AMIKOMAMIKOM

SWAGATI : Journal of Community ServiceSWAGATI : Journal of Community Service

Stunting prevention is the task of posyandu. The aim of Community_Service_Program(CSP) is to improve posyandu-services: providing healthy-cheap-nutritious and sustainable food types to prevent stunting. The implementation method is rolling-Babonization, training_production and business-management, and post-harvest processing. Activities followed: Target partners namely Poyandu-Sirsak, Student and team_lecturers. Results of activities: There is an increase in partner empowerment, namely previously there was no babonization program until post-harvest-processing, now after CSP partners have been able to improve services to the community by providing additional food menus for the elderly and toddlers with processed addition of turmeric juice nanocapsules to native-chicken-meat in the form of Chicken Nuggets and Sausages meat-functionaly. The results of the pre and post-test evaluations showed an increase in knowledge of 124%, skills of 39% and management of 32%. Conclusion: the rolling babonization activity of natve-chickens followed by production and management training is very appropriate to be developed as a stunting prevention program.

Kegiatan babonisasi bergulir ayam kampung dilanjutkan pelatihan produksi dan manajemen serta pengolahan pasca panen sangat tepat untuk dikembangkan sebagai program penanggulangan stunting.Program ini bermanfaat bagi masyarakat sasaran dalam peningkatan pelayanan kesehatan, terutama kelompok lansia dan balita, dengan program babonisasi bergulir, pelatihan produksi dan manajemen hingga pengolahan pasca panen daging ayam kampung dicuring nanokapsul jus kunyit menjadi nugget dan sosis fungsional.Peningkatan layanan posyandu terpenuhi jenis pangan sehat, murah, bergizi, dan berkesinambungan untuk pencegahan stunting.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas nanokapsul jus kunyit dalam meningkatkan kandungan nutrisi dan kualitas daging ayam kampung, serta dampaknya terhadap status gizi anak-anak yang mengonsumsi produk olahan tersebut. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis yang berkelanjutan untuk program babonisasi bergulir, termasuk analisis pasar, strategi pemasaran, dan pengelolaan keuangan yang efektif. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi diversifikasi produk olahan ayam kampung fungsional, seperti pembuatan abon, kerupuk, atau makanan ringan lainnya, untuk memenuhi preferensi konsumen yang beragam dan meningkatkan nilai tambah produk.

  1. Produksi Nugget dan Sosis Ayam Kampung yang Dicuring Nanokapsul Jus Kunyit Sebagai Pangan Fungsional... doi.org/10.24076/swagati.2024v2i3.1694Produksi Nugget dan Sosis Ayam Kampung yang Dicuring Nanokapsul Jus Kunyit Sebagai Pangan Fungsional doi 10 24076 swagati 2024v2i3 1694
Read online
File size408.77 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test