MANDALANURSAMANDALANURSA

JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Total Quality Management (TQM) dalam meningkatkan disiplin belajar siswa di SMA Negeri 06 Bombana melalui penerapan Standar Nasional Pendidikan (SNP), yang mencakup standar proses, standar manajemen, dan standar pendidik dan tenaga kependidikan. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data terjamin melalui triangulasi, sedangkan analisis dilakukan menggunakan Fishbone Analysis untuk mengidentifikasi penyebab dan solusi masalah disiplin siswa. Temuan menunjukkan bahwa penerapan Standar Proses melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran berkontribusi positif terhadap peningkatan disiplin siswa. Standar Manajemen diterapkan melalui pemberdayaan OSIS, pengawasan ketat guru, dan evaluasi berkala efektivitas program disiplin. Sementara itu, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan berfokus pada peningkatan kompetensi guru dalam menanamkan nilai-nilai disiplin dan menjadi teladan bagi siswa. Penerapan TQM dalam manajemen sekolah terbukti efektif dalam menciptakan budaya disiplin yang berkelanjutan di antara siswa dan pendidik. Dengan pendekatan yang melibatkan semua pihak terkait, sekolah berhasil menciptakan lingkungan akademik yang kondusif dan berorientasi pada pengembangan karakter.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Total Quality Management (TQM) dalam aspek Standar Proses, Standar Manajemen, dan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan disiplin belajar siswa di SMA Negeri 06 Bombana.Temuan ini sejalan dengan penelitian Bahrani & Ramli (2025) yang mengonfirmasi bahwa implementasi TQM di lembaga pendidikan berperan dalam menciptakan budaya akademik yang disiplin dan meningkatkan efisiensi pembelajaran.Penelitian ini menemukan bahwa perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang sistematis mendorong peningkatan disiplin siswa.Interaksi langsung antara guru dan siswa memainkan peran penting dalam membentuk perilaku akademik yang disiplin.Penerapan standar manajemen di SMA Negeri 06 Bombana melibatkan OSIS dalam mengatur berbagai aktivitas siswa.Model partisipatif ini menunjukkan bahwa ketika siswa diberi tanggung jawab untuk mengelola aktivitas mereka sendiri, mereka cenderung lebih disiplin.Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan adalah faktor kunci dalam membangun disiplin siswa.Evaluasi rutin terhadap guru di SMA Negeri 06 Bombana membantu meningkatkan kompetensi profesional mereka.Implikasinya, penelitian ini menekankan pentingnya memperkuat standar proses dalam sistem pembelajaran, memperkuat manajemen partisipatif berbasis sekolah, dan peran penting kepala sekolah dalam mengembangkan kompetensi pendidik.Jika prinsip-prinsip TQM diterapkan secara luas dalam sistem pendidikan nasional, kualitas pembelajaran dan disiplin siswa di Indonesia dapat meningkat secara signifikan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana peran kepala sekolah dalam mengembangkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, terutama dalam hal kepemimpinan dan manajemen pendidikan. Kedua, bagaimana penerapan model manajemen partisipatif dapat diterapkan secara lebih luas di sekolah-sekolah lain untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam mengelola aktivitas mereka sendiri. Ketiga, bagaimana memperkuat standar proses dalam sistem pembelajaran agar tidak hanya berorientasi pada hasil akademik, tetapi juga pada pembangunan karakter siswa. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan disiplin belajar siswa di Indonesia.

Read online
File size217.25 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test