UYPUYP

Soeropati: Journal of Community ServiceSoeropati: Journal of Community Service

Kondisi Pandemi Covid-19 telah memaksa warga Indonesia untuk tetap berada di rumah. Hal ini juga berdampak pada fotografer pemula yang ingin meningkatkan keterampilan fotografi mereka. Melalui e-Comdev, tim melakukan pendampingan peningkatan kapasitas fotografer pemula melalui Sekolah Fotografi Online (SeFO) tingkat Jawa Timur dengan memanfaatkan media sosial WhatsApp untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi dalam belajar fotografi selama pandemi. Hasil mentoring menunjukkan bahwa peserta SeFO masih memiliki semangat inovasi dalam meningkatkan kapasitas fotografi mereka. Keterampilan mereka juga semakin terasah dalam mempelajari keterampilan dasar fotografi, yaitu komposisi, sudut pandang, dan eksplorasi jenis-jenis fotografi. Praktik foto yang mereka lakukan semakin baik sesuai dengan dasar-dasar teori fotografi. Bimbingan dari tim dan materi yang disiapkan dengan baik sangat membantu peserta untuk memahami materi dengan baik dan merasakan manfaat dari pendampingan ini secara maksimal.

Pendampingan Peningkatan Kapasitas Fotografer Pemula Melalui Sekolah Fotografi Online (SeFO) Tingkat Jawa Timur telah menjadi solusi belajar fotografi di masa pandemi Covid-19.Peserta menunjukkan semangat inovasi dalam meningkatkan kapasitas fotografi mereka.Keterampilan dasar fotografi seperti komposisi, sudut pandang, dan eksplorasi jenis foto semakin terasah, dan praktik foto mereka semakin baik sesuai dengan teori yang dipelajari.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai platform media sosial selain WhatsApp dalam penyelenggaraan pelatihan fotografi online, dengan mempertimbangkan fitur dan karakteristik masing-masing platform. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan peningkatan keterampilan fotografi antara peserta SeFO dengan peserta pelatihan fotografi konvensional (tatap muka), guna mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing metode. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan fotografi online yang lebih interaktif dan personalisasi, dengan memanfaatkan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) untuk memberikan umpan balik otomatis dan menyesuaikan materi pembelajaran dengan tingkat kemampuan individu peserta. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pembelajaran fotografi yang efektif dan inklusif di era digital, khususnya dalam menghadapi tantangan pandemi dan perubahan gaya hidup masyarakat.

Read online
File size520.88 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test