KIPMIKIPMI

Communications in Science and TechnologyCommunications in Science and Technology

Retinopati diabetik (DR) adalah efek dari diabetes mellitus terhadap penglihatan manusia yang menjadi penyebab utama kebutaan. Diagnosis dini DR adalah persyaratan penting dalam pengobatan diabetes. Gambar fundus retina umumnya digunakan untuk mengamati gejala retinopati diabetik. Hal ini dapat menyajikan fitur retina seperti pembuluh darah dan juga menangkap patologi yang dapat menyebabkan DR. Pembuluh darah adalah salah satu fitur retina yang dapat menunjukkan patologi retina. Hal ini dapat diekstrak dari gambar retina melalui pemrosesan gambar dengan tahap-tahap berikut: pra-pemrosesan, segmentasi, dan pasca-pemrosesan. Artikel ini berisi tinjauan tentang dataset gambar retina publik dan beberapa metode dari berbagai penelitian yang telah dilakukan. Semua metode yang dibahas dapat diterapkan pada kasus-kasus peneliti. Tidak ada analisis lebih lanjut untuk menyimpulkan metode terbaik yang dapat digunakan untuk kasus umum. Namun, kami menyarankan metode morfologis dan multiskala yang memberikan akurasi terbaik dalam segmentasi.

Artikel ini mengevaluasi metode untuk mendeteksi retinopati diabetik melalui segmentasi pembuluh darah pada gambar retina.Semua metode yang dibahas dapat diterapkan pada kasus-kasus unik peneliti.Tidak ada analisis lebih lanjut untuk menyimpulkan metode terbaik secara umum.Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan, yang tergantung pada kondisi dan kebutuhan peneliti.Namun, dari setiap metode dalam tinjauan ini, kami menyarankan untuk menggunakan metode morfologis oleh Singh et al.[62] dan metode multiskala oleh Han et al.[48] karena metode tersebut menunjukkan akurasi yang baik dalam segmentasi yang menggunakan database DRIVE dan STARE.

Saran penelitian lanjutan yang baru dapat mencakup pengembangan algoritma untuk menghapus disk optik dan mengklasifikasikan pembuluh darah menjadi arteri dan vena untuk mendeteksi retinopati diabetik. Selain itu, untuk mengatasi masalah pembuluh darah tipis yang menyebabkan rendahnya kontras, dapat dilakukan kombinasi dengan metode lain yang dapat menyajikan pembuluh darah tipis. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas gambar retina dengan menggunakan pendekatan berbasis morfologi atau multiskala. Selain itu, pengembangan model berbasis traking otomatis untuk segmentasi dan estimasi pembuluh darah dapat menjadi arah penelitian yang menjanjikan. Akhirnya, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi teknik-teknik pemrosesan gambar lainnya, seperti filter homogen, untuk meningkatkan akurasi segmentasi.

Read online
File size482.83 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test