STT TAWANGMANGUSTT TAWANGMANGU
FIDEIFIDEIKrisis ekologis global tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan fisik, tetapi juga mencerminkan keterputusan spiritual manusia dari bumi sebagai rumah yang sakral. Artikel ini menelusuri ritus adat manuan raja ni duhutduhut dari tradisi kematian saur matua Batak Toba sebagai bentuk liturgi ekologis yang menyatukan tubuh, tanah, dan spiritualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan hermeneutika simbolik dengan studi pustaka terhadap teks adat dan teori ekoteologi dari Ronald L. Grimes, Sallie McFague, Leonardo Boff, dan Thomas Laqueur. Hasil analisis menunjukkan bahwa tindakan menanam pohon dalam ritus ini bukan sekadar simbol penghormatan terhadap leluhur, tetapi juga bentuk partisipasi spiritual dalam regenerasi ekologis. Artikel ini mengusulkan reinterpretasi ritus tersebut sebagai praktik liturgi tanam kenangan yang bersifat inklusif dan kontekstual. Implikasinya, spiritualitas lokal Batak Toba memiliki potensi kontribusi terhadap pemulihan relasi manusia dan bumi, sekaligus menjadi ekspresi iman ekologis dalam merespons krisis ekologi global.
Ritus manuan raja ni duhutduhut dalam adat kematian Batak Toba yang selama ini diperuntukkan hanya bagi kematian saur matua menyimpan potensi sebagai liturgi ekologis yang dapat melampaui batasan adat.Tindakan menanam pohon dapat dimaknai sebagai ibadah ekologis yang menyatukan tubuh manusia, tanah, dan spiritualitas regeneratif.Semangat regeneratif dalam ritus ini dapat diaktualisasikan secara inklusif sebagai bentuk iman ekologis universal yang relevan dalam menjawab krisis ekologi global, tanpa menggantikan nilai adat Batak Toba, tetapi memperluas maknanya dalam konteks spiritualitas bumi yang menyembuhkan.
Pertama, perlu dikaji bagaimana praktik penanaman pohon dalam duka dapat diterapkan dalam komunitas urban yang tidak memiliki akses ke tanah adat atau pemakaman tradisional, sehingga bentuk liturgi tanam kenangan bisa dikembangkan secara simbolis namun tetap bermakna spiritual dan ekologis. Kedua, layak diteliti penerapan liturgi semacam ini dalam konteks lintas agama di Indonesia, untuk melihat apakah nilai regeneratif dan ekologis dari penanaman pohon bisa menjadi fondasi bagi spiritualitas ekologis bersama yang inklusif dan menghormati keragaman tradisi. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penanaman pohon kenangan terhadap konservasi lingkungan lokal, termasuk jenis pohon yang dipilih, pertumbuhannya, dan keterlibatan generasi muda, agar liturgi ini tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga kontribusi nyata terhadap pemulihan ekosistem yang rusak akibat krisis ekologis.
- Kapitalisme, Krisis Ekologi, dan Keadilan Intergenerasi: Analisis Kritis atas Problem Pengelolaan Lingkungan... e-journal.unair.ac.id/MOZAIK/article/view/15754Kapitalisme Krisis Ekologi dan Keadilan Intergenerasi Analisis Kritis atas Problem Pengelolaan Lingkungan e journal unair ac MOZAIK article view 15754
- Di Bawah Bayang-bayang Toba Pulp Lestari: Teologi Pembebasan untuk Memulihkan Ekologi Danau Toba | SANCTUM... journal.sttni.ac.id/index.php/SDJT/article/view/273Di Bawah Bayang bayang Toba Pulp Lestari Teologi Pembebasan untuk Memulihkan Ekologi Danau Toba SANCTUM journal sttni ac index php SDJT article view 273
- Wayback Machine. wayback machine pharosjot.com/uploads/7/1/6/3/7163688/article_6_105_5__2024.pdfWayback Machine wayback machine pharosjot uploads 7 1 6 3 7163688 article 6 105 5 2024 pdf
- Tafsir Ekoteologis atas Ritual Manuan Raja ni Duhutduhut dalam Adat Kematian Batak Toba | Fidei: Jurnal... doi.org/10.34081/fidei.v8i2.664Tafsir Ekoteologis atas Ritual Manuan Raja ni Duhutduhut dalam Adat Kematian Batak Toba Fidei Jurnal doi 10 34081 fidei v8i2 664
| File size | 288.29 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
