ITENASITENAS
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah LingkunganRekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah LingkunganBeberapa dekade terakhir, isu kualitas udara menjadi masalah di kota-kota besar seperti Daerah Khusus Jakarta. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi performa tiga tree-based model random forest (RF), extra trees (ET), dan gradient boosting classifier (GBC) dalam memprediksi serta mencari faktor terpenting yang memengaruhi kualitas udara. Model menggunakan data historis Automatic Weather Station dan ISPU Daerah Khusus Jakarta selama 2018 – 2021 yang dikembangkan untuk memprediksi 4 kategori kualitas udara (0-3). Model dilatih menggunakan 90% data sebagai set pelatihan dan 10% data sebagai set pengujian. Berdasarkan feature importance plot dari ketiga model tersebut menunjukkan bahwa parameter ISPU O3 merupakan parameter yang sangat memengaruhi kualitas udara, serta arah dan kecepatan angin merupakan faktor meteorologis yang paling memengaruhi kualitas udara. Berdasarkan pengujian keakuratan model tersebut menunjukkan nilai yang hampir sama antara ketiga tree-based model tersebut dengan nilai accuracy 0.8646–0.8821, precision 0.8755–0.8870, recall 0.8646–0.8821, f1-score 0.8674–0.8816 serta AUC 0.9286–0.9441. Berdasarkan ketiga tree-based model tersebut, model RF menunjukkan kemampuan terbaik dibandingkan dengan dua model lainnya dengan nilai accuracy 0.8821, precision 0.8870, recall 0.8821, f1-score 0.8816, dan AUC 0.9425. Temuan ini diharapkan dapat mendorong penggunaan model RF sebagai sistem peringatan dini kualitas udara serta mendorong pentingnya pengendalian O3 dalam kebijakan mitigasi.
Penelitian ini mengevaluasi tiga model pohon (Random Forest, Extra Trees, Gradient Boosting) menggunakan data ISPU dan meteorologi 2018‑2021 untuk memprediksi kualitas udara di Jakarta, menemukan O3, arah dan kecepatan angin sebagai variabel paling berpengaruh.8821) serta metrik precision, recall, F1, dan AUC terbaik.semua model menunjukkan klasifikasi excellent dengan rata‑rata AUC di atas 0,9, menegaskan kehandalan mereka untuk prediksi kualitas udara.
Mengatasi keterbatasan data 2018‑2021 dan variabel yang hanya mencakup ISPU serta meteorologi, penelitian lanjutan dapat menyelidiki dampak penambahan variabel tambahan seperti emisi kendaraan, aktivitas industri, dan data satelit terhadap peningkatan akurasi prediksi kualitas udara di DKI Jakarta. Selain itu, studi selanjutnya dapat membandingkan performa model deep learning seperti LSTM atau CNN dengan model tree‑based untuk menangkap dinamika temporal dan spasial kualitas udara secara lebih efektif. Penelitian juga dapat mengevaluasi penerapan model prediksi secara real‑time dalam sistem peringatan dini, termasuk analisis keandalan model ketika data input memiliki missing values atau noise, serta dampaknya terhadap keputusan kebijakan mitigasi. Selanjutnya, dapat dilakukan studi multikota yang membandingkan performa model pada wilayah dengan karakteristik geografis dan pola polusi yang berbeda, untuk mengidentifikasi faktor utama yang bersifat universal atau spesifik lokasi. Akhirnya, integrasi hasil prediksi ke dalam platform visualisasi interaktif bagi masyarakat dan pembuat kebijakan dapat diteliti untuk menilai sejauh mana transparansi dan aksesibilitas data meningkatkan partisipasi publik dalam upaya pengendalian polusi udara.
