PSPINDONESIAPSPINDONESIA
Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta IndonesiaRitornera - Jurnal Teologi Pentakosta IndonesiaDivine Hiddenness merupakan argumentasi yang menyatakan ketersembunyian Allah. Allah bersembunyi di tempatNya yang misterius sehingga tidak dapat ditemukan oleh para pencariNya. Ketersembunyian Allah tersebut memberikan implikasi logis bahwa Allah itu tidak ada. Namun, iman Kristen memberikan jawaban komprehensif mengenai keberadaan Allah tersebut. Inkarnasi yang dinyatakan di dalam Yohanes 1:14 memberikan jawaban historis dan teologis tentang Allah. Allah berinkarnasi di dalam Yesus Kristus untuk membangun relasi dengan umatNya dan terlibat di dalam sejarah kehidupan manusia. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan sanggahan argumentasi divine hiddenness melalui inkarnasi dalam kajian historisitas dan intepretasi Yohanes 1:14. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penulis menyatakan bahwa Allah menyatakan diriNya melalui inkarnas Yesus Kristus sebagaimana yang dinyatakan di dalam Yohanes 1:14. Dengan demikian, Yohanes 1:14 memberikan sanggahan final mengenai ketersembunyian Allah. Tulisan ini memberikan kebaruan yaitu adanya pendekatan integratif untuk merespon klaim divine hiddenness melalui eksplorasi teologis historis Yohanes 1:14. Selain itu, tulisan ini memberikan penegasan bahwa inkarnasi merupakan jawaban definitif atas tuduhan ketidakhadiran Allah dalam sejarah dan eksistensi manusia.
14 menegasikan argumen Divine Hiddenness dengan menunjukkan bahwa Allah tidak bersembunyi, melainkan aktif menyatakan diri melalui Yesus Kristus untuk membangun relasi dan solidaritas dengan umat manusia.Secara historis, inkarnasi menegaskan kehadiran Allah yang bersinggungan dalam sejarah manusia, sementara secara teologis memberikan keselamatan serta harapan eskatologis yang pasti.Dengan demikian, penulis menyimpulkan bahwa inkarnasi merupakan sanggahan yang solid bagi argumentasi divine hiddenness.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbandingan konsep inkarnasi antara tradisi Kristen Pentakosta dengan tradisi Protestan lainnya untuk melihat variasi teologis dalam menanggapi divine hiddenness, sekaligus menilai implikasi praktisnya bagi ekumenisme. Selain itu, sebuah studi empiris yang meneliti persepsi umat Kristen terhadap keberadaan Allah setelah mengalami inkarnasi melalui pendekatan pastoral kontemporer dapat memberikan wawasan bagaimana pengalaman pribadi mempengaruhi keyakinan terhadap argumentasi hiddenness dalam konteks budaya Indonesia yang plural. Selanjutnya, kajian teologis mengenai relevansi divine hiddenness dalam era sekuler modern, khususnya dalam diskursus etika dan ilmu pengetahuan, dapat memperkaya pemahaman tentang bagaimana doktrin inkarnasi dapat menjadi respons teologis terhadap tantangan-tantangan metafisik masa kini.
- Contemporary Theological Relevance of the Incarnation: Addressing Human Suffering in the Nigerian Context... sciencepublishinggroup.com/article/10.11648/j.hss.20251301.14Contemporary Theological Relevance of the Incarnation Addressing Human Suffering in the Nigerian Context sciencepublishinggroup article 10 11648 j hss 20251301 14
- Repozytorium Uniwersytetu w Białymstoku: The Holy Spirit Will Overshadow You: Conversation as the Transformative... doi.org/10.15290/rtk.2024.23.15Repozytorium Uniwersytetu w BiaCymstoku The Holy Spirit Will Overshadow You Conversation as the Transformative doi 10 15290 rtk 2024 23 15
- Jean 1,14(-18) dans son contexte et àla lumière de la littérature... persee.fr/doc/rhpr_0035-2403_2000_num_80_1_5599Jean 1 14 18 dans son contexte et yEAEyCA la lumiyEAEyCAre de la littyEAEyCArature persee fr doc rhpr 0035 2403 2000 num 80 1 5599
| File size | 332.12 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Muncul pertanyaan tentang bagaimana merumuskan status ketuhanan Yesus di hadapan Bapa. Konsep awal gereja dalam memahami hubungan antara Bapa, Anak, danMuncul pertanyaan tentang bagaimana merumuskan status ketuhanan Yesus di hadapan Bapa. Konsep awal gereja dalam memahami hubungan antara Bapa, Anak, dan
PBSI UPRPBSI UPR Ajaran HKBP tentang keutuhan ciptaan selaras erat dengan ensiklik Paus Fransiskus, Laudato Si, yang menyerukan perubahan radikal dalam cara manusia memandangAjaran HKBP tentang keutuhan ciptaan selaras erat dengan ensiklik Paus Fransiskus, Laudato Si, yang menyerukan perubahan radikal dalam cara manusia memandang
STFTKIJNESTFTKIJNE Teori Behavioristik ini adalah teori yang dapat dihubungkan dengan pembelajaran PAK walaupun teori ini diciptakan untuk pembelajaran yang hanya dapat dilihat.Teori Behavioristik ini adalah teori yang dapat dihubungkan dengan pembelajaran PAK walaupun teori ini diciptakan untuk pembelajaran yang hanya dapat dilihat.
STFTKIJNESTFTKIJNE Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara terstruktur, dan studi pustaka. HasilPenelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara terstruktur, dan studi pustaka. Hasil
STAK PESATSTAK PESAT Pengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan beberapa metode, yakni: Ceramah untuk menjelaskan materi tentang bisnis berpusat pada Kristus, tanya jawabPengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan beberapa metode, yakni: Ceramah untuk menjelaskan materi tentang bisnis berpusat pada Kristus, tanya jawab
STTAASTTAA Penulis menolak reduksi Alkitab menjadi pengalaman subjektif atau teks budaya, serta menekankan bahwa bahasa manusia tetap memadai untuk menyampaikan kebenaranPenulis menolak reduksi Alkitab menjadi pengalaman subjektif atau teks budaya, serta menekankan bahwa bahasa manusia tetap memadai untuk menyampaikan kebenaran
STTAASTTAA Institusi sekolah membawa nilai pelayanan dalam memperkenalkan murid-murid ke lingkungan budaya yang lebih luas dan penguasaan ketrampilan. Namun, adaInstitusi sekolah membawa nilai pelayanan dalam memperkenalkan murid-murid ke lingkungan budaya yang lebih luas dan penguasaan ketrampilan. Namun, ada
STTAASTTAA Penulis mengamati bahwa meskipun Kekristenan berkembang pesat secara kuantitas di Indonesia, teologi Injili cenderung mengulang-ulang model Barat tanpaPenulis mengamati bahwa meskipun Kekristenan berkembang pesat secara kuantitas di Indonesia, teologi Injili cenderung mengulang-ulang model Barat tanpa
Useful /
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Nefrolitiasis merupakan salah satu gangguan saluran kemih yang paling sering ditemukan dan ditandai dengan pembentukan batu pada sistem urinarius. PemeriksaanNefrolitiasis merupakan salah satu gangguan saluran kemih yang paling sering ditemukan dan ditandai dengan pembentukan batu pada sistem urinarius. Pemeriksaan
STTAASTTAA Tulisan ini membahas perdebatan antara Karl Barth dan Erich Przywara tentang konsep analogia entis, yang merupakan konsep inti dalam teologi Katolik. BarthTulisan ini membahas perdebatan antara Karl Barth dan Erich Przywara tentang konsep analogia entis, yang merupakan konsep inti dalam teologi Katolik. Barth
STTAASTTAA Amanat Agung Belum Selesai Matius 28 18 20 Lukas 24 46 47. AMANAT AGUNG BELUM SELESAI Matius 28:18-20; Lukas 24:46-47. Diperlukan kolaborasi gereja,Amanat Agung Belum Selesai Matius 28 18 20 Lukas 24 46 47. AMANAT AGUNG BELUM SELESAI Matius 28:18-20; Lukas 24:46-47. Diperlukan kolaborasi gereja,
STTAASTTAA Ketimbang berusaha membuat teologi yang kontekstual, lebih baik membuat teologi yang global.metode dialogis yang berguna memperkaya pemahaman akan AlkitabKetimbang berusaha membuat teologi yang kontekstual, lebih baik membuat teologi yang global.metode dialogis yang berguna memperkaya pemahaman akan Alkitab