BUDDHI DHARMABUDDHI DHARMA
Tech-ETech-EPenyakit jantung merupakan kondisi yang ditandai dengan adanya deposit lemak pada arteri koroner yang mengubah fungsi dan bentuk arteri sehingga aliran darah ke jantung terhambat. Metode data mining dapat memprediksi penyakit ini, di antaranya algoritma C4.5 dan Naive Bayes yang sering digunakan dalam penelitian. Dataset yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari situs UCI Machine Learning Repository, terdiri dari 3.546 record dengan 13 atribut. Nilai akurasi algoritma Naive Bayes mencapai 81,40% yang lebih tinggi dibandingkan algoritma C4.5 yang hanya 79,07%. Berdasarkan hasil perhitungan, dapat disimpulkan bahwa algoritma Naive Bayes merupakan klasifikasi yang sangat baik dengan nilai antara 0,709‑1,00. Dari kesimpulan tersebut, algoritma Naive Bayes menunjukkan akurasi yang lebih tinggi dibandingkan C4.5 sehingga peneliti memutuskan untuk menggunakan algoritma Naive Bayes dalam memprediksi penyakit jantung.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat dibangun sistem pakar untuk memprediksi penyakit jantung dengan menggunakan algoritma Naive Bayes sebagai mesin infrastruktur.Algoritma Naive Bayes menunjukkan akurasi sebesar 83,17%, lebih tinggi dibandingkan algoritma C4.Oleh karena itu, peneliti memilih Naive Bayes untuk memprediksi penyakit jantung menggunakan data latih sebanyak 3.546 record dengan 13 atribut yang diambil dari UCI Repository.
Apakah penerapan algoritma klasifikasi lain seperti Random Forest, Support Vector Machine, atau Gradient Boosting dapat meningkatkan akurasi prediksi penyakit jantung dibandingkan Naive Bayes yang saat ini digunakan? Bagaimana pengaruh teknik seleksi fitur atau reduksi dimensi, misalnya Principal Component Analysis atau metode berbasis informasi, terhadap performa model prediksi ketika hanya sebagian atribut yang dipertimbangkan? Dapatkah model prediksi yang dikembangkan divalidasi dengan data klinis yang berasal dari beberapa rumah sakit atau populasi yang lebih beragam untuk menilai generalisasi dan kestabilan hasil? Apakah integrasi data waktu nyata seperti rekam medis elektronik atau sinyal fisiologis berkelanjutan dapat memperkaya sistem pakar sehingga memberikan rekomendasi diagnosis yang lebih tepat dan responsif? Bagaimana implementasi antarmuka pengguna yang sederhana dan dapat diakses oleh tenaga medis non‑ahli dapat mempengaruhi adopsi sistem pakar dalam praktik sehari-hari di fasilitas kesehatan? Apakah pengembangan model prediktif berbasis pembelajaran mendalam dengan arsitektur jaringan saraf dapat mengatasi keterbatasan dataset terbatas dan menghasilkan prediksi yang lebih akurat serta interpretabel?.
| File size | 506.6 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNAIRUNAIR Selain itu, turnover intention juga dapat mempengaruhi komitmen karyawan terhadap pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh turnoverSelain itu, turnover intention juga dapat mempengaruhi komitmen karyawan terhadap pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh turnover
POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI Media pembelajaran virtual reality berpotensi meningkatkan keterampilan klinis dalam pendidikan kebidanan. Tujuan: Menganalisis peningkatan keterampilanMedia pembelajaran virtual reality berpotensi meningkatkan keterampilan klinis dalam pendidikan kebidanan. Tujuan: Menganalisis peningkatan keterampilan
ZAMRONEDUZAMRONEDU Proses ini tidak melibatkan sekularisasi nilai-nilai agama, tetapi lebih pada konteksualisasi yang memungkinkan nilai-nilai Islam universal beresonansiProses ini tidak melibatkan sekularisasi nilai-nilai agama, tetapi lebih pada konteksualisasi yang memungkinkan nilai-nilai Islam universal beresonansi
UNAIRUNAIR Penelitian ini bertujuan menghitung beban ekonomi tersembunyi yang dialami pasien dan keluarganya akibat pengeluaran medis serta dampak finansial dariPenelitian ini bertujuan menghitung beban ekonomi tersembunyi yang dialami pasien dan keluarganya akibat pengeluaran medis serta dampak finansial dari
UNAIRUNAIR Secara global, langkah Indonesia menyoroti keterbatasan regionalisme WHO yang ada, menekankan pentingnya reformasi struktur dan prinsip normatif demi responsivitas,Secara global, langkah Indonesia menyoroti keterbatasan regionalisme WHO yang ada, menekankan pentingnya reformasi struktur dan prinsip normatif demi responsivitas,
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas, sikap, pelatihan, dukungan manajemen, dan dukungan pimpinan memiliki pengaruh signifikan terhadap keberhasilanHasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas, sikap, pelatihan, dukungan manajemen, dan dukungan pimpinan memiliki pengaruh signifikan terhadap keberhasilan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Disarankan pada penderita DM untuk melakukan pemeriksaan fungsi ginjal secara berkala agar dapat mengurangi risiko komplikasi dalam jangka panjang. StudiDisarankan pada penderita DM untuk melakukan pemeriksaan fungsi ginjal secara berkala agar dapat mengurangi risiko komplikasi dalam jangka panjang. Studi
Useful /
UMIUMI Hasil evaluasi pada tingkat kemampuan untuk domain EDM04 menghasilkan penilaian Fully Achieved dengan tingkat kesenjangan 0. 97, domain MEA01 Fully AchievedHasil evaluasi pada tingkat kemampuan untuk domain EDM04 menghasilkan penilaian Fully Achieved dengan tingkat kesenjangan 0. 97, domain MEA01 Fully Achieved
UMIUMI Penulis berharap bahwa perancangan antarmuka yang menjadi hasil dari penelitian ini akan membantu Unkartur dalam memecahkan permasalahan mengenai kebutuhanPenulis berharap bahwa perancangan antarmuka yang menjadi hasil dari penelitian ini akan membantu Unkartur dalam memecahkan permasalahan mengenai kebutuhan
ITHBITHB Berdasarkan hasil pengujian sistem, nilai rata-rata delay pengiriman data sebesar 525 ms dengan delay terkecil terdapat pada node ultrasonik, yaitu sebesarBerdasarkan hasil pengujian sistem, nilai rata-rata delay pengiriman data sebesar 525 ms dengan delay terkecil terdapat pada node ultrasonik, yaitu sebesar
ITHBITHB Evaluasi dilakukan pada setiap subsistem. Berdasarkan hasil evaluasi, alat dapat melontarkan pakan minimal sekitar 27 gram. Pakan dapat terlontar dan tersebarEvaluasi dilakukan pada setiap subsistem. Berdasarkan hasil evaluasi, alat dapat melontarkan pakan minimal sekitar 27 gram. Pakan dapat terlontar dan tersebar