UNTARUNTAR

Phronesis: Jurnal Psikologi Industri/OrganisasiPhronesis: Jurnal Psikologi Industri/Organisasi

Sebagai ibu tunggal, membesarkan anak menjadi tantangan yang sangat berat. Selain membesarkan anak dan mengurus rumah tangga, ibu tunggal juga perlu bekerja. Lebih dari itu, terkadang ibu tunggal bahkan ada yang berkegiatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ibu tunggal ingin sukses dalam berbagai aspek kehidupan, seperti sukses dalam pengasuhan, sukses dalam bekerja, dan sukses dalam pendidikan. Dalam hal menyeimbangkan berbagai aspek kehidupan, tampaknya bukan hal yang mudah bagi ibu tunggal. Ibu tunggal perlu melakukan pengelolaan waktu (time management) dengan baik dalam menjalankan berbagai peran/aspek kehidupan. Time management adalah cara individu mengatur atau menjadwalkan setiap kegiatannya, sehingga semua kegiatan dapat diselesaikan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, memahami, dan melihat praktik manajemen waktu yang dilakukan oleh ibu tunggal. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah empat (4) orang ibu tunggal yang berusia 38-51 tahun. Dalam melakukan validasi terhadap informasi keempat partisipan, peneliti melakukan triangulasi pada significant other. Hasil penelitian ini menjelaskan bagaimana keempat partisipan berhasil dalam menerapkan planning, organizing, leading, prioritizing, controlling, goal setting, communication, delegation, collaborating, dan managing stress yang merupakan faktor-faktor keberhasilan time management. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan pemahaman oleh berbagai pihak (seperti: pemahaman anak kepada ibunya yang ber-status single mother, pemahaman atasan di tempat kerja kepada bawahan yang merupakan seorang ibu tunggal, ataupun pemahaman dosen kepada mahasiswanya yang berstatus ibu tunggal), yang memiliki hubungan/keterkaitan/tuntutan terhadap seorang ibu tunggal. Berbagai pihak tersebut diharapkan dapat lebih memahami bahwa seorang ibu tunggal demikian sulitnya dalam berusaha menjalani berbagai peran/kegiatan.

