PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN
Jurnal Siti RufaidahJurnal Siti RufaidahBencana merupakan fenomena global yang terus meningkat setiap tahun dan memberikan dampak serius terhadap sistem kesehatan. Salah satu komponen krusial dalam manajemen bencana adalah kesiapsiagaan Emergency Medical Services (EMS) pada fase pra-rumah sakit, yang menentukan kecepatan dan efektivitas respons awal terhadap korban. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan dan kapasitas tanggap EMS di berbagai negara masih belum optimal, terutama dalam aspek pelatihan sumber daya manusia, koordinasi lintas sektor, sistem komunikasi, serta dukungan infrastruktur dan kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kesiapsiagaan dan kapasitas tanggap darurat EMS terhadap bencana melalui pendekatan scoping review. Metode penelitian mengacu pada kerangka Arksey & OMalley (2005), yang meliputi perumusan pertanyaan penelitian, penelusuran artikel, seleksi literatur, ekstraksi data, serta sintesis temuan. Pencarian literatur dilakukan melalui basis data PubMed, ScienceDirect, Cochrane Library, dan Google Scholar. Dari 114 artikel yang teridentifikasi, diperoleh 12 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan EMS terhadap bencana masih bervariasi antarnegara. Faktor-faktor utama yang memengaruhi kapasitas tanggap darurat meliputi: (1) pelatihan dan pengembangan kompetensi tenaga EMS, (2) efektivitas koordinasi dan komunikasi antar lembaga, (3) ketersediaan fasilitas dan infrastruktur medis, (4) dukungan kebijakan nasional terhadap sistem tanggap bencana, serta (5) pemanfaatan teknologi dalam mempercepat proses respons. Scoping review ini menegaskan pentingnya penguatan kebijakan nasional, peningkatan integrasi sistem lintas sektor, serta pengembangan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas EMS dalam penanggulangan bencana, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia.
Emergency Medical Services (EMS) memegang peran penting dalam fase pra-rumah sakit pada penanganan bencana, namun sistem EMS di berbagai negara masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya, infrastruktur yang belum memadai, dan lemahnya koordinasi.Meskipun beberapa negara menunjukkan peningkatan kapasitas EMS melalui pelatihan dan pengembangan sistem komunikasi, kesiapsiagaan EMS yang efektif bergantung pada peningkatan kompetensi tenaga EMS, dukungan kebijakan yang kuat, integrasi sistem informasi dan komunikasi, serta kolaborasi antar lembaga.Dengan penguatan di empat aspek ini, layanan darurat pra-rumah sakit dapat memberikan respons yang cepat, tepat, dan efisien dalam situasi krisis.
Berdasarkan hasil kajian, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi model kesiapsiagaan EMS yang paling sesuai untuk konteks Indonesia, dengan mempertimbangkan karakteristik geografis, sosial, dan budaya yang unik. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem simulasi bencana yang realistis dan terintegrasi, melibatkan berbagai pemangku kepentingan, untuk menguji efektivitas protokol respons dan meningkatkan koordinasi antar lembaga. Lebih lanjut, penelitian perlu mengeksplorasi peran teknologi digital, seperti aplikasi seluler dan sistem informasi geografis, dalam meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan pengambilan keputusan selama penanganan bencana, serta mengidentifikasi hambatan dan peluang dalam implementasinya di lapangan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang komprehensif dan berbasis bukti untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas tanggap darurat EMS di Indonesia, sehingga dapat mengurangi dampak bencana terhadap kesehatan masyarakat dan meningkatkan ketahanan sistem kesehatan secara keseluruhan.
