UMNUUMNU

AbdibarayaAbdibaraya

Permasalahan yang mendasari kegiatan PkM ini adalah masih kurang optimalnya kompetensi periset BRIN dalam melakukan penulisan artikel ilmiah untuk publikasi di jurnal internasional bereputasi. Untuk itu kegiatan PkM ini bertujuan untuk memberikan pelatihan tentang strategi penulisan artikel ilmiah untuk publikasi di jurnal internasional bereputasi. Metode yang digunakan berupa pelatihan dan pendampingan kepada para periset BRIN. Pelatihan dilaksanakan dalam jaringan (daring) melalui aplikasi zoom, sedangkan diskusi dan konsultasi (pendampingan) juga dilaksanakan daring melalui aplikasi Whatsapp. Kegiatan ini dilaksanakan melalui empat tahap, meliputi; tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap diskusi dan konsultasi, dan tahap evaluasi. Berdasarkan hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa peserta pelatihan masih mengalami kendala dalam melakukan publikasi artikel ilmiah. Berdasarkan diskusi dan konsultasi, peserta memiliki semangat yang tinggi untuk dapat melaksanakan riset yang berkualitas dan melakukan publikasi di jurnal internasional bereputasi. Melalui kegiatan PkM ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas periset BRIN dalam menulis artikel ilmiah yang berkualitas untuk publikasi internasional.

Pelatihan strategi penulisan artikel ilmiah dapat meningkatkan kompetensi periset BRIN dalam menulis karya ilmiah untuk publikasi di jurnal bereputasi.Peserta memperoleh bekal teori dan praktik teknik serta strategi penulisan ilmiah yang benar, sehingga diharapkan mampu menulis secara mandiri dan percaya diri.Rencana keberlanjutan kegiatan ini adalah integrasi dengan program riset kolaboratif antara periset BRIN dan dosen secara berkelanjutan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pendampingan jangka panjang melalui platform digital seperti WhatsApp dalam meningkatkan kualitas naskah ilmiah periset BRIN sebelum submit ke jurnal internasional, karena pelatihan singkat saja tidak cukup tanpa dukungan berkelanjutan. Kedua, perlu dikaji bagaimana integrasi program pelatihan ini dengan sistem evaluasi kinerja peneliti di BRIN agar peningkatan kompetensi menulis ilmiah menjadi bagian dari insentif dan pengembangan karier. Ketiga, sebaiknya diteliti model kolaborasi riset antara periset BRIN dengan dosen perguruan tinggi dalam bentuk kemitraan simetris yang saling menguntungkan, tidak hanya untuk penulisan artikel, tetapi juga untuk pembagian peran, sumber daya, dan kepemilikan hasil riset, sehingga keberlanjutan program dapat terjamin. Penelitian-penelitian ini penting untuk memastikan bahwa peningkatan kapasitas tidak hanya bersifat temporer, tetapi berdampak jangka panjang pada produktivitas ilmiah nasional. Selain itu, perlu dieksplorasi penggunaan teknologi AI untuk membantu periset dalam merevisi naskah sesuai standar jurnal target, sebagai pendukung pelatihan yang sudah ada. Penelitian tentang profil kesulitan spesifik periset berdasarkan disiplin ilmu juga penting, karena kebutuhan penulisan antara ilmu alam dan sosial-humaniora bisa sangat berbeda. Dengan memahami perbedaan ini, pelatihan bisa dirancang lebih tepat sasaran. Selanjutnya, perlu dikaji dampak motivasi dan dukungan psikologis dalam pelatihan terhadap minat publikasi ilmiah, karena semangat tinggi harus dipertahankan melalui intervensi berkelanjutan. Penelitian tentang model pelatihan hibrida (daring dan luring) juga relevan untuk meningkatkan keterlibatan peserta. Terakhir, penting untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan aplikasi reference manager seperti Mendeley dalam mengurangi penolakan artikel akibat kesalahan sitasi, sebagai bagian dari strategi publikasi yang sistematis.

Read online
File size923.44 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test