UNAIRUNAIR

Indonesian Journal of Health Administration (Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia)Indonesian Journal of Health Administration (Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia)

Berdasarkan standar yang digunakan Puskesmas X, kelengkapan SOAP, KIE, dan ICD X harus mencapai 100%. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana kelengkapan penulisan SOAP, KIE, dan ICD X di Poli Umum dan KIA-KB Puskesmas X. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif dengan sampel 500 rekam medis yang terdiri dari 260 untuk bulan Januari dan 240 untuk Februari yang diambil secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelengkapan SOAP, KIE, dan ICD X pada bulan Januari di Poli Umum sebesar 48% dan menurun pada bulan Februari menjadi 45,8%. Sedangkan Poli KIA-KB menunjukkan kelengkapan pada bulan Januari sebesar 97,8% dan mengalami kenaikan pada bulan Februari menjadi 98,6%. Ketidaklengkapan rekam medis dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu berhubungan dengan kepatuhan petugas kesehatan yang bertanggung jawab dalam pengisian rekam medis karena mereka memiliki banyak pekerjaan di Puskesmas X juga pasien mengalami peningkatan, dll. Untuk meminimalkan ketidaklengkapan SOAP, KIE, dan ICD X, petugas medis perlu mengekspos dengan sosialisasi rekam medis untuk mengingat tanggung jawab mereka terhadap deskripsi pekerjaan mereka.

Hal yang dapat disimpulkan dari hasil kegiatan observasi lapangan tentang pelaksaan penulisan SOAP, KIE, dan ICD X di Poli Umum dan KIA-KB Puskesmas X adalah ada beberapa perlakuan yang belum sesuai dengan alur yang seharusnya, yaitu ketika berkas rekam medis tidak lengkap, berkas tersebut tidak dikembalikan kepada dokter yang bertugas.Selain itu petugas rekam medis belum menuliskan kode ICD X pada berkas rekam medis apabila kode ICD X tersebut tidak terisi lengkap.Kelengkapan penulisan SOAP, KIE, dan ICD X tidak hanya digunakan sebagai konten dalam standar juga digunakan sebagai indikator mutu layanan klinis di Poli Umum dan KIA-KB Puskesmas X yang memiliki target sebesar 100%.Berdasarkan perhitungan tingkat capaian kelengkapan penulisan SOAP, KIE, dan ICD X di Poli Umum pada bulan Januari-Februari 2017 berturut-turut adalah 48%, 45,8%.Sedangkan di Poli KIA-KB perolehan tingkat kelengkapan SOAP, KIE, dan ICD X sudah hampir mendekati target puskesmas, yaitu 97,8%, 98,6%.Perolehan perhitungan tersebut selanjutnya akan ditindak lanjuti dengan cara menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) dan melakukan evaluasi di mini lokakarya agar bisa memenuhi target di bulan berikutnya.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran yang dapat diberikan untuk meningkatkan kelengkapan penulisan SOAP, KIE, dan ICD X di Poli Umum dan KIA-KB Puskesmas X. Pertama, semua petugas kesehatan kembali pada tugas pokok masing-masing sesuai SK Kepala Puskesmas X, yaitu dokter menulis lengkap SOAP, KIE, dan ICD X, dan apabila berkas rekam medis tidak lengkap dikembalikan pada dokter yang bertugas. Kedua, untuk meminimalisir ketidaklengkapan penulisan SOAP, KIE, dan ICD X, sebaiknya dibentuk tim koreksi untuk melakukan crosscheck berkas rekam medis yang membantu petugas rekam medis. Ketiga, agar kelengkapan penulisan SOAP, KIE, dan ICD X dapat mencapai target 100%, perlu dilakukan evaluasi secara rutin dan sistematis di mini lokakarya agar dapat memenuhi target di bulan berikutnya.

Read online
File size224.78 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test