UNSIKAUNSIKA

KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan TeknologiKREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi

Untuk mencapai kebersihan lingkungan, diperlukan kesadaran yang tinggi tentang kebersihan dan kesehatan. Dalam hal menjaga kebersihan lingkungan, salah satu masalah yang sangat serius adalah kurangnya pemahaman tentang masalah sampah. Masalah tersebut dapat diatasi melalui pendekatan edukasi yang memberikan pemahaman tentang berbagai jenis sampah, baik sampah organik maupun sampah anorganik. Upaya untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar harus dimulai sejak usia dini. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memberikan edukasi tentang pemilahan sampah kepada siswa SDN Rengasdengklok Selatan 3 yang berlokasi di Karawang. Maksud dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian para siswa terhadap konsekuensi pencemaran lingkungan yang timbul akibat pembuangan sampah. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan holistik dengan menggunakan dua tahap utama, yaitu sosialisasi dan kegiatan praktek langsung. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, para siswa tidak hanya dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran mereka tentang dampak sampah, tetapi juga memperoleh pengetahuan mengenai jenis-jenis sampah dan cara yang benar untuk memilah sampah.

Kegiatan sosialisasi diharapkan memberikan dampak mendalam terhadap pemahaman dan perilaku siswa terkait pemilahan sampah.Pemahaman ini diharapkan meluas ke dalam kehidupan sehari-hari siswa dan membentuk kebiasaan positif yang dapat ditularkan kepada keluarga dan masyarakat.Pendekatan edukasi ini merupakan langkah konkret untuk menciptakan perubahan nyata dalam sikap dan tindakan siswa terhadap pengelolaan sampah serta pelestarian lingkungan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pendekatan edukasi pemilahan sampah berbasis praktik langsung terhadap perubahan perilaku jangka panjang siswa di sekolah dasar, dengan membandingkan sekolah yang menerapkan metode ini secara rutin dan yang tidak. Kedua, perlu dikaji bagaimana keterlibatan orang tua dan komunitas lokal dapat ditingkatkan melalui program berkelanjutan seperti bank sampah sekolah, untuk melihat pengaruhnya terhadap pemantapan kebiasaan memilah sampah di rumah. Ketiga, perlu dikembangkan dan diuji model modul edukasi pemilahan sampah yang terintegrasi dengan kurikulum sekolah, untuk mengevaluasi sejauh mana pendidikan lingkungan dapat ditanamkan secara sistematis sejak dini. Tiga arah penelitian ini dapat saling melengkapi untuk memperkuat dampak edukasi lingkungan, serta mendukung keberlanjutan program pengelolaan sampah di tingkat komunitas sekolah. Penelitian lanjutan sebaiknya tidak hanya fokus pada pengetahuan siswa, tetapi juga mengukur perubahan nyata dalam praktik pemilahan sampah di lingkungan sekolah dan rumah. Dengan menggabungkan aspek pendidikan, partisipasi masyarakat, dan kebijakan sekolah, penelitian mendatang dapat menciptakan model pembelajaran berkelanjutan yang lebih holistik dan adaptif.

  1. Edukasi Pemilahan Sampah Sebagai Upaya Preventif Mengatasi Masalah Sampah Di Lingkungan Sekolah | Prosiding... doi.org/10.37695/pkmcsr.v2i0.498Edukasi Pemilahan Sampah Sebagai Upaya Preventif Mengatasi Masalah Sampah Di Lingkungan Sekolah Prosiding doi 10 37695 pkmcsr v2i0 498
  2. Sosialisasi Pemilahan Sampah Organik dan Non-organik di SDN Banjarharjo 07 Jawa Tengah | Jurnal Abdi... jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/687Sosialisasi Pemilahan Sampah Organik dan Non organik di SDN Banjarharjo 07 Jawa Tengah Jurnal Abdi jamsi jurnal id index php jamsi article view 687
  3. Peran Bank Sampah Induk dalam Pengelolaan Sampah Kota Medan | Jurnal Abdidas. peran bank sampah induk... abdidas.org/index.php/abdidas/article/view/80Peran Bank Sampah Induk dalam Pengelolaan Sampah Kota Medan Jurnal Abdidas peran bank sampah induk abdidas index php abdidas article view 80
Read online
File size604.67 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test