UIN BANTENUIN BANTEN

Attention Required! | CloudflareAttention Required! | Cloudflare

Penguatan nilai moderasi beragama di sekolah penting dilakukan sejak dini untuk mencegah paham ekstrem dan intoleran. Kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menumbuhkan budaya sekolah yang inklusif, toleran, dan menghargai keberagaman. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam penguatan moderasi beragama melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di SMPN 4 Limbangan Garut dan SMP Adzzimat Dai Indonesia Rancaekek Bandung. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan kepemimpinan transformasional melalui: (1) keteladanan dalam perilaku toleran dan inklusif; (2) motivasi inspirasional melalui pembinaan dan penyuluhan nilai moderasi; (3) stimulasi intelektual dengan mendorong guru dan murid berpikir kritis dan reflektif terkait isu keagamaan; (4) pertimbangan individual dengan bimbingan sesuai kebutuhan guru dan murid; serta (5) implementasi pembelajaran PAI berbasis moderasi melalui diskusi, studi kasus, dan integrasi nilai kebangsaan. Kendala berupa resistensi guru, keterbatasan sarana, dan perbedaan latar belakang murid diatasi dengan pelatihan, komunikasi efektif, dan kolaborasi. Kesimpulannya, kepemimpinan transformasional kepala sekolah efektif dalam menginternalisasi nilai moderasi beragama di sekolah melalui pembelajaran PAI, sehingga berkontribusi pada pembentukan budaya sekolah yang inklusif, toleran, dan menghargai keberagaman.

Penelitian ini memperlihatkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah sangat berpengaruh dalam memperbaiki cara mengajar Pendidikan Agama Islam yang mengedepankan nilai moderasi beragama.Kepala sekolah bukan sekadar pengelola, tapi juga menjadi contoh dan pendorong semangat yang membangun suasana sekolah yang terbuka dan menghargai perbedaan.Dari hasil penelitian, terlihat jelas bahwa sikap teladan, dorongan motivasi, pemikiran kritis, dan perhatian khusus dari kepala sekolah berhasil membuat pembelajaran agama menjadi lebih toleran dan sesuai dengan kebutuhan siswa saat ini.Pembelajaran PAI yang menanamkan moderasi ini tidak hanya cocok dengan ajaran Islam dan kebijakan nasional, tapi juga menggunakan cara yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari dan melibatkan partisipasi aktif.Meski ada tantangan, semuanya bisa diatasi dengan komunikasi yang baik, empati, dan sikap reflektif, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang sehat dan mendorong pemberdayaan.Dengan begitu, penelitian ini berhasil menjawab tujuan awal untuk menggambarkan bagaimana kepemimpinan transformasional kepala sekolah memperkuat nilai moderasi beragama lewat pembelajaran PAI.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:. . 1. Mengkaji lebih lanjut peran guru PAI dalam implementasi nilai moderasi beragama di sekolah, khususnya dalam hal inovasi pembelajaran dan strategi pembinaan karakter. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana guru PAI dapat menjadi agen perubahan dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan inklusivitas di kalangan siswa.. . 2. Meneliti dampak kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap budaya sekolah secara keseluruhan, termasuk dalam hal inklusivitas, toleransi, dan penghormatan terhadap keberagaman. Penelitian ini dapat mengukur seberapa efektif kepemimpinan transformasional dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif dan mendukung pengembangan karakter siswa.. . 3. Menganalisis pengaruh pendekatan humanis-transformatif dalam penguatan toleransi beragama di sekolah. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana pendekatan humanis-transformatif dapat diterapkan dalam pembelajaran PAI dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang moderasi beragama.. . Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih dalam pengembangan studi kepemimpinan pendidikan Islam, khususnya dalam konteks kepala sekolah sebagai aktor sosial untuk moderasi beragama di era radikalisme.

Read online
File size401.81 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test