IAINGAWIIAINGAWI

Aflah Consilia: Jurnal Bimbingan dan KonselingAflah Consilia: Jurnal Bimbingan dan Konseling

Kecanduan game online merupakan bentuk kecanduan perilaku yang semakin banyak ditemukan di kalangan remaja dan anak muda. Kecanduan ini terjadi karena adanya penguatan positif dan negatif yang diperoleh saat bermain, sebagaimana dijelaskan dalam teori Operant Conditioning oleh B.F. Skinner. Penguatan positif berupa pencapaian level baru, poin, atau pujian dari rekan daring, sedangkan penguatan negatif terjadi ketika game menjadi pelarian dari tekanan akademik atau masalah sosial. Kurangnya hukuman atau pembatasan dari lingkungan sekitar juga memperparah perilaku kecanduan ini. Salah satu dampak yang paling menonjol adalah terganggunya komunikasi interpersonal. Individu yang kecanduan cenderung lebih banyak berinteraksi secara virtual dan mengabaikan komunikasi langsung di dunia nyata. Hal ini menyebabkan penurunan kemampuan dalam berempati, mendengarkan aktif, serta mengekspresikan emosi. Dalam jangka panjang, kecanduan ini dapat merusak hubungan sosial dengan keluarga, teman, dan lingkungan, serta memicu perasaan kesepian dan keterasingan. Oleh karena itu, penting untuk memahami dampak kecanduan game online terhadap kualitas komunikasi interpersonal agar dapat mengambil langkah preventif dan membangun pola interaksi yang sehat.

Kecanduan game online merupakan bentuk kecanduan perilaku yang semakin umum terjadi, terutama di kalangan remaja dan anak muda.Kecanduan ini dipicu oleh penguatan positif dan negatif yang diperoleh selama bermain, sebagaimana dijelaskan dalam teori Operant Conditioning oleh B.Meskipun game online menawarkan hiburan dan kepuasan instan, kecanduan terhadapnya dapat menimbulkan dampak negatif, khususnya dalam aspek komunikasi interpersonal.Individu yang kecanduan cenderung menghabiskan lebih banyak waktu dalam dunia virtual, sehingga mengabaikan interaksi sosial di dunia nyata.Akibatnya, keterampilan seperti empati, mendengarkan aktif, serta kemampuan mengekspresikan emosi secara langsung menjadi menurun.Dalam jangka panjang, hal ini dapat mengganggu hubungan sosial dengan keluarga, teman, maupun lingkungan sekitar, bahkan menimbulkan perasaan kesepian dan keterasingan.Oleh karena itu, penting bagi individu untuk menyadari dampak kecanduan game online dan mengembangkan keterampilan komunikasi interpersonal secara seimbang dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang lebih mendalam tentang dampak kecanduan game online terhadap komunikasi interpersonal siswa SMA. Penelitian ini dapat menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam atau observasi partisipan untuk memahami pengalaman dan perspektif siswa secara langsung. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi intervensi yang efektif untuk mengurangi dampak negatif kecanduan game online terhadap komunikasi interpersonal, seperti pelatihan keterampilan komunikasi atau program bimbingan konseling yang berfokus pada pengembangan empati dan kemampuan berinteraksi sosial. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran orang tua dan lingkungan sosial dalam mencegah dan mengatasi kecanduan game online, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk membangun pola interaksi yang sehat dan positif.

Read online
File size265.27 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test