PSEBPSEB

Jurnal PKM Manajemen BisnisJurnal PKM Manajemen Bisnis

Pelaku usaha UMKM seringkali menghadapi sejumlah permasalahan multidimensi yang menandakan bahwa UMKM mempunyai berbagai permasalahan yang kompleks. Hal ini menandakan bahwa pelaku UMKM tidak mampu menghitung Harga Pokok Penjualan secara akurat sehingga mengalami kendala dalam mendapatkan keuntungan yang maksimal. Hal serupa juga dialami oleh para pelaku UMKM di UMKM WANITA PAMULANG ESTATE KUBE. Minimnya keahlian dapat disebabkan oleh banyak hal, seperti latar belakang pendidikan yang sejalan dengan bidang keuangan atau pelaku UMKM yang hanya fokus pada kegiatan produksi/usahanya. Hal ini dapat menjadi kendala bagi UMKM dalam menghitung harga dasar dan menentukan harga jual. Umumnya pelaku UMKM hanya mengikuti harga pasar tanpa mengetahui berapa sebenarnya keuntungan yang didapat. Perkembangan teknologi yang semakin meningkat seharusnya semakin membantu UMKM dalam meningkatkan kinerjanya. Hasil observasi dan survey yang dilakukan oleh tim pengabdi memberikan gambaran bahwa para pelaku UMKM di KUBE WANITA UMKM PAMULANG ESTATE masih awam dalam menghitung HPP atau Perhitungan Biaya Produksi.

Kegiatan pengabdian berjalan lancar di komplek Pamulang Estate, namun masih terdapat kekurangan dalam perhitungan biaya, khususnya biaya tenaga kerja.Penggunaan Gemini mempermudah perhitungan cepat, namun memerlukan data rinci saat input.Secara keseluruhan, teknologi digital terbukti penting dan meningkatkan antusiasme peserta dalam meningkatkan kemampuan UMKM.

Penelitian lanjutan dapat membandingkan akurasi perhitungan biaya Gemini AI dengan metode manual pada UMKM. Sampel yang lebih besar dan beragam, termasuk sektor makanan, kerajinan, dan perdagangan, harus ditambahkan. Penelitian longitudinal diperlukan untuk menilai dampak jangka panjang penggunaan AI terhadap margin keuntungan dan keputusan strategis. Monitoring profitabilitas, efisiensi operasional, dan kepuasan pelanggan selama satu atau dua tahun akan memberikan gambaran komprehensif. Penelitian perlu mengukur literasi digital pelaku UMKM dan adopsi AI dalam menghitung biaya. Survei dapat mengidentifikasi hambatan psikologis dan sumber daya dalam penggunaan AI di pelaku usaha kecil. Intervensi pelatihan digital sederhana dapat diuji, menilai peningkatan pengetahuan, kepercayaan diri, dan produktivitas. Hasil penelitian dapat memberi panduan kebijakan bagi pemerintah dan lembaga pengabdian untuk program pelatihan. Penelitian dapat membandingkan berbagai model AI generatif, seperti ChatGPT dan Claude, untuk menemukan keunggulan kompetitif. Kerangka kerja komprehensif dapat didukung oleh hasil studi, memfasilitasi transformasi digital UMKM berkelanjutan di Indonesia.

Read online
File size104.44 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test