USUUSU

Langgas: Jurnal Studi PembangunanLanggas: Jurnal Studi Pembangunan

Perubahan iklim memberikan dampak nyata terhadap kondisi ekonomi masyarakat pesisir, terutama di Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang. Pulau ini menghadapi tantangan serius akibat penurunan hasil tangkapan ikan, perubahan pola cuaca, serta keterbatasan sumber daya air bersih yang memengaruhi stabilitas pendapatan dan kesejahteraan warga. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak ekonomi perubahan iklim terhadap masyarakat Pulau Mandangin dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis konten hasil wawancara mendalam. Analisis difokuskan pada empat aspek utama, yaitu diversifikasi penghidupan, ketahanan pendapatan, akses terhadap modal, dan jaringan ekonomi lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketergantungan tinggi pada sektor perikanan, keterbatasan modal, serta lemahnya kelembagaan lokal menyebabkan masyarakat rentan secara ekonomi. Namun, muncul inisiatif lokal seperti bank sampah, perdagangan kecil, dan gagasan ecotourism yang mencerminkan potensi adaptif masyarakat. Penguatan kapasitas ekonomi dan pembiayaan inklusif diperlukan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi Pulau Mandangin terhadap perubahan iklim.

Penelitian ini menemukan bahwa perubahan iklim berdampak nyata terhadap kondisi ekonomi masyarakat Pulau Mandangin.Ketergantungan pada sektor perikanan menyebabkan pendapatan rumah tangga tidak stabil, sementara upaya diversifikasi penghidupan masih terbatas pada aktivitas informal.Ketahanan pendapatan masyarakat rentan akibat fluktuasi hasil laut dan minimnya instrumen perlindungan ekonomi.Meskipun terdapat inisiatif lokal, implementasinya belum optimal karena kendala koordinasi, kapasitas kelembagaan, dan keberlanjutan program.Masyarakat memiliki potensi adaptif yang kuat, namun memerlukan dukungan kebijakan, pendampingan usaha, serta akses permodalan yang lebih inklusif agar ekonomi lokal dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai model intervensi kebijakan yang efektif dalam memperkuat akses modal dan kelembagaan lokal, khususnya yang relevan dengan karakteristik ekonomi masyarakat pesisir. Kedua, penelitian komparatif antar wilayah pesisir dengan tingkat kerentanan yang berbeda dapat dilakukan untuk mengidentifikasi praktik adaptasi terbaik dan faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Ketiga, integrasi pendekatan kuantitatif, seperti pemodelan ekonometrika, dapat digunakan untuk mengukur tingkat resiliensi ekonomi masyarakat secara lebih terukur dan memprediksi dampak perubahan iklim terhadap berbagai sektor ekonomi di Pulau Mandangin. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang adaptif dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di tengah tantangan perubahan iklim.

  1. The role of social capital and individual competence on community resilience of the tourism industry... iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/1366/1/012023The role of social capital and individual competence on community resilience of the tourism industry iopscience iop article 10 1088 1755 1315 1366 1 012023
Read online
File size648.22 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test