STPNSTPN
BHUMI: Jurnal Agraria dan PertanahanBHUMI: Jurnal Agraria dan PertanahanKetahanan pangan merupakan aspek kritis dalam program keberlanjutan nasional. Dengan populasi yang besar dan beragam, Indonesia perlu memprioritaskan ketahanan pangan sebagai fokus utama program pemerintah. Pemberdayaan penduduk Indonesia yang mayoritas merupakan petani merupakan salah satu cara untuk mencapai ketahanan pangan. Dalam hal ini, pemerintah dapat memanfaatkan tanah absentee untuk mencapai tujuan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Namun, regulasi yang membatasi kepemilikan tanah hanya bagi pegawai negeri sipil berdasarkan Pasal 3 Peraturan Pemerintah No. 224 Tahun 1961 menghambat pemanfaatan tanah absentee. Regulasi tersebut menjadi hambatan signifikan bagi petani yang ingin terlibat atau memperluas usaha pertanian. Konflik yang timbul dari regulasi ini menjadi penghalang terbesar bagi upaya petani dalam mewujudkan program ketahanan pangan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, dengan fokus pada tanah absentee melalui pendekatan perundang‑undangan dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi tanah absentee tidak lagi relevan dengan kondisi saat ini, karena menghalangi optimalisasi ketahanan pangan, khususnya bagi petani di sektor pertanian.
Regulasi tanah absentee sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini karena kemudahan transportasi dan kemajuan teknologi mempermudah petani mengelola lahan secara aktif.Regulasi tersebut menjadi beban dalam kerangka teori keadilan karena melarang kepemilikan tanah di luar domisili dan berpotensi merampas hak tanah petani.Oleh karena itu, perlu segera dilakukan revisi regulasi agar selaras dengan prinsip UUPA dan memungkinkan petani, sebagai aktor utama program ketahanan pangan, memanfaatkan lahan pertanian secara optimal.
Penelitian selanjutnya dapat menguji dampak perubahan regulasi kepemilikan tanah absentee terhadap produktivitas petani melalui survei kuantitatif yang melibatkan petani di beberapa provinsi dengan karakteristik geografis berbeda; apakah pemberian hak kepemilikan tanah absentee meningkatkan luas lahan yang dikelola dan pendapatan rumah tangga petani? Selain itu, diperlukan studi empiris yang mengevaluasi sejauh mana adopsi teknologi pertanian modern—seperti sistem irigasi otomatis dan platform digital—memungkinkan petani mengatasi kendala jarak dalam mengelola lahan absentee, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan teknologi tersebut. Selanjutnya, kajian komparatif terhadap kerangka hukum tanah absentee di negara‑negara dengan agraria serupa dapat memberikan wawasan tentang model regulasi yang lebih adil dan adaptif, sehingga dapat diadaptasi untuk mereformasi peraturan Indonesia. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang kuat untuk mendukung revisi kebijakan, memperkuat keadilan agraria, dan meningkatkan kontribusi sektor pertanian terhadap ketahanan pangan nasional.
