BUMIGORABUMIGORA

Humanitatis : Journal of Language and LiteratureHumanitatis : Journal of Language and Literature

Duka adalah pengalaman manusia yang universal yang telah menjadi tema berulang dalam berbagai genre sastra, terutama dalam memoar. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan cara dukacita digambarkan dalam memoar kontemporer. Menggunakan teori lima tahap berkabung Kübler-Ross dan Kessler (2014), penelitian kualitatif ini memeriksa perwujudan dukacita yang diekspresikan oleh tokoh utama, Michelle, dalam memoar Crying in H Mart (2021). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada kesadaran dan pemahaman yang lebih baik tentang dukacita dan dampaknya pada individu dan masyarakat modern.

Penampilan tokoh utama dalam memoar Crying in H Mart (2021) telah menunjukkan kesesuaian dengan lima tahap berkabung.Tahap-tahap ini mengidentifikasi pengalaman setelah kehilangan menjadi (1) penolakan, (2) kemarahan, (3) tawar-menawar, (4) depresi, dan (5) penerimaan (Kübler-Ross & Kessler, 2014).Setelah kematian ibunya, Zauner menghadapi duka yang tak terelakkan dan harus menavigasi hidupnya dalam perubahan drastis.Semua tahap yang disebutkan dapat ditemukan dalam cara dia menghadapi situasi baru.bagaimanapun, mereka tidak terjadi dalam garis waktu tertentu.Selain itu, ada tahap-tahap tertentu yang lebih menonjol dalam memoar daripada yang lain, yaitu pengalaman depresi, kemarahan, dan penerimaan.

Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat mencakup: (1) Menganalisis bagaimana pembaca dari berbagai kelompok usia bereaksi terhadap dukacita dalam karya sastra. Usia dapat dianggap sebagai aspek yang mempengaruhi cara orang mendekati dan mengelola dukacita mereka. Membandingkan sikap pembaca yang lebih muda dan lebih tua terhadap dukacita dapat mengarah pada pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana dukacita dipahami dalam masyarakat modern saat ini. (2) Memeriksa bagaimana penerimaan memoar dapat dianggap sebagai refleksi sikap masyarakat terhadap berkabung. Studi masa depan tentang topik ini dapat mengeksplorasi bagaimana pembaca menyambut terus-menerus memoar yang menyedihkan dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi cara dukacita ditangani dalam masyarakat. (3) Meneliti bagaimana sastra dapat memberikan ruang untuk menggambarkan cara-cara yang tepat untuk menangani dukacita dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap dukacita.

  1. Grieving to Heal: Analyzing Grief in Zauner’s Memoir Crying in H Mart (2021) | Humanitatis... journal.universitasbumigora.ac.id/index.php/humanitatis/article/view/3462Grieving to Heal Analyzing Grief in ZauneryCEs Memoir Crying in H Mart 2021 Humanitatis journal universitasbumigora ac index php humanitatis article view 3462
Read online
File size300.56 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test