PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN

Jurnal Siti RufaidahJurnal Siti Rufaidah

Kemandirian dapat diartikan sebagai kebebasan seseorang untuk bertindak serta kemampuan dalam mengatur dan mengendalikan aktivitas diri sendiri maupun kelompok, terutama dalam melindungi diri atau orang lain dari berbagai penyakit maupun kondisi tertentu. Pada lanjut usia (lansia), kemampuan dalam memenuhi Activities of Daily Living (ADL) cenderung menurun, sehingga menyebabkan berkurangnya kemandirian dalam melakukan kegiatan sehari-hari seperti berpakaian, ke toilet, naik turun tangga, maupun melakukan mobilisasi. Salah satu gangguan kesehatan yang kerap dialami lansia adalah arthritis rheumatoid, yaitu penyakit autoimun yang menimbulkan peradangan dan pembengkakan pada sendi, seringkali menyerang pada satu atau kedua sisi tubuh, sehingga menghambat aktivitas harian penderita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kemandirian dengan kejadian arthritis rheumatoid pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Tinangkung Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis uji Chi-Square. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 50 responden, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability purposive sampling. Berdasarkan hasil analisis uji Chi-Square, diperoleh nilai p-value = 0,002, dengan taraf signifikansi < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis penelitian diterima, sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kemandirian dengan kejadian arthritis rheumatoid pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Tinangkung Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan. Kesimpulannya, tingkat kemandirian memiliki pengaruh terhadap munculnya arthritis rheumatoid pada lansia. Oleh karena itu, lansia diharapkan dapat tetap aktif dan berupaya mempertahankan kemandiriannya sebagai bentuk latihan untuk menjaga kesehatan persendian.

Penelitian menemukan hubungan signifikan antara tingkat kemandirian dengan kejadian arthritis rheumatoid pada lansia (p=0,002).Semakin tinggi keluhan arthritis rheumatoid, semakin besar penurunan kemandirian dalam aktivitas sehari-hari.Pengelolaan nyeri dan pencegahan kekambuhan arthritis rheumatoid penting untuk mempertahankan kemandirian lansia.

Penelitian lanjutan dapat memetakan hubungan antara latihan fisik terstruktur dan tingkat kemandirian pada lansia dengan arthritis rheumatoid di wilayah yang lebih luas. Studi longitudinal juga diperlukan untuk mengamati perubahan kemandirian lansia seiring waktu. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran edukasi keluarga dalam mempertahankan aktivitas harian lansia yang terdiagnosis penyakit autoimun.

  1. Rheumatoid Arthritis | Jurnal Kedokteran Universitas Lampung. rheumatoid arthritis jurnal kedokteran... doi.org/10.23960/jkunila.v3i1.pp167-175Rheumatoid Arthritis Jurnal Kedokteran Universitas Lampung rheumatoid arthritis jurnal kedokteran doi 10 23960 jkunila v3i1 pp167 175
  2. Hubungan Tingkat Kemandirian terhadap Kejadian Arthritis Rheumatoid pada Lansia di wilayah kerja Puskesmas... journal.ppniunimman.org/index.php/JASIRA/article/view/254Hubungan Tingkat Kemandirian terhadap Kejadian Arthritis Rheumatoid pada Lansia di wilayah kerja Puskesmas journal ppniunimman index php JASIRA article view 254
Read online
File size927.67 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test