UPBUPB
Computer Based Information System JournalComputer Based Information System JournalPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesegaran daging ayam berdasarkan citra menggunakan Convolutional Neural Network (CNN). Dalam industri pangan, penentuan kesegaran daging ayam secara cepat dan akurat sangat penting untuk memastikan kualitas produk dan keamanan konsumen. Metode CNN digunakan karena kemampuannya yang tinggi dalam ekstraksi fitur dan klasifikasi citra. Dataset citra daging ayam dikumpulkan dan diproses untuk melatih model CNN. Kami mengevaluasi performa model klasifikasi biner menggunakan kurva Receiver Operating Characteristic (ROC) dan nilai Area Under the Curve (AUC). Hasil menunjukkan nilai AUC sebesar 0,47, mengindikasikan performa klasifikasi yang kurang baik. Namun, evaluasi menggunakan F1-Score menunjukkan hasil yang sangat positif, dengan nilai F1-Score pelatihan sebesar 0,87 dan validasi sebesar 0,99. Ini mengindikasikan kemampuan prediksi yang kuat dan generalisasi yang baik dari model terhadap data yang tidak terlihat selama pelatihan. Hasil ini menunjukkan potensi penggunaan CNN dalam mengidentifikasi kesegaran daging ayam, meskipun diperlukan perbaikan lebih lanjut untuk meningkatkan performa klasifikasi biner yang diindikasikan oleh nilai AUC.
Model CNN yang dikembangkan untuk mengidentifikasi kesegaran daging ayam menunjukkan performa beragam, dengan nilai AUC hanya 0,47 yang menandakan kemampuan diskriminasi biner yang rendah.Namun, nilai F1‑Score yang tinggi (0,87 pada pelatihan dan 0,99 pada validasi) memperlihatkan keseimbangan yang baik antara precision dan recall serta kemampuan generalisasi yang kuat.Untuk meningkatkan kemampuan klasifikasi biner, diperlukan perbaikan seperti fine‑tuning hiperparameter, penambahan data, atau penggunaan arsitektur CNN yang lebih kompleks serta teknik ensemble.
Saran penelitian lanjutan meliputi: pertama, apakah penggunaan model transfer learning dengan arsitektur CNN yang telah dilatih pada dataset citra besar dapat meningkatkan nilai AUC pada identifikasi kesegaran daging ayam? Kedua, bagaimana pengaruh penggabungan data multimodal, seperti citra spektral atau tekstur mikro, dengan teknik ekstraksi fitur tradisional terhadap akurasi dan robustitas model? Ketiga, dapatkah dikembangkan aplikasi berbasis perangkat seluler yang memanfaatkan model ringan namun tetap akurat untuk deteksi kesegaran daging secara real‑time, serta bagaimana performanya dibandingkan dengan model desktop? Penelitian-penelitian ini akan memperluas pemahaman tentang optimasi arsitektur jaringan saraf, memperkaya sumber data, dan menguji implementasi praktis dalam konteks e‑commerce, sehingga dapat memberikan solusi yang lebih handal bagi industri pangan. Selain itu, penting untuk melakukan studi pengguna guna menilai kepuasan konsumen dan efektivitas sistem dalam mengurangi penjualan daging yang tidak segar melalui platform e‑commerce.
| File size | 509.67 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
YARSIYARSI Kontaminasi bakteri Salmonella pada ayam dapat berasal dari berbagai sumber, seperti lingkungan peternakan ayam, pakan ayam yang terkontaminasi, kondisiKontaminasi bakteri Salmonella pada ayam dapat berasal dari berbagai sumber, seperti lingkungan peternakan ayam, pakan ayam yang terkontaminasi, kondisi
UMIUMI Sistem mampu mengklasifikasikan daging ayam ke dalam tiga kategori. segar, kurang segar, dan busuk, dengan akurasi total 90% dari 30 pengujian. PerformaSistem mampu mengklasifikasikan daging ayam ke dalam tiga kategori. segar, kurang segar, dan busuk, dengan akurasi total 90% dari 30 pengujian. Performa
LODDOSINSTITUTELODDOSINSTITUTE Kelulusan siswa merupakan indikator penting dalam menilai keberhasilan pendidikan, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti nilai akademik, aktivitasKelulusan siswa merupakan indikator penting dalam menilai keberhasilan pendidikan, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti nilai akademik, aktivitas
SUBSETSUBSET Hasilnya, akurasi meningkat secara signifikan menjadi 73% untuk BERT dan 70% untuk RNN-LSTM. Peningkatan ini menunjukkan bahwa tokenisasi ganda dapat menurunkanHasilnya, akurasi meningkat secara signifikan menjadi 73% untuk BERT dan 70% untuk RNN-LSTM. Peningkatan ini menunjukkan bahwa tokenisasi ganda dapat menurunkan
UNSULBARUNSULBAR Parameter yang diukur meliputi kecernaan protein dan bobot daging. Data diolah menggunakan analisis ragam (ANOVA), jika berpengaruh nyata dilanjutkan denganParameter yang diukur meliputi kecernaan protein dan bobot daging. Data diolah menggunakan analisis ragam (ANOVA), jika berpengaruh nyata dilanjutkan dengan
AMIKOMAMIKOM Conclusion: the rolling babonization activity of natve-chickens followed by production and management training is very appropriate to be developed as aConclusion: the rolling babonization activity of natve-chickens followed by production and management training is very appropriate to be developed as a
POLIMEDIAPOLIMEDIA Sistem yang diusulkan merupakan implementasi dari sistem pemantauan kualitas udara secara real-time menggunakan Arduino mikrokontroler, Teknologi IoT danSistem yang diusulkan merupakan implementasi dari sistem pemantauan kualitas udara secara real-time menggunakan Arduino mikrokontroler, Teknologi IoT dan
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Metode eksperimental dengan desain blok acak (RBD) dilakukan dengan lima perlakuan dan tiga ulangan tiap perlakuan. Hasil menunjukkan perlakuan P2 (16 %Metode eksperimental dengan desain blok acak (RBD) dilakukan dengan lima perlakuan dan tiga ulangan tiap perlakuan. Hasil menunjukkan perlakuan P2 (16 %
Useful /
UNSULBARUNSULBAR Sebanyak 60 ekor anak ayam kampung yang dipergunakan, pemeliharaan dilakukan selama 42 hari. Penelitian ini memakai rancangan acak lengkap (RAL) denganSebanyak 60 ekor anak ayam kampung yang dipergunakan, pemeliharaan dilakukan selama 42 hari. Penelitian ini memakai rancangan acak lengkap (RAL) dengan
UNSULBARUNSULBAR Penelitian disusun menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, sehingga terdapat 20 unit percobaan. Perlakuan yang diterapkanPenelitian disusun menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, sehingga terdapat 20 unit percobaan. Perlakuan yang diterapkan
STPNSTPN Namun, kebijakan dalam agenda reforma agraria yang diterapkan oleh pemerintah masih berfokus pada program redistribusi tanah, yang tidak memenuhi nilai-nilaiNamun, kebijakan dalam agenda reforma agraria yang diterapkan oleh pemerintah masih berfokus pada program redistribusi tanah, yang tidak memenuhi nilai-nilai
STPNSTPN Regulasi tersebut menjadi beban dalam kerangka teori keadilan karena melarang kepemilikan tanah di luar domisili dan berpotensi merampas hak tanah petani.Regulasi tersebut menjadi beban dalam kerangka teori keadilan karena melarang kepemilikan tanah di luar domisili dan berpotensi merampas hak tanah petani.