UMKUMK

Muria Jurnal Layanan MasyarakatMuria Jurnal Layanan Masyarakat

Peningkatan kualitas aparatur desa merupakan faktor penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik yang optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memetakan kompetensi perangkat Desa Kedungdowo melalui asesmen psikologi dan pengukuran pengetahuan teknis jabatan. Metode yang digunakan meliputi tes kepribadian Edwards Personal Preference Schedule (EPPS), Tes Minat Jabatan Lee-Thorpe, serta tes pengetahuan dasar pemerintahan desa yang mengacu pada regulasi perangkat desa di Kabupaten Kudus. Sebanyak 11 perangkat desa mengikuti asesmen yang kemudian dianalisis menggunakan triangulasi antara kepribadian, minat kerja, dan pendekatan kompetensi teknis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setiap individu memiliki profil kompetensi yang berbeda sehingga memerlukan penempatan jabatan yang sesuai dengan karakteristik psikologis dan kemampuan teknisnya. Rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi dasar objektif bagi pemerintah desa dalam melakukan penataan perangkat desa berbasis merit system guna meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil memetakan kompetensi perangkat Desa Kedungdowo melalui asesmen kepribadian, minat kerja, dan kemampuan teknis.Hasil analisis menunjukkan bahwa setiap perangkat desa memiliki karakteristik kompetensi yang berbeda sehingga memerlukan penempatan jabatan yang sesuai dengan kemampuan dan kecenderungan individu.Pendekatan triangulasi asesmen terbukti mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kompetensi aparatur desa sehingga dapat digunakan sebagai dasar rekomendasi penataan jabatan yang lebih objektif.Penerapan pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan desa serta kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas model asesmen psikologis dan teknis ini pada perangkat desa di berbagai wilayah dengan karakteristik sosio-ekonomi yang berbeda untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasinya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen asesmen yang lebih spesifik dan relevan dengan tugas dan fungsi perangkat desa, dengan mempertimbangkan aspek-aspek kompetensi yang belum terukur secara memadai, seperti kemampuan adaptasi terhadap perubahan dan keterampilan komunikasi interpersonal. Ketiga, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari penataan jabatan berbasis merit sistem terhadap kinerja perangkat desa dan kualitas pelayanan publik, serta mengidentifikasi strategi untuk mengatasi tantangan dan hambatan yang mungkin timbul dalam proses implementasi.

Read online
File size300.92 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test