PSEBPSEB

Jurnal PKM Manajemen BisnisJurnal PKM Manajemen Bisnis

Pondok pesantren memiliki peranan dalam pendidikan, terutama mempelajari ilmu-ilmu agama pada para santri. Juga pengembangan pada aspek pengetahuan. Perhatian pada soft skill yang meliputi kemampuan personal dan interpersonal santri juga dilakukan. Soft skill merupakan ketrampilan seperti komunikasi, kepemimpinan, kerjasama tim, berpikir kritis, negosiasi, persuasi, manajemen waktu dan adaptasi. Kemampuan ini sangat penting dalam kehidupan sehari-hari bagi para santri. Pembelajaran soft skill santri untuk meningkatkan mentalitas dalam bentuk budi pekerti serta sikap humanisme di lingkungan pesantren. Adapun pondok pesantren tahfidz Wadil Quran menggunakan praktik secara langsung, dalam kegiatan-kegiatan harian dan pembelajaran tahfidz di pesantren.

Pengembangan soft skill melalui kurikulum pendidikan Quran di Pondok Pesantren Wadil Quran memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter, moral, dan etika Islam santri.Metode cooperative learning yang melibatkan semua pihak, termasuk manajemen diri santri dan guru, terbukti efektif dalam mengintegrasikan nilai‑nilai Islam dengan keterampilan interpersonal seperti kepemimpinan dan komunikasi.Implementasi program ini dalam kegiatan harian dan praktik langsung menunjukkan manfaat nyata bagi santri dalam menghadapi tantangan zaman serta memperkuat karakter sesuai ajaran agama.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teknologi digital dalam metode cooperative learning dapat meningkatkan efektivitas pengembangan soft skill santri, misalnya dengan menguji aplikasi pembelajaran daring yang mendukung kolaborasi antar-santri. Selain itu, studi longitudinal diperlukan untuk menilai dampak jangka panjang program soft skill terhadap prestasi akademik dan kesiapan kerja santri setelah lulus, sehingga dapat diketahui keberlanjutan manfaatnya selama beberapa tahun. Terakhir, penelitian komparatif antara pondok pesantren yang menerapkan kurikulum Islam tradisional dengan yang mengadopsi model kurikulum berbasis kompetensi global dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan dalam mengembangkan karakter dan kompetensi soft skill yang relevan dengan tantangan era digital.

Read online
File size226.85 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test