UWKSUWKS
Jurnal Ilmiah Sosio AgribisJurnal Ilmiah Sosio AgribisKonversi lahan pertanian merupakan isu utama yang dihadapi sektor pertanian Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis konversi lahan pertanian di Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo—sebuah wilayah peri-urban yang menghadapi tekanan pembangunan dan pertumbuhan penduduk yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengkaji tren konversi lahan, (2) menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya, dan (3) mengidentifikasi dampak sosial-ekonomi terhadap petani yang lahannya telah dikonversi. Pendekatan survei kuantitatif diterapkan pada 30 responden petani dari empat desa, yang dipilih secara snowball sampling berdasarkan kriteria telah menjual sawah mereka. Data dianalisis menggunakan analisis tren eksponensial, regresi linier berganda, dan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konversi lahan di Kecamatan Candi telah terjadi secara signifikan, ditandai dengan penurunan luas lahan sawah yang terus menerus. Faktor-faktor yang secara signifikan memengaruhi konversi lahan meliputi tingkat pendidikan petani, modal usaha tani, pendapatan usaha tani, dan kebutuhan mendesak akan uang. Sementara itu, variabel seperti usia petani, sistem pewarisan, dan jumlah tanggungan tidak terbukti berdampak signifikan. Dampak sosial-ekonomi yang dialami petani meliputi penurunan pendapatan dari sektor pertanian dan peralihan ke sektor informal.
Berdasarkan Hasil analisis tren eksponensial menunjukkan bahwa luas lahan pertanian di Kecamatan Candi mengalami penurunan dari tahun ke tahun.Hal ini menunjukkan adanya kecenderungan alih fungsi lahan secara terus-menerus seiring dengan pertumbuhan wilayah dan meningkatnya tekanan pembangunan.Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda, ditemukan bahwa variabel yang berpengaruh signifikan terhadap alih fungsi lahan pertanian adalah tingkat pendidikan, pendapatan, modal dan kebutuhan mendesak.Sementara itu, variabel umur, jumlah tanggungan, dan sistem waris tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap alih fungsi lahan dalam penelitian ini.Dampak sosial ekonomi dari alih fungsi lahan menunjukkan bahwa meskipun terdapat peningkatan pendapatan jangka pendek dari hasil penjualan lahan, namun dalam jangka panjang petani mengalami kerentanan ekonomi akibat hilangnya sumber penghidupan utama.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada strategi mitigasi dan adaptasi terhadap alih fungsi lahan pertanian. Pertama, perlu dilakukan kajian mendalam tentang dampak sosial ekonomi jangka panjang dari alih fungsi lahan, terutama dalam hal kerentanan ekonomi petani. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mengurangi kerentanan tersebut, seperti diversifikasi sumber penghasilan atau pengembangan usaha non-pertanian yang berkelanjutan. Kedua, penting untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong petani untuk mengalihfungsikan lahan mereka, termasuk tekanan ekonomi dan kebutuhan mendesak. Dengan memahami faktor-faktor ini, dapat dikembangkan program edukasi dan pelatihan yang ditujukan untuk meningkatkan literasi tata ruang dan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan pertanian. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi pengembangan pertanian perkotaan atau pertanian vertikal di kawasan peri-urban, sebagai alternatif untuk mempertahankan produksi pangan di tengah tekanan alih fungsi lahan. Penelitian ini dapat menyelidiki model-model pertanian perkotaan yang berkelanjutan dan mengidentifikasi tantangan serta peluang yang ada.
- Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Proses Alih Fungsi Lahan Padi Sawah di Kelurahan Kersanegara, Kecamatan... doi.org/10.26760/jrh.v2i1.2038Faktor Faktor yang Mempengaruhi Proses Alih Fungsi Lahan Padi Sawah di Kelurahan Kersanegara Kecamatan doi 10 26760 jrh v2i1 2038
- Jurnal Pangan. alih fungsi lahan pengaruhnya pendapatan pola konsumsi rumah tangga petani muktijaya ogan... doi.org/10.33964/jp.v33i2.855Jurnal Pangan alih fungsi lahan pengaruhnya pendapatan pola konsumsi rumah tangga petani muktijaya ogan doi 10 33964 jp v33i2 855
- The impact of land conversion on rice production vulnerability in south Bangka regency: A GIS-based analysis... doi.org/10.53894/ijirss.v8i4.8282The impact of land conversion on rice production vulnerability in south Bangka regency A GIS based analysis doi 10 53894 ijirss v8i4 8282
| File size | 264.74 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL Penelitian ini mengisi kekosongan tersebut dengan pertanyaan: Bagaimana penerima manfaat PKH yang merupakan ibu tunggal miskin memenuhi lima pilar kebutuhanPenelitian ini mengisi kekosongan tersebut dengan pertanyaan: Bagaimana penerima manfaat PKH yang merupakan ibu tunggal miskin memenuhi lima pilar kebutuhan
UWKSUWKS Pengelolaan Urban Farming di Kota Surabaya telah berjalan cukup optimal, terutama pada aspek ekologi, sosial budaya, edukasi & wisata, dan kesehatan. Namun,Pengelolaan Urban Farming di Kota Surabaya telah berjalan cukup optimal, terutama pada aspek ekologi, sosial budaya, edukasi & wisata, dan kesehatan. Namun,
IPBIPB Migrasi penduduk ke kawasan perkotaan menyebabkan peningkatan jumlah penduduk; data menunjukkan bahwa angka migrasi keluar di Cianjur Utara sepuluh kaliMigrasi penduduk ke kawasan perkotaan menyebabkan peningkatan jumlah penduduk; data menunjukkan bahwa angka migrasi keluar di Cianjur Utara sepuluh kali
UPIUPI Pluralisme hukum kepemilikan hutan terjadi karena masyarakat mengklaim kawasan tersebut sebagai tanah Ulayat menurut hukum adat, sedangkan pemerintah menganggapPluralisme hukum kepemilikan hutan terjadi karena masyarakat mengklaim kawasan tersebut sebagai tanah Ulayat menurut hukum adat, sedangkan pemerintah menganggap
APTKLHIAPTKLHI Pemangku kepentingan kunci yang memegang peran dominan adalah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Lingkungan Hidup KabupatenPemangku kepentingan kunci yang memegang peran dominan adalah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten
IPBIPB Prosedur analitis yang umum digunakan untuk menentukan konsentrasi DOC menerapkan teknik pembakaran suhu tinggi (HTC) yang memerlukan instrumen mahal.Prosedur analitis yang umum digunakan untuk menentukan konsentrasi DOC menerapkan teknik pembakaran suhu tinggi (HTC) yang memerlukan instrumen mahal.
UNILAUNILA 923 menunjukkan komunitas stabil serta distribusi individu yang merata. Namun, indeks kesamaan spesies (IS) hanya 0. 277, menandakan perbedaan komposisi923 menunjukkan komunitas stabil serta distribusi individu yang merata. Namun, indeks kesamaan spesies (IS) hanya 0. 277, menandakan perbedaan komposisi
UNILAUNILA Pertumbuhan ekonomi baik nasional maupun daerah berkaitan erat dengan kinerja produksi barang dan jasa, yang diukur dengan besaran dalam Produk DomestikPertumbuhan ekonomi baik nasional maupun daerah berkaitan erat dengan kinerja produksi barang dan jasa, yang diukur dengan besaran dalam Produk Domestik
Useful /
UNWIRUNWIR Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem ini dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dengan pendekatan kualitatif-deskriptifPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem ini dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dengan pendekatan kualitatif-deskriptif
UPIUPI Siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis masalah memiliki rata-rata kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA yang lebih tinggi dibandingkan denganSiswa yang mengikuti pembelajaran berbasis masalah memiliki rata-rata kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA yang lebih tinggi dibandingkan dengan
UPIUPI Pola spasial masing‑masing jenis fasilitas perbelanjaan dan layanan pariwisata selama delapan tahun bersifat terpusat (clustered). Pada 2018 terdapatPola spasial masing‑masing jenis fasilitas perbelanjaan dan layanan pariwisata selama delapan tahun bersifat terpusat (clustered). Pada 2018 terdapat
UNWIRUNWIR Selain itu, kolaborasi antara guru, orang tua, serta pemangku kepentingan lainnya turut memperkuat keberlanjutan program. Kejelasan regulasi, alokasi sumberSelain itu, kolaborasi antara guru, orang tua, serta pemangku kepentingan lainnya turut memperkuat keberlanjutan program. Kejelasan regulasi, alokasi sumber