UYPUYP

Soeropati: Journal of Community ServiceSoeropati: Journal of Community Service

Garbage is still a serious problem in every region, including in the City of Probolingggo, East Java, in Probolinggo City that enters the Landfill (TPA) is recorded at 65 tons/day with an increase of 10 - 11 percent per day. The synergy between TPST, Garbage Bank, and community behavior patterns in disposing of waste has not been able to reduce the volume of waste generation to the TPA significantly. Through community development, PT. Kutai Timber Indonesia synergizes with TPST Al-Huda to initiate the conversion of kitchen waste into pellet fish feed at TPST Al-Huda Curah Grinting Kecamatan Kanigaran Probolinggo City. This initiative is one of the environmental management movements that have added value for improving the communitys economy. This program is the result of a strategic partnership between PT. KTI Probolinggo with TPST Al-Huda which is based on the principle of achieving environmental excellence which is carried out by creating shared values based on stakeholder partnerships and adhering to the triple bottom line principle (profit, people, planet. The results of this assistance shows that TPST has been able to manage kitchen waste of up to 11 tons/month to be converted into pellet fish feed products reaching 18 tons / month.

Program konversi sampah dapur menjadi pakan ikan pelet di TPST Al-Huda merupakan gerakan pengelolaan lingkungan yang memberikan nilai tambah terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.Program ini merupakan hasil kemitraan strategis antara PT.KTI Probolinggo dan TPST Al-Huda yang berlandaskan prinsip pencapaian keunggulan lingkungan.Kemitraan ini dilakukan dengan menciptakan nilai bersama berdasarkan kemitraan pemangku kepentingan dan berpegang pada prinsip triple bottom line (profit, people, planet).

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efisiensi biaya produksi pakan ikan pelet dari sampah dapur dibandingkan dengan pakan ikan pelet konvensional, termasuk analisis siklus hidup (life cycle assessment) untuk mengukur dampak lingkungan secara komprehensif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan formula pakan ikan pelet yang lebih optimal, dengan mempertimbangkan variasi jenis sampah dapur dan kebutuhan nutrisi ikan yang berbeda-beda. Ketiga, penting untuk mengkaji model bisnis yang berkelanjutan untuk TPST Al-Huda, termasuk strategi pemasaran dan distribusi produk pakan ikan pelet yang efektif, serta potensi diversifikasi produk lain dari pengolahan sampah dapur, seperti pupuk organik atau biogas, untuk meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi TPST. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan sistem pengelolaan sampah terpadu yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  1. Implementasi Manajemen Bank Sampah IT pada Komunitas Bank Sampah berbasis Masyarakat, Pemuda, dan Sekolah... doi.org/10.29062/engagement.v2i2.35Implementasi Manajemen Bank Sampah IT pada Komunitas Bank Sampah berbasis Masyarakat Pemuda dan Sekolah doi 10 29062 engagement v2i2 35
Read online
File size606.88 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test