UMKUMK
Muria Jurnal Layanan MasyarakatMuria Jurnal Layanan MasyarakatKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membekali 15 peserta di SMK Muhammadiyah 2 Jepara dengan kompetensi teknis dalam merakit sistem energi cadangan. Kebaruan dari artikel ini terletak pada penerapan teknologi baterai Lithium-Ion yang terintegrasi dengan smart Battery Management System (BMS) sebagai solusi penyimpanan daya yang lebih efisien dan aman dibandingkan baterai asam-timbal konvensional, serta implementasi metode pelatihan langsung (hands-on training). Program selama lima jam ini berhasil membimbing peserta melalui proses perakitan sel baterai Lithium-Ion dan mengintegrasikannya dengan BMS untuk mencapai fungsionalitas yang optimal. Hasilnya menunjukkan bahwa unit baterai yang dirakit, ketika dihubungkan ke inverter, mampu menyediakan suplai daya yang stabil ke berbagai beban elektronik, termasuk pengisi daya ponsel, laptop, dan speaker aktif. Kesimpulan akhir dari kegiatan ini adalah bahwa para peserta telah berhasil menguasai teknologi penyimpanan energi modern sekaligus menghasilkan sistem energi cadangan fungsional yang siap untuk mendukung kebutuhan listrik darurat di lingkungan sekolah.
Kegiatan pelatihan berhasil meningkatkan kompetensi peserta dalam perakitan sistem energi cadangan berbasis baterai Lithium-ion yang terintegrasi dengan BMS.Unit baterai yang dirakit mampu memberikan suplai daya stabil untuk perangkat elektronik penting di sekolah.Peserta telah menguasai teknologi penyimpanan energi modern dan menghasilkan sistem cadangan yang siap digunakan dalam situasi darurat listrik.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menguji ketahanan dan masa pakai baterai Lithium-ion dengan BMS dalam penggunaan jangka panjang di lingkungan sekolah, termasuk analisis terhadap degradasi sel dan efektivitas sistem proteksi saat menghadapi beban berat secara terus-menerus. Kedua, penting untuk mengeksplorasi integrasi sistem energi cadangan ini dengan sumber daya terbarukan seperti panel surya, guna menciptakan sistem off-grid yang mandiri dan berkelanjutan di SMK Muhammadiyah 2 Jepara. Ketiga, diperlukan studi tentang efektivitas metode pelatihan hands-on dalam transfer keterampilan teknis, termasuk pengukuran peningkatan kompetensi peserta setelah pelatihan dan kemampuan mereka dalam mentransfer ilmu kepada peserta lain, sebagai dasar pengembangan modul pelatihan berbasis kompetensi untuk sekolah sejenis.
| File size | 245.48 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
MAYADANIMAYADANI Usia pelajar termasuk salah satu kelompok usia tertinggi yang mengalami kecelakaan. Sekarang ini, banyak siswa pergi sekolah mengendarai motor sendiri.Usia pelajar termasuk salah satu kelompok usia tertinggi yang mengalami kecelakaan. Sekarang ini, banyak siswa pergi sekolah mengendarai motor sendiri.
BERUGAKBACABERUGAKBACA Saran dalam program ini terhadap pihak yayasan yaitu agar tetap menghimbau kepada seluruh warga sekolah untuk membuang sampah pada tempatnya.menjaga danSaran dalam program ini terhadap pihak yayasan yaitu agar tetap menghimbau kepada seluruh warga sekolah untuk membuang sampah pada tempatnya.menjaga dan
UNJUNJ 526 jiwa dan jumlah pengguna sumur bor 254. Sampel penduduk dan area diambil 10% menggunakan metode sampling area dengan memperhatikan area dimana populasi/sumur526 jiwa dan jumlah pengguna sumur bor 254. Sampel penduduk dan area diambil 10% menggunakan metode sampling area dengan memperhatikan area dimana populasi/sumur
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Contohnya, banyak warga yang membakar sampah di lahan kosong atau membuang limbah cair langsung ke tanah di sekitar rumah mereka tanpa pengolahan yangContohnya, banyak warga yang membakar sampah di lahan kosong atau membuang limbah cair langsung ke tanah di sekitar rumah mereka tanpa pengolahan yang
IAIHPANCORIAIHPANCOR Pelaksanaan program kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatunnajah Bekasi Prodi Sarjana Pendidikan Guru MadrasahPelaksanaan program kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatunnajah Bekasi Prodi Sarjana Pendidikan Guru Madrasah
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Dari hasil penelitian didapatkan bahwa timbulan sampah organik sebesar 0,208 Kg/Org/Hr (56%), anorganik 0,128 Kg/Org/Hr (35%), dan residu serta B3 0,033Dari hasil penelitian didapatkan bahwa timbulan sampah organik sebesar 0,208 Kg/Org/Hr (56%), anorganik 0,128 Kg/Org/Hr (35%), dan residu serta B3 0,033
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Rata-rata laju infiltrasi air ke dalam tanah dalam instrument biopori termodifikasi dengan bahan organik sayuran yaitu 191,16 mm/menit. Hasil analisisRata-rata laju infiltrasi air ke dalam tanah dalam instrument biopori termodifikasi dengan bahan organik sayuran yaitu 191,16 mm/menit. Hasil analisis
UNNESUNNES Data penelitian diambil menggunakan dua skala, yaitu skala intensi mengurangi sampah plastik yang terdiri atas 31 aitem (sig 0,936) dan skala afek positifData penelitian diambil menggunakan dua skala, yaitu skala intensi mengurangi sampah plastik yang terdiri atas 31 aitem (sig 0,936) dan skala afek positif
Useful /
UMKUMK Transparansi dalam pencatatan biaya ini memungkinkan penetapan Harga Pokok Produksi (HPP) dan margin laba yang lebih terukur, sehingga menjamin stabilitasTransparansi dalam pencatatan biaya ini memungkinkan penetapan Harga Pokok Produksi (HPP) dan margin laba yang lebih terukur, sehingga menjamin stabilitas
UNUHAUNUHA Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor berpengaruh signifikan terhadap pengendalian penyakit busuk batang pada tanaman sawi. KonsentrasiHasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor berpengaruh signifikan terhadap pengendalian penyakit busuk batang pada tanaman sawi. Konsentrasi
UNUHAUNUHA Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 perlakuan dan 4 ulangan pada masing-masing perlakuan. Perlakuan terdiri dari: P1: Kontrol,Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 perlakuan dan 4 ulangan pada masing-masing perlakuan. Perlakuan terdiri dari: P1: Kontrol,
UMSUMS Dengan demikian, dalam hal organisasi kehidupan, pada awalnya ada Rizq Allah, yang menghasilkan pembangunan Bayt sebagai Ḥabs, kemudian datang MaʿashDengan demikian, dalam hal organisasi kehidupan, pada awalnya ada Rizq Allah, yang menghasilkan pembangunan Bayt sebagai Ḥabs, kemudian datang Maʿash