UAIUAI
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAJURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAArtikel ini memberikan gambaran tentang isu utama, kebijakan, dan program terkait praktik perawatan lansia di Jepang berdasarkan bukti yang dipublikasikan sampai saat ini. Jepang menikmati harapan hidup terpanjang dan tersehat di dunia, namun tingkat penuaan penduduk yang sangat tinggi menimbulkan tantangan signifikan, termasuk berkurangnya kemampuan keluarga nuklir, peningkatan partisipasi perempuan dalam angkatan kerja, dan penurunan tingkat fertilitas yang memperburuk kebutuhan perawatan komunitas dan institusional. Sebagai respons, Jepang telah membangun kembali sistem pensiun, perawatan medis, dan perawatan jangka panjang, serta mengimplementasikan program asuransi perawatan jangka panjang dan Rencana Emas Baru yang dapat dijadikan contoh bagi negara seperti Nepal yang belum memiliki kebijakan dan program substansial untuk perawatan lansia.
Kemajuan teknologi medis dan kesehatan publik telah meningkatkan harapan hidup di Jepang, sehingga populasi lansia dan kebutuhan perawatan terus meningkat.Karena pergeseran dari keluarga besar ke keluarga nuklir, dukungan informal menurun, mendorong pemerintah untuk mereformasi sistem kesejahteraan melalui asuransi perawatan jangka panjang dan program kebijakan lainnya.Namun, kebijakan yang ada belum berhasil meningkatkan tingkat kelahiran, sehingga Jepang perlu mengeksplorasi opsi kebijakan alternatif yang dapat menyeimbangkan beban perawatan dan mendorong penuaan aktif.
Bagaimana model asuransi perawatan jangka panjang yang diterapkan di Jepang dapat diadaptasi ke Nepal dan sejauh mana adaptasi tersebut meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian lansia perlu diteliti melalui studi longitudinal yang membandingkan wilayah penerapan dengan wilayah kontrol. Pengaruh kebijakan insentif fertilitas, seperti tunjangan anak dan subsidi pernikahan, terhadap tingkat kelahiran serta beban perawatan lansia di Nepal dapat dievaluasi dengan mengumpulkan data demografis sebelum dan sesudah pelaksanaan kebijakan, serta membandingkannya dengan hasil kebijakan serupa di Jepang. Peran program komunitas yang mempromosikan penuaan aktif, misalnya klub senior dan kegiatan sukarela, harus diteliti untuk mengetahui kontribusinya dalam meningkatkan kesehatan fisik, mental, serta integrasi sosial lansia di lingkungan pedesaan dan perkotaan Nepal. Studi kualitatif dengan wawancara mendalam kepada keluarga, penyedia layanan, dan lansia akan memberikan pemahaman tentang tantangan praktis dalam mengimplementasikan kebijakan tersebut serta faktor budaya yang mempengaruhi keberhasilan program. Hasil dari ketiga penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang terintegrasi, memadukan perlindungan keuangan, dukungan sosial, dan promosi kesehatan, sehingga Nepal dapat membangun sistem perawatan lansia yang berkelanjutan dan sesuai dengan tradisi lokal.
| File size | 246.73 KB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
UmriUmri Pesantren, Kecamatan Siak Hulu, Kota Pekanbaru, berada dalam kawasan yang sama dengan Universitas Muhammadiyah Riau dengan jarak sekitar 13,6 km. ProgramPesantren, Kecamatan Siak Hulu, Kota Pekanbaru, berada dalam kawasan yang sama dengan Universitas Muhammadiyah Riau dengan jarak sekitar 13,6 km. Program
UmriUmri Taman sensori ini dirancang sebagai ruang interaktif yang memanfaatkan rangsangan multisensorik yang berasal dari alam untuk meningkatkan perkembanganTaman sensori ini dirancang sebagai ruang interaktif yang memanfaatkan rangsangan multisensorik yang berasal dari alam untuk meningkatkan perkembangan
UmriUmri Kegiatan ini dirancang menggunakan pendekatan participatory training, yaitu metode pelatihan partisipatif yang menekankan keterlibatan aktif peserta dalamKegiatan ini dirancang menggunakan pendekatan participatory training, yaitu metode pelatihan partisipatif yang menekankan keterlibatan aktif peserta dalam
UmriUmri Salah satu faktor penyebab terjadinya kekerasan terhadap anak dalam rumah tangga adalah rendahnya pendidikan karakter anggota keluarga. Rendahnya pendidikanSalah satu faktor penyebab terjadinya kekerasan terhadap anak dalam rumah tangga adalah rendahnya pendidikan karakter anggota keluarga. Rendahnya pendidikan
UmriUmri Hasil ini membuktikan bahwa penerapan teknologi tidak hanya membantu dalam manajemen administrasi, juga mendorong peningkatan kualitas layanan pengasuhan.Hasil ini membuktikan bahwa penerapan teknologi tidak hanya membantu dalam manajemen administrasi, juga mendorong peningkatan kualitas layanan pengasuhan.
UmriUmri Program ini berdampak positif terhadap peningkatan produktivitas, akses pasar, dan pengurangan stigma sosial, sekaligus memperkuat peran HIDIMU sebagaiProgram ini berdampak positif terhadap peningkatan produktivitas, akses pasar, dan pengurangan stigma sosial, sekaligus memperkuat peran HIDIMU sebagai
UmriUmri Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 07 Agustus 2025 di SDN 003 Laksamana dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran peserta didik mengenaiKegiatan sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 07 Agustus 2025 di SDN 003 Laksamana dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran peserta didik mengenai
UmriUmri Data post-test menunjukkan kategori pengetahuan baik meningkat hingga 79%, sementara kategori kurang turun menjadi 4%. Integrasi literasi kesehatan dalamData post-test menunjukkan kategori pengetahuan baik meningkat hingga 79%, sementara kategori kurang turun menjadi 4%. Integrasi literasi kesehatan dalam
Useful /
UmriUmri Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa rocket stove mampu menurunkan emisi asap dan bau hingga 60–80%, meningkatkan efisiensi pembakaran sampah kering,Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa rocket stove mampu menurunkan emisi asap dan bau hingga 60–80%, meningkatkan efisiensi pembakaran sampah kering,
UmriUmri Masalah kesehatan jantung pada ibu hamil, seperti hipertensi kehamilan dan preeklamsia, masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternalMasalah kesehatan jantung pada ibu hamil, seperti hipertensi kehamilan dan preeklamsia, masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal
UIN SUKAUIN SUKA Interpretasi menghasilkan 5 cluster dengan cluster k1 berjumlah 27 pasien, k2 berjumlah 135 pasien, k3 berjumlah 15 pasien, dan k4 berjumlah 126 pasien.Interpretasi menghasilkan 5 cluster dengan cluster k1 berjumlah 27 pasien, k2 berjumlah 135 pasien, k3 berjumlah 15 pasien, dan k4 berjumlah 126 pasien.
KIPMIKIPMI secara khusus menguji kinetika proses ekstraksi menggunakan model orde‑dua serta mekanisme yang terlibat. Metode SFME diterapkan untuk mengekstrak minyaksecara khusus menguji kinetika proses ekstraksi menggunakan model orde‑dua serta mekanisme yang terlibat. Metode SFME diterapkan untuk mengekstrak minyak