- Rancang Bangun Mesin Pencacah Sampah Organik Rumah Tangga | Nugraha | Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi... doi.org/10.26760/jrh.v3i3.3428Rancang Bangun Mesin Pencacah Sampah Organik Rumah Tangga Nugraha Rekayasa Hijau Jurnal Teknologi doi 10 26760 jrh v3i3 3428
- Penerapan Convolutional Neural Network (CNN) pada Pengenalan Aksara Lampung Berbasis Optical Character... jurnal.untan.ac.id/index.php/jepin/article/view/44133Penerapan Convolutional Neural Network CNN pada Pengenalan Aksara Lampung Berbasis Optical Character jurnal untan ac index php jepin article view 44133
- ANALISIS DAN KOMPARASI ALGORITMA KLASIFIKASI DALAM INDEKS PENCEMARAN UDARA DI DKI JAKARTA | Umri | JIKO... ejournal.unkhair.ac.id/index.php/jiko/article/view/2871ANALISIS DAN KOMPARASI ALGORITMA KLASIFIKASI DALAM INDEKS PENCEMARAN UDARA DI DKI JAKARTA Umri JIKO ejournal unkhair ac index php jiko article view 2871
- Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKSI). penerapan metode decision tree prakiraan cuaca bekasi... journal.untar.ac.id/index.php/jiksi/article/view/26026Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi JIKSI penerapan metode decision tree prakiraan cuaca bekasi journal untar ac index php jiksi article view 26026
| File size | 818.39 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
ITENASITENAS Hasil analisis menunjukkan bahwa kerapatan RTH hasil NDVI berbanding terbalik dengan pencemaran udara dimana semakin menurun luasan RTH maka akan semakinHasil analisis menunjukkan bahwa kerapatan RTH hasil NDVI berbanding terbalik dengan pencemaran udara dimana semakin menurun luasan RTH maka akan semakin
ITENASITENAS SVM mencapai performa terbaik pada dataset seimbang dengan akurasi 0,86, presisi 0,87, recall 0,86, dan F1-score 0,86. XGBoost dan Random Forest juga menunjukkanSVM mencapai performa terbaik pada dataset seimbang dengan akurasi 0,86, presisi 0,87, recall 0,86, dan F1-score 0,86. XGBoost dan Random Forest juga menunjukkan
ITENASITENAS Berdasarkan analisis linearitas, peningkatan laju fermentasi memiliki hubungan yang cukup signifikan dengan produksi biogas, namun masih memerlukan penyesuaianBerdasarkan analisis linearitas, peningkatan laju fermentasi memiliki hubungan yang cukup signifikan dengan produksi biogas, namun masih memerlukan penyesuaian
ITENASITENAS Parameter kualitas udara yang dikaji meliputi karbon monoksida (CO), PM₂. ₅, dan PM₁₀, sedangkan untuk kenyamanan termal, parameter yang digunakanParameter kualitas udara yang dikaji meliputi karbon monoksida (CO), PM₂. ₅, dan PM₁₀, sedangkan untuk kenyamanan termal, parameter yang digunakan
ITENASITENAS Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Bandung didominasi oleh daerah dengan tingkat demam sedang dan tinggi. Persentase daerah kerawanan adalah 41,1%,Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Bandung didominasi oleh daerah dengan tingkat demam sedang dan tinggi. Persentase daerah kerawanan adalah 41,1%,
ITENASITENAS Metode SVM dipilih karena keunggulannya dalam mengolah data yang kompleks dan menghasilkan prediksi yang akurat. Penelitian ini menggunakan enam parameter:Metode SVM dipilih karena keunggulannya dalam mengolah data yang kompleks dan menghasilkan prediksi yang akurat. Penelitian ini menggunakan enam parameter:
ITENASITENAS Kota Bandung berada di peringkat ke-14 kota termacet menurut survei Asian Development Bank (ADB). Salah satu penyebabnya adalah infrastruktur dan manajemenKota Bandung berada di peringkat ke-14 kota termacet menurut survei Asian Development Bank (ADB). Salah satu penyebabnya adalah infrastruktur dan manajemen
ITENASITENAS Biodiesel telah menjadi semakin populer sebagai pengganti yang layak untuk sumber energi yang tidak terbarukan, yang menjadi semakin langka. BiodieselBiodiesel telah menjadi semakin populer sebagai pengganti yang layak untuk sumber energi yang tidak terbarukan, yang menjadi semakin langka. Biodiesel
Useful /
UIMUIM 528.041,621, dan MAPE = 19%. Metode Single Exponential Smoothing menunjukkan bahwa nilai α yang optimal untuk memprediksi jumlah nasabah BMT NU berada528.041,621, dan MAPE = 19%. Metode Single Exponential Smoothing menunjukkan bahwa nilai α yang optimal untuk memprediksi jumlah nasabah BMT NU berada
UNIPMAUNIPMA Penelusuran literatur dilakukan pada database Scopus, SAGE, ScienceDirect, dan SpringerLink terhadap artikel yang dipublikasikan pada tahun 2020–2025.Penelusuran literatur dilakukan pada database Scopus, SAGE, ScienceDirect, dan SpringerLink terhadap artikel yang dipublikasikan pada tahun 2020–2025.
UIMUIM 05)) confirmed significant performance differences across perturbation levels. A linear regression (𝑅2 = 0. 98) further quantified MLPs predictable05)) confirmed significant performance differences across perturbation levels. A linear regression (𝑅2 = 0. 98) further quantified MLPs predictable
ITENASITENAS Zat ini dimanfaatkan untuk mengubah sifat alkohol sebagai pelarut dan pembunuh hama. Proses mengubah batang tembakau menjadi pestisida dapat dilakukanZat ini dimanfaatkan untuk mengubah sifat alkohol sebagai pelarut dan pembunuh hama. Proses mengubah batang tembakau menjadi pestisida dapat dilakukan