ITSCIENCEITSCIENCE

GOVERNORSGOVERNORS

Upaya memenuhi kebutuhan hidup rumah tangga sangat bergantung pada penghasilan dan kemampuan mengelola uang yang diperoleh dari berbagai aktivitas ekonomi. Dalam banyak kasus, faktor ekonomi menjadi sumber utama ketidakharmonisan dalam keluarga. Ketidakharmonisan ini seringkali muncul ketika pendapatan rumah tangga tidak seimbang dengan meningkatnya kebutuhan sehari-hari, terutama pengeluaran untuk makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana rumah tangga, khususnya ibu rumah tangga, mengelola keuangan mereka menghadapi kenaikan harga pangan dan bagaimana mereka menerapkan praktik akuntansi dalam pengambilan keputusan keuangan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang memungkinkan pemahaman yang lebih dalam tentang perilaku keuangan di tingkat rumah tangga. Temuan menunjukkan bahwa ibu rumah tangga mengadopsi strategi spesifik untuk mengatasi tekanan ekonomi, salah satunya dengan mengendalikan pengeluaran dengan menghindari pembelian barang-barang tidak penting. Selain itu, praktik pengelolaan keuangan mereka mencerminkan penerapan prinsip-prinsip akuntansi dasar, terutama dalam hal perencanaan, penganggaran, dan pengambilan keputusan. Aspek-aspek ini berfungsi sebagai alat praktis untuk menjaga stabilitas keuangan di tengah fluktuasi harga. Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan peran penting ibu rumah tangga dalam menjaga ketahanan keuangan rumah tangga dan menunjukkan bahwa bahkan aplikasi akuntansi sederhana dapat mendukung kesejahteraan keluarga secara signifikan dalam kondisi ekonomi yang menantang.

Dalam menghadapi kenaikan harga pangan, ibu rumah tangga melakukan pengelolaan keuangan dengan tidak membeli barang-barang yang tidak diperlukan.Mereka menggunakan uang sesuai kebutuhan agar tidak terjadi pengeluaran berlebihan di rumah tangga.Proses pencatatan pendapatan dan pengeluaran yang dilakukan oleh para informan dalam mengelola keuangan rumah tangga adalah beberapa informan mencatat saat gaji suami diberikan, beberapa mencatat saat menerima penghasilan mereka, beberapa memperkirakan kebutuhan yang diperlukan sebelum menerima penghasilan dari suami sehingga nantinya hanya perlu melakukan penganggaran.Demikian pula dengan pengeluaran, beberapa hanya mencatat pengeluaran besar saja.Beberapa informan tidak mencatat kebutuhan harian, sehingga catatan yang dibuat kurang optimal dan efektif.Pelaksanaan pengelolaan keuangan di rumah tangga yang dilakukan oleh para informan hanya menerapkan tiga aspek akuntansi.Penganggaran dilakukan oleh ibu rumah tangga dengan menganggarkan kebutuhan besar dan tetap terlebih dahulu, seperti biaya sekolah, biaya listrik, dan cicilan, serta sisanya untuk disimpan dan digunakan untuk kebutuhan dasar harian.Untuk perencanaan yang dilakukan oleh ibu rumah tangga, dimulai dengan perencanaan jangka panjang terlebih dahulu.meskipun tidak sesuai rencana awalnya, mereka menganggapnya sebagai hal yang wajar.Proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh ibu rumah tangga adalah sama, selalu melibatkan suami dalam proses pengambilan keputusan.Sehingga keputusan yang diambil dipikirkan dengan cermat dan tepat serta tidak menimbulkan kesalahpahaman antara anggota keluarga.Untuk aspek pencatatan, hampir semua informan belum menerapkan secara optimal meskipun mereka mengetahui betapa pentingnya pencatatan dalam keuangan.Beberapa ibu rumah tangga malas jika harus mencatat secara detail dan tidak memiliki waktu luang.

Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Menganalisis dampak pendidikan keuangan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga, terutama dalam konteks kenaikan harga pangan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah pendidikan keuangan yang diberikan kepada ibu rumah tangga dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola keuangan dengan lebih efektif dan efisien. (2) Meneliti strategi-strategi spesifik yang digunakan oleh ibu rumah tangga dalam menghadapi kenaikan harga pangan. Penelitian ini dapat fokus pada praktik-praktik inovatif yang diterapkan oleh ibu rumah tangga untuk menghemat pengeluaran dan menjaga keseimbangan keuangan keluarga. (3) Mempelajari peran teknologi dalam pengelolaan keuangan rumah tangga. Dengan semakin berkembangnya teknologi keuangan (fintech), penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana teknologi dapat membantu ibu rumah tangga dalam mengelola keuangan mereka dengan lebih mudah dan efisien, serta bagaimana teknologi dapat meningkatkan literasi keuangan di tingkat rumah tangga.

  1. Household Financial Management in Dealing with The Increase in Food Prices | GOVERNORS. household financial... doi.org/10.47709/governors.v4i2.6548Household Financial Management in Dealing with The Increase in Food Prices GOVERNORS household financial doi 10 47709 governors v4i2 6548
Read online
File size332.97 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test