- Kesiapsiagaan dan Kapasitas Tanggap Darurat Layanan Medis Gawat Darurat (Emergency Medical Services)... journal.ppniunimman.org/index.php/JASIRA/article/view/268Kesiapsiagaan dan Kapasitas Tanggap Darurat Layanan Medis Gawat Darurat Emergency Medical Services journal ppniunimman index php JASIRA article view 268
- Emergency medical services preparedness in mass casualty incidents: A systematic review | American Journal... wmpllc.org/ojs/index.php/ajdm/article/view/3530Emergency medical services preparedness in mass casualty incidents A systematic review American Journal wmpllc ojs index php ajdm article view 3530
- Disaster Preparedness among Emergency Medical Service Providers: A Systematic Review Protocol - Beyramijam... hindawi.com/journals/emi/2020/6102940Disaster Preparedness among Emergency Medical Service Providers A Systematic Review Protocol Beyramijam hindawi journals emi 2020 6102940
| File size | 575.4 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
USUUSU Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar anak dalam menghadapi situasi bencana, khususnya gempa bumi. Disarankan agarKegiatan ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar anak dalam menghadapi situasi bencana, khususnya gempa bumi. Disarankan agar
BSIBSI Prototipe awal dikembangkan dan diuji secara bertahap berdasarkan umpan balik pengguna, sehingga menghasilkan sistem yang lebih sesuai dengan kebutuhanPrototipe awal dikembangkan dan diuji secara bertahap berdasarkan umpan balik pengguna, sehingga menghasilkan sistem yang lebih sesuai dengan kebutuhan
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Kemandirian dapat diartikan sebagai kebebasan seseorang untuk bertindak serta kemampuan dalam mengatur dan mengendalikan aktivitas diri sendiri maupunKemandirian dapat diartikan sebagai kebebasan seseorang untuk bertindak serta kemampuan dalam mengatur dan mengendalikan aktivitas diri sendiri maupun
STIKESNHSTIKESNH Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan suatu kondisi dimana bayi yang lahir mempunyai berat yang rendah dan kurang dari normal. Beberapa faktorBayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan suatu kondisi dimana bayi yang lahir mempunyai berat yang rendah dan kurang dari normal. Beberapa faktor
UPERTISUPERTIS Penelitian ini merupakan pjenis penelitian deskriptif kolerasi dengan pendekatan cross sectional terhadap 44 orang perawat yang bekerja di Rumah SakitPenelitian ini merupakan pjenis penelitian deskriptif kolerasi dengan pendekatan cross sectional terhadap 44 orang perawat yang bekerja di Rumah Sakit
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Studi ini memberikan wawasan baru tentang efek terapi berbasis tanaman, ekstrak Begonia medicinalis, dalam memodulasi sistem kekebalan tubuh dengan menekanStudi ini memberikan wawasan baru tentang efek terapi berbasis tanaman, ekstrak Begonia medicinalis, dalam memodulasi sistem kekebalan tubuh dengan menekan
UNARUNAR Pelayanan anestesi merupakan bagian integral dari pelayanan perioperatif. Penggunaan teknik anestesi spinal dapat memberikan dampak terhadap penurunanPelayanan anestesi merupakan bagian integral dari pelayanan perioperatif. Penggunaan teknik anestesi spinal dapat memberikan dampak terhadap penurunan
UNARUNAR 0%) dan yang memiliki penyakit hipertensi pada grade 1 sebanyak 27 orang (36. 0%), dengan menggunakan uji statistik rank spearman p-value = 0. 002 < 0.0%) dan yang memiliki penyakit hipertensi pada grade 1 sebanyak 27 orang (36. 0%), dengan menggunakan uji statistik rank spearman p-value = 0. 002 < 0.
Useful /
BSIBSI Dengan metode ini, peneliti berhasil membangun sistem informasi administrasi surat untuk membantu pelayanan publik. Pengujian sistem menggunakan metodeDengan metode ini, peneliti berhasil membangun sistem informasi administrasi surat untuk membantu pelayanan publik. Pengujian sistem menggunakan metode
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Pengujian Wilcoxon menghasilkan nilai p = 0,001 (p < 0,05) yang menandakan adanya pengaruh membaca Al‑Quran terhadap tingkat stres pada pasien hipertensi.Pengujian Wilcoxon menghasilkan nilai p = 0,001 (p < 0,05) yang menandakan adanya pengaruh membaca Al‑Quran terhadap tingkat stres pada pasien hipertensi.
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Menggunakan data lintang-sectional dari Survei Status Gizi Indonesia 2022, dianalisis data hierarkis (tingkat individu, keluarga, dan distrik) yang terdiriMenggunakan data lintang-sectional dari Survei Status Gizi Indonesia 2022, dianalisis data hierarkis (tingkat individu, keluarga, dan distrik) yang terdiri
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara kelayakan medis dan rencana penggunaan kembali IUD-Cu. Desain penelitian deskriptif korelasional denganPenelitian ini bertujuan menguji hubungan antara kelayakan medis dan rencana penggunaan kembali IUD-Cu. Desain penelitian deskriptif korelasional dengan