ITBITB
Journal of Regional and City PlanningJournal of Regional and City PlanningPenelitian ini mencoba mengidentifikasi daerah tertinggal di kabupaten/kota di pulau Jawa, Indonesia, berdasarkan sejumlah indikator infrastruktur. Pendekatan unsupervised learning digunakan untuk melakukan klasterisasi dengan metode K-Means, K-Medoids, dan CLARA. Selain memperoleh hasil klasterisasi secara teknis dan melakukan perbandingan kinerja ketiga metode pembelajaran unsupervised learning, tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk memetakan hasil klasterisasi agar lebih mudah dalam mengenali karakteristik daerah yang terindikasi sebagai daerah tertinggal, yang seharusnya mutlak prioritas pembangunan infrastruktur. Ditemukan bahwa metode clustering terbaik adalah metode CLARA, dengan koefisien konektivitas 7,4794 dan nilai indeks Dunn 0,1042. Pengelompokan sekat kabupaten/kota di Pulau Jawa dengan metode CLARA berdasarkan indikator infrastruktur menghasilkan 99 kabupaten/kota yang termasuk dalam klaster daerah dengan infrastruktur tertinggal, sedangkan 12 kabupaten/kota termasuk dalam klaster daerah dengan infrastruktur berkembang, dan 8 kabupaten/kota termasuk dalam klaster daerah yang infrastrukturnya berkembang.
Berdasarkan pendekatan pembelajaran tak terawasi dengan clustering partisional, metode CLARA menghasilkan hasil clustering terbaik karena memberikan nilai koefisien konektivitas dan indeks Dunn yang paling optimal.Analisis menunjukkan bahwa pada Pulau Jawa terdapat 99 kabupaten/kota yang tergolong daerah tertinggal infrastruktur, 12 kabupaten/kota dalam kategori berkembang, dan 8 kabupaten/kota dengan infrastruktur maju.Untuk mengurangi ketertinggalan, diperlukan perbaikan pada jaringan jalan aspal/konstruksi, jalan beraspal, jalan tanah, serta peningkatan fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan, dan rumah tangga pengguna telepon di daerah yang tergolong tertinggal.
Penelitian lanjutan dapat menyelidiki (1) bagaimana penambahan variabel sosial‑ekonomi, seperti tingkat pendidikan dan pendapatan per kapita, mempengaruhi pengelompokan daerah tertinggal menggunakan metode CLARA atau algoritma clustering lainnya; (2) apakah penggunaan teknik pembelajaran mendalam seperti auto‑encoder dapat meningkatkan akurasi dalam mengidentifikasi pola outlier pada data infrastruktur berskala besar; serta (3) bagaimana hasil clustering dapat divalidasi secara geografis dengan mengintegrasikan data aksesibilitas transportasi dan layanan publik untuk menghasilkan peta prioritas pembangunan yang lebih realistis. Studi tersebut sebaiknya menerapkan pendekatan multivariat yang menggabungkan data PODES, SUSENAS, serta sumber data satelit untuk memperkaya dimensi analisis. Selain itu, perbandingan performa antara CLARA, DBSCAN, dan Spectral Clustering dapat memberikan wawasan tentang kehandalan masing‑masing metode dalam konteks data dengan outlier yang signifikan. Hasilnya diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah bagi pemerintah pusat dan daerah dalam upaya mempercepat pengentasan ketimpangan infrastruktur di Pulau Jawa.
| File size | 580.69 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIBAUNIBA Selain peningkatan pengetahuan, kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya motivasi dan kepercayaan diri peserta untuk mengembangkan usaha rumah tangga secaraSelain peningkatan pengetahuan, kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya motivasi dan kepercayaan diri peserta untuk mengembangkan usaha rumah tangga secara
PSEBPSEB Namun, masih terdapat kendala berupa kurangnya inovasi, pengetahuan teknis dalam mengurangi kandungan sianida, serta terbatasnya akses pasar bagi produkNamun, masih terdapat kendala berupa kurangnya inovasi, pengetahuan teknis dalam mengurangi kandungan sianida, serta terbatasnya akses pasar bagi produk
ITSCIENCEITSCIENCE Temuan menunjukkan bahwa ibu rumah tangga mengadopsi strategi spesifik untuk mengatasi tekanan ekonomi, salah satunya dengan mengendalikan pengeluaranTemuan menunjukkan bahwa ibu rumah tangga mengadopsi strategi spesifik untuk mengatasi tekanan ekonomi, salah satunya dengan mengendalikan pengeluaran
UNIBAUNIBA Keberhasilan ini membuka peluang pengembangan kegiatan serupa dengan cakupan lebih luas dan inovatif, sehingga model dapat direplikasi di wilayah atauKeberhasilan ini membuka peluang pengembangan kegiatan serupa dengan cakupan lebih luas dan inovatif, sehingga model dapat direplikasi di wilayah atau
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Dukungan dari keluarga dan lingkungan juga memberikan kontribusi besar dalam proses belajar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk pengembanganDukungan dari keluarga dan lingkungan juga memberikan kontribusi besar dalam proses belajar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk pengembangan
PSEBPSEB Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan di pondok pesantren RH La Tahzan kelurahan Cinangka Kecamatan Sawangan Kota Depok Provinsi Jawa Barat merupakan bentukKegiatan pengabdian yang dilaksanakan di pondok pesantren RH La Tahzan kelurahan Cinangka Kecamatan Sawangan Kota Depok Provinsi Jawa Barat merupakan bentuk
PSEBPSEB Panggang mengenai kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah serta penerapan 3R. Hasil kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan PKM ini dapat menambahPanggang mengenai kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah serta penerapan 3R. Hasil kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan PKM ini dapat menambah
UNTARUNTAR Pada faktor collaboration, keempat partisipan memiliki kolaborasi yang baik dengan orang-orang yang membantunya, seperti. ART, orang tua, keluarga, danPada faktor collaboration, keempat partisipan memiliki kolaborasi yang baik dengan orang-orang yang membantunya, seperti. ART, orang tua, keluarga, dan
Useful /
ITBITB Moda transportasi udara (pesawat) memiliki peluang lebih besar dipilih pelaku perjalanan pada rute Padang‑Jakarta dibandingkan bus umum AKAP. Hal iniModa transportasi udara (pesawat) memiliki peluang lebih besar dipilih pelaku perjalanan pada rute Padang‑Jakarta dibandingkan bus umum AKAP. Hal ini
UIN BANTENUIN BANTEN Edukasi diberikan guru BK kepada seluruh pelajar yang ada di sekolah. Pemahaman psikologis bisa diberikan dengan mengundang psikolog ke sekolah untuk memberikanEdukasi diberikan guru BK kepada seluruh pelajar yang ada di sekolah. Pemahaman psikologis bisa diberikan dengan mengundang psikolog ke sekolah untuk memberikan
UNIBAUNIBA Digitalisasi pengelolaan keuangan, seperti penggunaan aplikasi akuntansi, menjadi solusi dalam mengatasi hambatan tersebut. Melalui pencatatan keuanganDigitalisasi pengelolaan keuangan, seperti penggunaan aplikasi akuntansi, menjadi solusi dalam mengatasi hambatan tersebut. Melalui pencatatan keuangan
ABIDANABIDAN Jenis data menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan SipilJenis data menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil