktor-faktor sepertiHasil penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan keluarga memiliki dampak signifikan terhadap prestasi belajar siswa di Indonesia. Faktor-faktor seperti
STKIP JBSTKIP JB Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif berupa observasi atau pengamatan alami dengan metode deskriptif. Peneliti menemukan imperatif formal atauPeneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif berupa observasi atau pengamatan alami dengan metode deskriptif. Peneliti menemukan imperatif formal atau
JPTAMJPTAM Kepala sekolah perlu meningkatkan kualitas pembinaan dan supervisi untuk memberikan hasil maksimal. Motivasi kerja memiliki pengaruh terhadap kinerja guru.Kepala sekolah perlu meningkatkan kualitas pembinaan dan supervisi untuk memberikan hasil maksimal. Motivasi kerja memiliki pengaruh terhadap kinerja guru.
URINDOURINDO Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan diabetes mellitus tipe 2 dengan jumlah sampel sebanyak 101 responden. Teknik pengambilan sampelPopulasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan diabetes mellitus tipe 2 dengan jumlah sampel sebanyak 101 responden. Teknik pengambilan sampel
Useful /
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Metode penelitian mengacu pada kerangka Arksey & OMalley (2005), yang meliputi perumusan pertanyaan penelitian, penelusuran artikel, seleksi literatur,Metode penelitian mengacu pada kerangka Arksey & OMalley (2005), yang meliputi perumusan pertanyaan penelitian, penelusuran artikel, seleksi literatur,
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Saran untuk RS Krakatau medika agar membuat SOP edukasi menyusui dengan metode LATCH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan efektivitasSaran untuk RS Krakatau medika agar membuat SOP edukasi menyusui dengan metode LATCH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan efektivitas
JPTAMJPTAM Temuan penelitian meliputi deiksis luar-tuturan (eksofora) dan deiksis dalam-tuturan (endofora). Penggunaan deiksis dalam-tuturan (endofora) lebih dominanTemuan penelitian meliputi deiksis luar-tuturan (eksofora) dan deiksis dalam-tuturan (endofora). Penggunaan deiksis dalam-tuturan (endofora) lebih dominan
JPTAMJPTAM Penelitian ini mengidentifikasi enam jenis praanggapan dalam novel Pulang, yaitu eksistensial, faktif, leksikal, struktural, nonfaktif, dan kontrafaktual.Penelitian ini mengidentifikasi enam jenis praanggapan dalam novel Pulang, yaitu eksistensial, faktif, leksikal, struktural, nonfaktif, dan kontrafaktual.