Dari kesepuluh kesuksesan time management menurut Kapur (2020), dapat terjelaskan bahwa pada faktor planning keempat partisipan secara garis besar membuat perencanaan di dalam notes handphone agar lebih memudahkan keempat partisipan dalam mencatat jadwal.Dalam organizing keempat partisipan melihat dan mengatur semua jadwal dari bangun hingga kembali tidur dan diletakkan di notes handphone untuk mengetahui tugas apa yang perlu diprioritaskan untuk menghindari kelalaian dalam tugas.Pada faktor leading, keempat partisipan secara garis besar mengarahkan kepada orang-orang yang membantunya seperti pada ART dan orang tua partisipan.Pada faktor prioritas keempat partisipan secara garis besar sama-sama mengutamakan anak dikarenakan anak-anak mereka yang masih tergolong kecil, menjalankan kuliah agar segera lulus dan mengutamakan pekerjaan untuk pendapatan sehari-hari.Pada faktor controlling keempat partisipan dalam pemantauan tugas mereka memantau penjadwalan yang telah disusun hingga akhir minggu untuk melihat apa saja yang perlu dikerjakan terlebih dahulu dengan mengutamakan tugas yang paling penting.Dalam faktor goal setting keempat partisipan memiliki tujuan berkuliah agar memperbagus karier dan menginginkan agar semua peran sebagai ibu tunggal berjalan dengan baik.Komunikasi dilakukan keempat partisipan kepada orang-orang yang membantunya, seperti ART dan orang tua partisipan.Hal tersebut dilakukan agar semua aktivitas serta pekerjaan berjalan secara efektif dan efisien.Pada faktor delegation keempat partisipan memiliki kesadaran akan tugas dan tanggung jawab dengan mencatat semua pekerjaan dan tugas untuk dapat dilaksanakan secara tepat waktu.Pada faktor collaboration, keempat partisipan memiliki kolaborasi yang baik dengan orang-orang yang membantunya, seperti.ART, orang tua, keluarga, dan anak partisipan.Penting sekali adanya kolaborasi yang dilakukan di saat banyaknya peran dan tugas yang ibu tunggal jalani.Faktor terakhir yaitu manage stress, keempat partisipan mempunyai pengelolaan stres yaitu meluangkan waktunya untuk menonton televisi di malam hari, mengajak anak-anak pergi ke mall, bermain bersama hewan peliharaan juga termasuk cara ibu tunggal dalam mengelola stres.Kejadian ditinggal suami meninggal merupakan hal yang dapat merubah keadaan dalam sekejap.Pada keempat partisipan ditemukan bahwa mereka tidak bisa berduka terlalu lama, karena mereka memiliki anak-anak yang harus diperjuangkan dan dibesarkan dengan kasih sayang.Kejadian tersebut membuat keempat partisipan harus tetap menjalankan perannya sebagai single mother yang memiliki multi peran, agar terus dapat menopang kehidupan keluarganya.Tentunya multi peran tersebut tidak dapat dijalankan dengan baik tanpa adanya penerapan time management.Hasil yang telah diterapkan oleh keempat partisipan, menghasilkan banyak manfaat untuk mereka.Berdasarkan sepuluh faktor keberhasilan time management yang telah dipaparkan oleh Kapur (2020), dapat terlihat bahwa keempat partisipan dapat melakukan sepuluh faktor tersebut sehingga sampai saat ini mereka dapat menyeimbangkan peran dan tugas mereka.Pastinya bantuan dari orang-orang terdekat merupakan hal yang paling berpengaruh dalam keseharian hidup keempat partisipan.Penelitian ini juga dapat digunakan pada single mothers yang mengalami problems yang sama, yang berhubungan dalam hal mengelola waktu.Penelitian ini juga ingin memberikan manfaat untuk para pembaca agar dapat membantu mereka khususnya pada ibu tunggal yang mengalami masalah dalam pengelolaan waktu dan ingin mengetahui apa saja yang perlu diterapkan agar hidup mereka dapat berjalan dengan baik dan seimbang.Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan pemahaman terhadap berbagai pihak (seperti.anak dari seorang ibu tunggal, atasan di perusahaan yang memiliki bawahan seorang ibu tunggal, ataupun dosen dari mahasiswa yang berstatus ibu tunggal), yang memiliki hubungan/keterkaitan/tuntutan terhadap seorang ibu tunggal.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: . . 1. Meneliti lebih lanjut tentang strategi pengelolaan waktu yang efektif bagi ibu tunggal dalam berbagai konteks, seperti di tempat kerja, di rumah, dan dalam pendidikan. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana ibu tunggal dapat mengoptimalkan waktu mereka untuk berbagai peran dan tanggung jawab yang mereka miliki.. . 2. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pengelolaan waktu pada ibu tunggal. Penelitian ini dapat menyelidiki peran dukungan sosial, jaringan keluarga, dan sumber daya yang tersedia dalam membantu ibu tunggal mengelola waktu mereka dengan lebih baik. Selain itu, penelitian ini juga dapat mengeksplorasi tantangan-tantangan unik yang dihadapi oleh ibu tunggal dalam mengelola waktu, seperti konflik peran dan tekanan sosial.. . 3. Mengembangkan intervensi atau program pelatihan yang ditujukan khusus untuk ibu tunggal dalam meningkatkan keterampilan pengelolaan waktu. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan metode-metode praktis dan efektif yang dapat diterapkan oleh ibu tunggal dalam mengatur waktu mereka secara optimal. Intervensi ini dapat mencakup strategi-strategi seperti perencanaan, pengorganisasian, prioritas, dan manajemen stres yang sesuai dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh ibu tunggal.. . Dengan menggabungkan ketiga saran tersebut, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam membantu ibu tunggal dalam mengelola waktu mereka dengan lebih baik, meningkatkan keseimbangan antara berbagai peran dan tanggung jawab, serta meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan.

  1. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0021-9010.79.3.381APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0021 9010 79 3 381
  2. Predicting Role Conflict, Overload and Contagion in Adult Women University Students with Families and... doi.org/10.1177/074171369804800204Predicting Role Conflict Overload and Contagion in Adult Women University Students with Families and doi 10 1177 074171369804800204
  3. Peran Ibu Single Parent dalam Membentuk Kepribadian Anak; Kasus dan Solusi | EL-BANAT: Jurnal Pemikiran... doi.org/10.54180/elbanat.2019.9.2.301-320Peran Ibu Single Parent dalam Membentuk Kepribadian Anak Kasus dan Solusi EL BANAT Jurnal Pemikiran doi 10 54180 elbanat 2019 9 2 301 320
Read online
File size544.71 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test