STTPDSTTPD

JURNAL LUXNOSJURNAL LUXNOS

Karya ilmiah ini membahas tentang persepuluhan yang sering didengar oleh orang percaya, akan tetapi lebih sering tidak dimengerti orang percaya. Topik ini merupakan pergumulan bagi setiap orang percaya karena ketidaktahuannya apa yang menjadi alasan untuk memberikan persepuluhan. Dalam karya ilmiah ini penulis akan mengemukakan beberapa konsep teologis mengenai persepuluhan dari Perjanjian Lama sampai Perjanjian Baru. Kiranya penelitian dalam karya ilmiah ini dapat membantu setiap orang percaya untuk memahami konsep teologis dari persepuluhan.

Setelah meneliti seluk-beluk mengenai persembahan persepuluhan, mulai dari zaman Perjanjian Lama sampai pada zaman Perjanjian Baru maka dapat diambil beberapa kesimpulan adalah sebagai berikut.Persepuluhan sudah dimulai dari Abraham yang kemudian menjadi bagian ketetapan Tuhan yang dilegalkan dalam hukum Taurat.Persepuluhan diberikan kepada orang-orang Lewi dan kepada imam-imam zaman Perjanjian Baru dilakukan oleh karena orang-orang dari suku Lewi adalah sekelompok umat Tuhan yang mengabdikan sepenuh hidupnya bagi Allah dan tidak memperoleh bagian atas tanah perjanjian.Persepuluhan bukanlah pemberian untuk mendapatkan berkat Tuhan, melainkan oleh karena Tuhan telah terlebih dahulu memberkati, maka orang percaya meresponsnya dengan memberi persepuluhan.Pernyataan bahwa sepersepuluh penghasilan orang percaya adalah hak atau milik Tuhan adalah benar, namun perlu disadari bahwa seluruhnya yang dimiliki orang percaya adalah milik Tuhan.Sekalipun praktik pemberian persepuluhan sebagai kewajiban adalah salah, namun bukan berarti orang percaya dilarang melakukannya.Pemberian persepuluhan boleh dilakukan namun dengan motivasi yang tulus, sukarela dan disertai dengan pemahaman yang benar yaitu bahwa persepuluhan adalah sebagai wujud komitmen pribadi dengan Tuhan.

Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang konsep teologis persepuluhan dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, serta bagaimana penerapannya dalam kehidupan orang percaya saat ini. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pemahaman dan praktik persepuluhan di berbagai denominasi gereja, untuk melihat apakah ada perbedaan interpretasi dan penerapan persepuluhan di antara mereka. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak sosial dan ekonomi dari persepuluhan, baik dalam konteks gereja maupun masyarakat secara luas.

Read online
File size312.67 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test