FISIKAFISIKA

Journal of the Physical Society of IndonesiaJournal of the Physical Society of Indonesia

Penelitian ini menyajikan desain awal sistem deteksi getaran otomatis yang dapat digunakan sebagai sistem peringatan dini gempa bumi menggunakan Internet of Things (IoT) dan tampilan ponsel pintar, serta untuk menyelidiki hubungan antara percepatan getaran dengan intensitas dan magnitudo getaran. Peringatan dini gempa bumi merupakan alat penting untuk mengurangi bahaya gempa bumi dan merupakan bentuk mitigasi gempa. Sistem ini dirancang menggunakan sensor MPU6050, ESP8266, Arduino IDE, Buzzer, LCD, dan ponsel pintar. Hubungan antara variasi intensitas getaran dan magnitudo dengan percepatan getaran adalah berbanding lurus. Sistem ini memiliki akurasi 96% dan akurasi pembacaan percepatan getaran pada sistem adalah 92%. Sistem ini dapat menjadi solusi peringatan dini gempa bumi yang sederhana di daerah rawan gempa untuk meminimalkan risiko bencana alam gempa bumi dan dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan sistem mitigasi bencana gempa bumi.

Berdasarkan hasil penelitian, sistem peringatan dini gempa bumi berbasis sensor MPU6050 yang dibantu oleh IoT dengan tampilan ponsel pintar terbukti dapat berfungsi sebagai peringatan dini gempa.Hubungan antara variasi intensitas getaran dan percepatan getaran, serta antara magnitudo dan percepatan getaran, menunjukkan proporsionalitas langsung.Sistem ini memiliki presisi 96% dan akurasi pembacaan percepatan getaran sebesar 92%, menjadikannya solusi sederhana dan efektif untuk mitigasi risiko bencana di daerah rawan gempa.

Untuk mengembangkan sistem peringatan dini gempa ini agar lebih bermanfaat dan andal bagi masyarakat luas, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi. Pertama, bagaimana sistem ini dapat ditingkatkan agar lebih akurat dan dapat diandalkan saat terjadi gempa sungguhan, tidak hanya dalam lingkungan laboratorium? Penelitian bisa berfokus pada pengembangan dan perbandingan alat kalibrasi data getaran yang lebih canggih, serta penggunaan jenis sensor gempa bumi yang memiliki sensitivitas dan ketahanan lebih tinggi. Hal ini bertujuan untuk memastikan sistem mampu mendeteksi getaran gempa dengan presisi optimal dan meminimalkan kesalahan pembacaan. Kedua, bagaimana kita bisa menciptakan kondisi pengujian yang lebih realistis dan menantang untuk sistem ini? Ini melibatkan pengembangan simulator gempa yang lebih representatif, mampu meniru berbagai karakteristik gelombang gempa dan kondisi tanah yang berbeda-beda. Dengan demikian, kita dapat menguji kinerja sistem secara menyeluruh di bawah skenario gempa yang bervariasi sebelum diterapkan secara luas. Terakhir, bagaimana sistem ini bisa diperluas fungsinya agar tidak hanya sekadar memberikan peringatan, tetapi juga memandu tindakan mitigasi secara otomatis dan terintegrasi? Ide penelitiannya adalah untuk mengeksplorasi integrasi notifikasi peringatan dengan panduan evakuasi darurat, informasi titik kumpul aman, atau bahkan kemampuan untuk mengendalikan perangkat rumah tangga tertentu (misalnya, memutus aliran listrik) secara otomatis melalui aplikasi ponsel. Pendekatan ini akan menjadikan sistem sebagai alat mitigasi bencana yang komprehensif, bukan hanya pemberi informasi.

  1. Initial Design of Earthquake Early Warning System With Smartphone Display | Journal of the Physical Society... doi.org/10.35895/jpsi.1.1.1-12.2025Initial Design of Earthquake Early Warning System With Smartphone Display Journal of the Physical Society doi 10 35895 jpsi 1 1 1 12 2025
Read online
File size506.96 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test