ITENASITENAS

Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah LingkunganRekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan

Batang tembakau merupakan bagian dari tumbuhan tembakau yang dijadikan limbah, limbah batang tembakau merupakan sumber yang dapat dijadikan biomassa. Batang tembakau mempunyai potensi dan efektif sebagai pembasmi hama pada tumbuhan atau pestisida. Limbah Batang tembakau mengandung berbagai senyawa yang dapat dijadikan sebagai pestisida, yaitu Nikotin, Saponin, Flavonoid, Piridin. Nikotin mengandung racun yang tinggi yang dapat digunakan sebagai biopestisida. Saponin merupakan senyawa aktif permukaan glikosida triterpenoid ataupun glukosa steroid. Senyawa ini memiliki rasa pahit dan bersifat racun. Flavonoid merupakan salah satu senyawa fenolik yang terdapat pada jaringan tumbuhan dan berperan sebagai antioksidan. senyawa ini dapat dimanfaatkan sebagai biopestisida. Piridin merupakan senyawa yang tidak berwarna dan tidak memiliki bau yang tajam. Zat ini dimanfaatkan untuk mengubah sifat alkohol sebagai pelarut dan pembunuh hama. Proses mengubah batang tembakau menjadi pestisida dapat dilakukan dengan proses pirolisis dengan alat pendukung reaktor, pirolisis dilakukan pada ruang tertutup tanpa adanya udara masuk ke dalam dengan memanfaatkan panas berasal dari api.

Perancangan dan pembuatan reaktor pirolisis batang tembakau telah berhasil dilakukan menghasilkan reaktor yang menggunakan bahan mild steel plate dapat menghasilkan beberapa komponen dari spesifikasi rancangan reaktor pirolisis seperti tungku reaktor dengan panjang 1200 mm diameter 700mm terdapat Flens diameter 790 mm, reaktor yang memiliki panjang 1120 mm diameter 500 mm dengan Flens reaktor 600 mm dan tutup reaktor yang memiliki bagian atas berbentuk kerucut dengan diameter tutup 790 mm yang dilengkapi oleh flens yang di lubang baut sebanyak 15 buah.Kalor total yang dibutuhkan 7736,54 Watt dengan bahan bakar yang dibutuhkan 3,3 kg gas LPG selama 6 Jam.Alat ini berhasil menghasilkan asap cair dari batang tembakau dengan temperatur reaktor maksimum 224,8 ℃.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam terhadap komposisi kimia dan sifat-sifat fisik asap cair yang dihasilkan dari pirolisis batang tembakau. Selain itu, penelitian dapat fokus pada optimasi proses pirolisis untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas asap cair sebagai pestisida. Apakah ada pengaruh dari ukuran dan kondisi batang tembakau terhadap hasil pirolisis? Bagaimana pengaruh waktu dan suhu pirolisis terhadap komposisi kimia dan sifat-sifat fisik asap cair? Apakah ada metode pengolahan pasca-pirolisis yang dapat meningkatkan efektivitas asap cair sebagai pestisida? Penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang potensi penggunaan batang tembakau sebagai sumber pestisida alami yang ramah lingkungan.

  1. Rancang Bangun Reaktor Pirolisis Batang Tembakau Kapasitas 25-65 Kg | M. P. N | Rekayasa Hijau : Jurnal... ejurnal.itenas.ac.id/index.php/rekayasahijau/article/view/11454Rancang Bangun Reaktor Pirolisis Batang Tembakau Kapasitas 25 65 Kg M P N Rekayasa Hijau Jurnal ejurnal itenas ac index php rekayasahijau article view 11454
  2. Rancang Bangun Mesin Pencacah Sampah Organik Rumah Tangga | Nugraha | Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi... doi.org/10.26760/jrh.v3i3.3428Rancang Bangun Mesin Pencacah Sampah Organik Rumah Tangga Nugraha Rekayasa Hijau Jurnal Teknologi doi 10 26760 jrh v3i3 3428
Read online
File size1.59 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test