PSEBPSEB

Jurnal PKM Manajemen BisnisJurnal PKM Manajemen Bisnis

Autisme adalah gangguan perkembangan yang mempengaruhi kemampuan komunikasi, interaksi sosial, dan perilaku. Proyek Autism Café Malaysia adalah inisiatif sosial yang bertujuan memberdayakan individu dengan autisme melalui pelatihan dan kesempatan kerja. Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) yang efektif sangat penting untuk meningkatkan kinerja siswa autis di tempat kerja. Inisiatif ini bertujuan menerapkan MSDM di Proyek Autism Café Malaysia untuk meningkatkan kinerja siswa autis. Selain itu, inisiatif ini bertujuan memberikan pengalaman praktis bagi siswa dan dosen dalam menerapkan konsep MSDM dalam konteks nyata. Kegiatan ini berlangsung di Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah Polytechnic, Selangor, Malaysia, dengan melibatkan 80 peserta, termasuk siswa autis, siswa, dan dosen. Metode yang digunakan mencakup persiapan, implementasi pelatihan, praktik dan simulasi, serta evaluasi dan pemantauan. Pelatihan mencakup pengembangan keterampilan pribadi dan sosial, penerapan MSDM, keterampilan pekerjaan, dan kewirausahaan. Melalui inisiatif ini, siswa autis menunjukkan peningkatan kinerja dalam berbagai tugas di Proyek Autism Café. Siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang penerapan MSDM dalam situasi nyata, sementara dosen berhasil membimbing dan memberikan umpan balik konstruktif. Kegiatan ini juga mendorong terciptanya komunitas yang lebih inklusif dan mendukung.

Pada tanggal 4-6 Maret 2024, di Gedung Kegiatan Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah Polytechnic, Selangor Malaysia, dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia di Proyek Autism Café Malaysia untuk Meningkatkan Kinerja Siswa dengan Autisme.Kegiatan ini dihadiri oleh siswa autis, dosen, dan peserta dari Proyek Autism Café Malaysia.Kegiatan ini bertujuan untuk melengkapi individu dengan ASD dengan pengetahuan dan keterampilan yang mereka butuhkan untuk memulai dan menjalankan bisnis mereka sendiri atau bekerja di organisasi, serta meningkatkan keterampilan interaksi dan komunikasi.Melalui metode ceramah, diskusi, kegiatan praktis, dan bimbingan individu, peserta memperoleh berbagai pengetahuan berharga.Mereka belajar cara membuat rencana bisnis, mengelola keuangan, memasarkan produk, dan membangun komunikasi yang efektif.Sebagai hasilnya, peserta menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan bisnis.Mereka juga lebih percaya diri dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain.Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi peserta, tetapi juga bagi siswa dan dosen yang terlibat.Mereka mendapatkan kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang ASD dan cara berinteraksi dengan orang autis secara efektif.Stigma terhadap orang dengan ASD mulai berkurang, dan masyarakat menjadi lebih terbuka dalam menerima dan berinteraksi dengan mereka.Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan langkah kecil yang diharapkan dapat berdampak positif bagi individu dengan ASD dan masyarakat secara luas.Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang dengan cakupan yang lebih luas dan manfaat yang lebih besar.

Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari paper ini adalah: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari pelatihan MSDM terhadap kinerja siswa autis di tempat kerja. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana pelatihan tersebut mempengaruhi kemampuan siswa autis dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan rekan kerja, atasan, dan pelanggan. 2. Meneliti strategi-strategi inklusif yang dapat diterapkan di institusi pendidikan tinggi untuk mendukung siswa autis dalam mengembangkan keterampilan kewirausahaan. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana institusi dapat menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung bagi siswa autis, serta bagaimana strategi-strategi tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan mereka dalam memulai dan mengelola bisnis. 3. Mengevaluasi efektivitas program mentoring dan dukungan pasca-pelatihan dalam meningkatkan keterampilan interaksi dan komunikasi siswa autis. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana program mentoring dapat membantu siswa autis dalam menerapkan pengetahuan yang diperoleh dari pelatihan, serta bagaimana dukungan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan mereka dalam berinteraksi dengan orang lain.

Read online
File size45.57 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test