STAITARUNASTAITARUNA Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka (library research), sedangkan analisis data dilakukan melalui modelPenelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka (library research), sedangkan analisis data dilakukan melalui model
STIEM BONGAYASTIEM BONGAYA Faktor ekologi, ekonomi, sosial, dan waktu menjadi pertimbangan. Kegiatan ini mendapat respons positif melibatkan masyarakat dan aparatur pemerintahanFaktor ekologi, ekonomi, sosial, dan waktu menjadi pertimbangan. Kegiatan ini mendapat respons positif melibatkan masyarakat dan aparatur pemerintahan
STIEM BONGAYASTIEM BONGAYA Tim PKM dari Fakultas Ekonomi bermaksud untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan metode pendekatan melalui penyuluhan dan workshopTim PKM dari Fakultas Ekonomi bermaksud untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan metode pendekatan melalui penyuluhan dan workshop
STIEM BONGAYASTIEM BONGAYA Sedangkan untuk jurnal pengeluaran kasnya digunakan untuk mencatat transaksi pengeluaran seperti pengeluaran yang terjadi atas jual beli secara tunai atauSedangkan untuk jurnal pengeluaran kasnya digunakan untuk mencatat transaksi pengeluaran seperti pengeluaran yang terjadi atas jual beli secara tunai atau
STIEM BONGAYASTIEM BONGAYA Oleh sebab itu penyelesain secara alternative dispute resolution merupakan keharusan untuk meminimalisir konflik di masyarakat. Hasil pengabdian menunjukanOleh sebab itu penyelesain secara alternative dispute resolution merupakan keharusan untuk meminimalisir konflik di masyarakat. Hasil pengabdian menunjukan
STIEM BONGAYASTIEM BONGAYA Metode yang digunakan adalah metode partisipatif. Kegiatan berjalan lancar dan khidmat, terlihat dari antusiasme peserta dalam mendengarkan materi, berdiskusi,Metode yang digunakan adalah metode partisipatif. Kegiatan berjalan lancar dan khidmat, terlihat dari antusiasme peserta dalam mendengarkan materi, berdiskusi,
UNILAUNILA Studi ini menghadirkan kasus kemitraan dalam pengembangan pariwisata berbasis alam di kawasan Mangunan, KPH Yogyakarta, Indonesia. Untuk memahami sejauhStudi ini menghadirkan kasus kemitraan dalam pengembangan pariwisata berbasis alam di kawasan Mangunan, KPH Yogyakarta, Indonesia. Untuk memahami sejauh
IAIN SUIAIN SU Usaha memelihara, memanfaatkan, dan melindungi alam dan lingkungan hidup merupakan bagian dari ibadah kepada Allah SWT. , dan pelakunya diberikan ganjaranUsaha memelihara, memanfaatkan, dan melindungi alam dan lingkungan hidup merupakan bagian dari ibadah kepada Allah SWT. , dan pelakunya diberikan ganjaran
Useful /
STT TAWANGMANGUSTT TAWANGMANGU Tradisi Hopong Ngae di Jemaat GMIT Sonaf Neka Huilelot berperan penting dalam mempererat hubungan sosial antarwarga jemaat dan memperkuat solidaritas sosialTradisi Hopong Ngae di Jemaat GMIT Sonaf Neka Huilelot berperan penting dalam mempererat hubungan sosial antarwarga jemaat dan memperkuat solidaritas sosial
STT TAWANGMANGUSTT TAWANGMANGU Namun, kurikulum pendidikan Kristen di gereja masih kurang mengintegrasikan materi mengenai kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan menggali konsepNamun, kurikulum pendidikan Kristen di gereja masih kurang mengintegrasikan materi mengenai kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan menggali konsep
UNILAUNILA Bioplastik ini memenuhi standar biodegradable plastic SNI 7188. 4-2017. Bioplastik komposit kulit kakao dan pati sagu berhasil dibuat dengan sifat mekanikBioplastik ini memenuhi standar biodegradable plastic SNI 7188. 4-2017. Bioplastik komposit kulit kakao dan pati sagu berhasil dibuat dengan sifat mekanik
UNILAUNILA Bioplastik ini terbukti ramah lingkungan karena dapat terdegradasi secara alami. Pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai bioplastik efektif mengurangiBioplastik ini terbukti ramah lingkungan karena dapat terdegradasi secara alami. Pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai bioplastik efektif mengurangi