- The Review Of Agricultural Land Transfer Related Juridical Absentee That Made Before PPAT | Ramadan |... doi.org/10.30659/akta.v7i2.8102The Review Of Agricultural Land Transfer Related Juridical Absentee That Made Before PPAT Ramadan doi 10 30659 akta v7i2 8102
- 0. pdf obj endobj xobject procset text imageb imagec imagei mediabox contents group tabs pp gw31 lrv... doi.org/10.36348/sjhss.2023.v08i06.0030 pdf obj endobj xobject procset text imageb imagec imagei mediabox contents group tabs pp gw31 lrv doi 10 36348 sjhss 2023 v08i06 003
- Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?... doi.org/10.31292/bhumi.v10i2.783Agricultural Absentee Land Ownership Rules Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program doi 10 31292 bhumi v10i2 783
- Perlindungan Hukum Kepemilikan Tanah Absentee Ӭyang Diperoleh Akibat Pewarisan | Varia Justicia.... journal.unimma.ac.id/index.php/variajusticia/article/view/2052Perlindungan Hukum Kepemilikan Tanah Absentee AyAyang Diperoleh Akibat Pewarisan Varia Justicia journal unimma ac index php variajusticia article view 2052
| File size | 368.25 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UWKSUWKS Variabel kualitas pelayanan pada outlet Tenggilis positif tidak signifikan, lokasi positif signifikan, dan manajemen waktu negatif tidak signifikan terhadapVariabel kualitas pelayanan pada outlet Tenggilis positif tidak signifikan, lokasi positif signifikan, dan manajemen waktu negatif tidak signifikan terhadap
UWKSUWKS Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penurunan penjualan yang terjadi pada produk sayur dan buah di Lotte Grosir Waru Sidoarjo yang diduga berkaitanPenelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penurunan penjualan yang terjadi pada produk sayur dan buah di Lotte Grosir Waru Sidoarjo yang diduga berkaitan
UWKSUWKS Penelitian ini menggunakan metode Analisis data SEM-PLS dengan menggunakan software Smart PLS. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas,Penelitian ini menggunakan metode Analisis data SEM-PLS dengan menggunakan software Smart PLS. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas,
UWKSUWKS Berdasarkan hasil penelitian, model regresi linier berganda yang digunakan terbukti valid dan memenuhi asumsi-asumsi klasik regresi. Uji normalitas residualBerdasarkan hasil penelitian, model regresi linier berganda yang digunakan terbukti valid dan memenuhi asumsi-asumsi klasik regresi. Uji normalitas residual
UWKSUWKS Berdasarkan temuan ini, Eustacio Coffee diharapkan dapat mempertahankan kualitas produknya dan meningkatkan aspek pelayanan, khususnya dalam hal empatiBerdasarkan temuan ini, Eustacio Coffee diharapkan dapat mempertahankan kualitas produknya dan meningkatkan aspek pelayanan, khususnya dalam hal empati
UWKSUWKS Hal ini menunjukkan adanya kecenderungan alih fungsi lahan secara terus-menerus seiring dengan pertumbuhan wilayah dan meningkatnya tekanan pembangunan.Hal ini menunjukkan adanya kecenderungan alih fungsi lahan secara terus-menerus seiring dengan pertumbuhan wilayah dan meningkatnya tekanan pembangunan.
UWKSUWKS Pengelolaan Urban Farming di Kota Surabaya telah berjalan cukup optimal, terutama pada aspek ekologi, sosial budaya, edukasi & wisata, dan kesehatan. Namun,Pengelolaan Urban Farming di Kota Surabaya telah berjalan cukup optimal, terutama pada aspek ekologi, sosial budaya, edukasi & wisata, dan kesehatan. Namun,
UWKSUWKS Kapasitas adaptif secara signifikan meningkatkan ketahanan penghidupan (β = 0. 921) dan memediasi pengaruh risiko lingkungan dan institusional. ModelKapasitas adaptif secara signifikan meningkatkan ketahanan penghidupan (β = 0. 921) dan memediasi pengaruh risiko lingkungan dan institusional. Model
Useful /
JIECRJIECR Oleh karena itu, pembimbing akademik perlu memberikan panduan eksplisit dalam penggunaan alat AI dan mengembangkan kebijakan penggunaan yang jelas agarOleh karena itu, pembimbing akademik perlu memberikan panduan eksplisit dalam penggunaan alat AI dan mengembangkan kebijakan penggunaan yang jelas agar
JIECRJIECR Penggunaan materi yang relevan secara budaya meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, sehingga menghasilkan perbaikan yang lebih menonjol pada perkembanganPenggunaan materi yang relevan secara budaya meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, sehingga menghasilkan perbaikan yang lebih menonjol pada perkembangan
UIGMUIGM Berdasarkan kegiatan PkM ini, penulis menyimpulkan bahwa program pemberdayaan OSIS SMA Negeri 14 Palembang berhasil mencapai tujuan utama dengan peningkatanBerdasarkan kegiatan PkM ini, penulis menyimpulkan bahwa program pemberdayaan OSIS SMA Negeri 14 Palembang berhasil mencapai tujuan utama dengan peningkatan
UIGMUIGM Selain itu, program ini memperkuat jejaring kolaborasi antara masyarakat desa, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah guna mendukung keberlanjutan programSelain itu, program ini memperkuat jejaring kolaborasi antara masyarakat desa, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah guna mendukung keberlanjutan program