POLIMEDIAPOLIMEDIA

JoMMiT : Jurnal Multi Media dan ITJoMMiT : Jurnal Multi Media dan IT

Internet of Things (IoT) adalah teknologi yang memungkinkan benda-benda di sekitar dapat terhubung dengan jaringan internet. Implementasi teknologi IoT diterapkan dalam berbagai bidang, khususnya di bidang peternakan, untuk melakukan monitoring gas, suhu dan kelembaban pada kandang ayam Closed house. Monitoring gas serta suhu dan kelembaban pada kandang ayam Closed house dirasa masih kurang efektif, karena proses monitoring gas, suhu dan kelembaban pada kandang ayam masih dilakukan secara konvensional dan belum memanfaatkan teknologi jaringan internet. Oleh karena itu, perlu dibuat sistem yang dapat memonitoring keadaan gas, suhu dan kelembaban pada kandang ayam Closed house dengan memanfaatkan jaringan internet dengan menggunakan sensor DHT11, Sensor MQ-135 serta module ESP8266 NodeMCU sebagai mikrokontroller yang memproses dan mengirimkan data sehingga hasilnya bisa dilihat di smartphone. Tujuan sistem monitoring telemetri gas, suhu dan kelembaban kandang ayam berbasis IoT untuk membantu meningkatkan kecepatan proses dan akurasi monitoring kandang dalam rangka menjaga pertumbuhan ayam dengan baik.

Sistem yang diusulkan merupakan implementasi dari sistem pemantauan kualitas udara secara real-time menggunakan Arduino mikrokontroler, Teknologi IoT dan sensor untuk memeriksa kualitas udara dalam kandang ayam Closed house.Dengan penggunaan IoT, kami menerapkan solusi yang membantu memonitoring kandang ayam Closed house hal ini dapat mempermudah peternak ayam dalam memonitoring kondisi kandang ayam yang menggunakan kandang ayam Closed house.Dengan adanya sistem ini dapat membantu peternak baik dalam meningkatkan kualiatas kenyamanan dan kesehatan ayam sehingga menghasilkan kualitas daging ayam yang baik.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan pengembangan sistem dengan mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) untuk analisis data yang lebih mendalam dan prediksi kondisi kandang ayam di masa depan. Hal ini dapat membantu peternak dalam mengambil keputusan yang lebih tepat dan proaktif dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan ayam. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sensor yang lebih akurat dan tahan lama, serta mampu mendeteksi berbagai jenis gas berbahaya yang lebih spesifik. Dengan demikian, sistem monitoring dapat memberikan informasi yang lebih lengkap dan relevan bagi peternak. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif antara sistem monitoring berbasis IoT dengan metode monitoring konvensional untuk mengukur efektivitas dan efisiensi dari kedua metode tersebut. Hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai manfaat dan keunggulan sistem monitoring berbasis IoT dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas peternakan ayam.

  1. Vol. 8 No. 1 (2024): Artikel Jurnal Volume 8 Issue 1, Juni 2024 | JoMMiT : Jurnal Multi Media dan IT.... doi.org/10.46961/jommit.v8i1Vol 8 No 1 2024 Artikel Jurnal Volume 8 Issue 1 Juni 2024 JoMMiT Jurnal Multi Media dan IT doi 10 46961 jommit v8i1
  2. Internet-based temperature monitoring system for hydroponic - IOPscience. internet based temperature... doi.org/10.1088/1755-1315/922/1/012017Internet based temperature monitoring system for hydroponic IOPscience internet based temperature doi 10 1088 1755 1315 922 1 012017
Read online
File size713.23 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test