STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN

JURNAL SUAKA INSAN MENGABDI (JSIM)JURNAL SUAKA INSAN MENGABDI (JSIM)

Bencana Banjir memberikan dampak tidak hanya secara material dan fisik namun secara psikologis yaitu adanya ansietas terutama pada bencana banjir berulang. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta koordinasi dengan pihak terkait dalam menangani masalah psikologis ansietas pada penduduk rawan banjir di wilayah Kecamatan Astambul. Metode pengabdian dilakukan dalam tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil Pemberdayaan Kader Keluarga Siaga Banjir dalam membantu menurunkan ansietas dampak banjir tingkat pengetahuan meningkat sebanyak 50%. Kader keluarga perlu mendapatkan pelatihan berkelanjutan dalam upaya menurunkan ansietas dampak banjir agar masyarakat mendapatkan support maksimal dari kader.

Menerapkan dan mengembangkan pemberdayaan kader keluarga siaga banjir dapat mengarah pada peningkatan kesadaran dan pengetahuan serta efikasi diri keluarga yang dapat membuat keluarga mengadopsi perilaku pencegahan terkait kecemasan yang dirasakan dan meningkatkan kualitas hidup mereka.Tingkat Pengetahuan Keluarga dengan mayoritas kategori Baik setelah dilakukan Pendidikan Kesehatan maka diyakini mampu meningkatkan proses dan pemantapan motivasi, kemampuan dan fungsi keluarga yang dilakukan secara terencana, terarah, sistematis dan berlanjut melalui bimbingan, konsultasi, perlindungan, advokasi, pelembagaan keluarga dalam rangka memperkuat peran sosial keluarga terutama di Kecamatan Astambul.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas jangka panjang pelatihan pemberdayaan kader keluarga siaga banjir dalam menurunkan ansietas dengan desain studi longitudinal yang mengikuti peserta selama minimal dua tahun, sehingga dapat menilai keberlanjutan perubahan pengetahuan dan kesejahteraan psikologis. Selain itu, diperlukan kajian tentang penggunaan media digital, seperti aplikasi seluler atau modul e‑learning, untuk memperkuat penyampaian materi edukasi kepada kader keluarga, dengan mengukur dampaknya terhadap retensi pengetahuan dan kemampuan mengatasi ansietas pada masyarakat terdampak. Selanjutnya, perbandingan antara pendekatan konseling individual dan terapi kelompok yang diberikan oleh kader terlatih dapat diinvestigasi untuk menentukan metode psikososial mana yang paling efektif dalam mengurangi tingkat ansietas warga di daerah rawan banjir.

  1. Tingkat Kecemasan Ibu dalam Menghadapi Banjir di Kelurahan Sangkrah Kota Surakarta | Sehat Rakyat: Jurnal... journal.yp3a.org/index.php/sehatrakyat/article/view/1145Tingkat Kecemasan Ibu dalam Menghadapi Banjir di Kelurahan Sangkrah Kota Surakarta Sehat Rakyat Jurnal journal yp3a index php sehatrakyat article view 1145
Read online
File size2.74 MB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test