PSEBPSEB

Jurnal PKM Manajemen BisnisJurnal PKM Manajemen Bisnis

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi pada siswa di SD Katolik Maubesi 2 Kecamatan Insana Fafinesu Kabupaten Timor Tengah Utara. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan beberapa tahapan yaitu melakukan koordinasi/komunikasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTU dan sekolah binaan, melakukan observasi awal, merancang program kerja dan mendiskusikannya dengan pihak sekolah, melaksanakan program kerja dan mengevaluasi pelaksanaannya. dari program kerja. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah komunikasi, observasi dan pelaksanaan program kerja serta evaluasi. Berdasarkan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan, ditemukan adanya peningkatan kemampuan literasi dan numerasi yang ditunjukkan dengan peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung siswa di SD Katolik Maubesi 2. Hal tersebut diwujudkan melalui tersedianya media pembelajaran yang mampu membangkitkan minat siswa dalam belajar, pendampingan. dan penataan lingkungan kelas dan perpustakaan sehingga mempengaruhi semangat belajar dan berpartisipasi dalam pembelajaran.

Pengabdian yang dilaksanakan di SDK Maubesi 2 berhasil meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik melalui penyediaan media pembelajaran interaktif serta penataan lingkungan kelas dan perpustakaan yang lebih kondusif.Media seperti pojok baca, pohon literasi, dan papan mading memberikan dampak langsung dalam meningkatkan motivasi belajar siswa.Kendala jarak yang jauh menyebabkan keterlambatan pelaksanaan, sehingga kegiatan serupa di masa depan harus memperhatikan lokasi dan kondisi lingkungan secara matang.

Penelitian lanjutan dapat meneliti sejauh mana peningkatan kemampuan literasi dan numerasi yang diperoleh siswa SDK Maubesi 2 tetap terjaga setelah satu tahun pasca‑intervensi, dengan menggunakan desain longitudinal yang melibatkan survei dan tes standar. Selanjutnya, studi komparatif dapat mengevaluasi efektivitas masing‑masing media pembelajaran yang diterapkan, seperti Pohon Literasi, Pojok Baca, dan papan mading, untuk menentukan kontribusi spesifik masing‑media terhadap kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran pelatihan guru dan kolaborasi antara tim mahasiswa dengan tenaga pendidik dalam memperkuat keberlanjutan program, khususnya pada sekolah yang berlokasi terpencil. Selain itu, analisis biaya‑manfaat dapat membantu mengidentifikasi model intervensi yang paling efisien di konteks sumber daya terbatas. Akhirnya, studi kasus pada daerah dengan tantangan geografis serupa dapat memberikan panduan praktis untuk mengatasi hambatan logistik dalam pelaksanaan program serupa. Semua penelitian ini diharapkan memberikan bukti empiris yang lebih kuat untuk kebijakan peningkatan literasi dan numerasi di tingkat dasar.

  1. Analisis Kegiatan Kampus Mengajar Angkatan 2 terhadap Peningkatan Literasi Numerasi Siswa di Sekolah... doi.org/10.54371/jiip.v5i11.1071Analisis Kegiatan Kampus Mengajar Angkatan 2 terhadap Peningkatan Literasi Numerasi Siswa di Sekolah doi 10 54371 jiip v5i11 1071
Read online
File size278.91 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test