UAIUAI

JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAJURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA

Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi tingkah laku membeli pemakaman mewah, di tengah situasi makin banyaknya masyarakat yang berada di status sosial ekonomi yang rendah, ditambah sudah keluarnya fatwa haram dari MUI. Prediksi ini diukur menggunakan Teori Planned Behavior dari Acjzen (1975), dengan metode kuantitatif. Alat pengumpul data adalah skala intensi dari Acjzen, dan sampel sebanyak 80 (delapan puluh) orang anggota majlis taklim. Hasilnya menunjukkan bahwa semua faktor yang dijelaskan oleh IV memiliki pengaruh sebesar 67.6% terhadap DV, dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh penelitian ini. Ini berarti bahwa faktor sikap, norma subjektif, dan kontrol terhadap perilaku yang dipersepsikan memiliki pengaruh sebesar 67.6% terhadap tingkah laku membeli pemakaman mewah. Faktor yang memiliki pengaruh paling signifikan adalah kontrol terhadap tingkah laku yang dipersepsikan. Penelitian selanjutnya sebaiknya menggunakan sampel dengan jumlah yang lebih besar, dan lebih bervariasi (tidak hanya anggota majlis taklim). Selain jumlah sampel yang lebih besar perlu dipertimbangkan untuk melakukan riset kolaborasi dengan bidang ilmu lain, seperti ekonomi.

Berdasarkan pembahasan pada bab sebelumnya maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.aspek sikap, norma subjektif, dan kontrol terhadap perilaku yang dipersepsikan secara bersama-sama memiliki pengaruh terhadap tingkah laku membeli pemakaman mewah.Hal ini berarti bahwa keputusan untuk membeli pemakaman mewah, dipengaruhi oleh evaluasi individu terhadap pemakaman mewah, kepercayaan / persepsi individu mengenai persetujuan orang lain terhadap tingkah lakunya membeli pemakaman mewah, terhadap mudah/sulitnya untuk melakukan laku membeli pemakaman mewah.jika diteliti per faktor, maka faktor yang paling berpengaruh adalah kontrol terhadap tingkah laku yang akan dilakukan, dipengaruhi oleh persepsi/keyakinan terhadap mudah/sulitnya untuk melakukan tingkah laku membeli pemakaman mewah.Dengan demikian dapat disimpulkan juga bahwa persepsi terhadap mahalnya pemakaman mewah merupakan faktor yang paling berpengaruh.

Saran penelitian lanjutan: 1. Bagi MUI, riset ini dapat dijadikan salah satu pertimbangan untuk fatwa mengenai pemakaman mewah yang sebelumnya disebutkan termasuk kategori haram karena dinilai berlebihan. 2. Bagi penelitian selanjutnya, diharapkan dapat melakukan pengujian dengan jumlah responden yang lebih besar, dan cakupan area yang lebih luas, untuk dapat memperoleh penjelasan terhadap fenomena ini dengan lebih baik. 3. Bagi developer, layak untuk menurunkan harga atau promo-promo menarik sehingga produk mereka dapat terjual dengan lebih cepat.

Read online
File size363.38 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test