STOK BINAGUNASTOK BINAGUNA
Journal Physical Health Recreation (JPHR)Journal Physical Health Recreation (JPHR)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas berbagai model latihan shooting terhadap akurasi tembakan dalam permainan bola basket berdasarkan evidensi empiris dari penelitian terdahulu. Metode penelitian menggunakan systematic literature review (SLR) dengan kerangka PICO (Population, Intervention, Comparison, Outcome) untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis artikel relevan pada database Google Scholar, DOAJ, dan repositori universitas dengan kata kunci model latihan shooting, akurasi tembakan, bola basket, dan efektivitas dalam periode publikasi 2019-2025. Kriteria inklusi meliputi penelitian eksperimental yang meneliti pengaruh model latihan shooting terhadap akurasi tembakan bola basket pada pemain usia 12-25 tahun. Total 28 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis menggunakan analisis tematik dan meta-sintesis naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa model latihan drill menunjukkan efektivitas tertinggi dengan rata-rata peningkatan akurasi 34,2%, diikuti model latihan BEEF (28,7%), model latihan shooting langsung (24,3%), dan model latihan bergiliran (22,8%). Effect size berkisar antara medium hingga large (0,68-1,47) dengan interval kepercayaan 95%. Faktor keberhasilan meliputi frekuensi latihan (3-4 kali/minggu), durasi sesi latihan (60-90 menit), repetisi yang memadai (50-100 tembakan/sesi), dan penggunaan latihan yang mengintegrasikan aspek teknik, fisik, dan mental menunjukkan hasil superior dibandingkan model yang hanya fokus pada satu aspek. Systematic literature review ini menyimpulkan bahwa model latihan shooting yang terstruktur dan sistematis terbukti efektif meningkatkan akurasi tembakan bola basket, dengan model drill dan BEEF memberikan kontribusi terbesar terhadap peningkatan performance pemain.
Systematic literature review ini menyimpulkan bahwa berbagai model latihan shooting terbukti efektif secara signifikan dalam meningkatkan akurasi tembakan bola basket, dengan model drill shooting menunjukkan efektivitas tertinggi (d=1,47), diikuti metode BEEF (d=1,28), shooting langsung (d=1,12), dan shooting bergiliran (d=1,09).Semua model menunjukkan large effect sizes yang mengindikasikan practical significance dalam konteks performance improvement.Efektivitas model latihan dipengaruhi oleh faktor-faktor kunci meliputi frekuensi latihan optimal (3-4 sesi/minggu), durasi sesi yang tepat (60-90 menit), volume repetisi yang memadai (50-100 tembakan/sesi), dan implementasi immediate feedback system.Age-appropriateness juga menjadi faktor krusial, dengan drill shooting lebih efektif untuk pemain muda (12-18 tahun) sementara metode BEEF optimal untuk pemain dewasa (18 tahun).
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal dengan follow-up yang diperpanjang untuk mengukur retention effects dan long-term skill development. Selain itu, penelitian neurophysiological menggunakan fMRI atau EEG dapat dilakukan untuk memahami brain activation patterns dalam berbagai model latihan. Pengembangan dan validasi of standardized basketball shooting assessment battery juga dapat dilakukan untuk meningkatkan comparability antar studi. Selain itu, investigasi of technology-enhanced training methods, termasuk virtual reality, augmented reality, dan real-time biomechanical feedback systems, dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Cost-effectiveness analysis juga dapat dilakukan untuk membandingkan return on investment dari berbagai model latihan. Terakhir, cross-cultural validation studies dapat dilakukan untuk menguji generalizability findings pada populasi dan konteks yang berbeda.
| File size | 280.79 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALSTKIPPGRISITUBONDOJOURNALSTKIPPGRISITUBONDO Hasil sintesis literatur menunjukkan model pemberdayaan efektif mencakup empat pilar utama: pengembangan rantai nilai berbasis lokal, kolaborasi penta‑helix,Hasil sintesis literatur menunjukkan model pemberdayaan efektif mencakup empat pilar utama: pengembangan rantai nilai berbasis lokal, kolaborasi penta‑helix,
IKMEDIAIKMEDIA Penelitian ini menekankan pentingnya menciptakan ruang belajar yang aman, kolaboratif, dan bermakna dalam pembelajaran speaking. Pelatihan storytellingPenelitian ini menekankan pentingnya menciptakan ruang belajar yang aman, kolaboratif, dan bermakna dalam pembelajaran speaking. Pelatihan storytelling
ERAPUBLIKASIERAPUBLIKASI Evaluasi program diukur menggunakan instrumen kuesioner penilaian mandiri pada saat prates dan pascates. Hasil kegiatan menunjukkan dampak positif yangEvaluasi program diukur menggunakan instrumen kuesioner penilaian mandiri pada saat prates dan pascates. Hasil kegiatan menunjukkan dampak positif yang
JOURNALSTKIPPGRISITUBONDOJOURNALSTKIPPGRISITUBONDO Penelitian ini menunjukkan bahwa tata kelola dana pusaka pendidikan di Kabupaten Bojonegoro ditandai dengan keputusan terpusat, akuntabilitas berbasisPenelitian ini menunjukkan bahwa tata kelola dana pusaka pendidikan di Kabupaten Bojonegoro ditandai dengan keputusan terpusat, akuntabilitas berbasis
ASIANPUBLISHERASIANPUBLISHER Hasilnya menunjukkan bahwa status perkawinan (khususnya menikah), pengeluaran per kapita, dan tingkat pendidikan memiliki efek protektif, sementara tinggalHasilnya menunjukkan bahwa status perkawinan (khususnya menikah), pengeluaran per kapita, dan tingkat pendidikan memiliki efek protektif, sementara tinggal
UNYUNY Secara garis besar, upaya guru yang dilakukan pada proses perencanaan program BR3T, diantaranya.membuat aturan, membuat target, dan menyusun bahan ajar.Secara garis besar, upaya guru yang dilakukan pada proses perencanaan program BR3T, diantaranya.membuat aturan, membuat target, dan menyusun bahan ajar.
STAISAMSTAISAM Pengelolaan layanan pendidikan, sarana dan prasarana pendidikan sesuai standar merupakan salah satu penunjang pembelajaran hasil di sekolah. Guru harusPengelolaan layanan pendidikan, sarana dan prasarana pendidikan sesuai standar merupakan salah satu penunjang pembelajaran hasil di sekolah. Guru harus
PETIERPETIER Subjek penelitian melibatkan 383 siswa di Jawa Barat yang berasal dari empat pesantren di empat kabupaten. Analisis kuantitatif menggunakan Item ResponseSubjek penelitian melibatkan 383 siswa di Jawa Barat yang berasal dari empat pesantren di empat kabupaten. Analisis kuantitatif menggunakan Item Response
Useful /
UNYUNY Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul penyusunan RPP tematik-integratif berbasis character building yang layak dan efektif diterapkan sebagai bahanPenelitian ini bertujuan mengembangkan modul penyusunan RPP tematik-integratif berbasis character building yang layak dan efektif diterapkan sebagai bahan
UNTAG SMDUNTAG SMD Penegakan hukum yang tidak merata memperlihatkan bahwa perlakuan hukum di Indonesia masih rentan terhadap bias kekuasaan dan intervensi non-yuridis, yangPenegakan hukum yang tidak merata memperlihatkan bahwa perlakuan hukum di Indonesia masih rentan terhadap bias kekuasaan dan intervensi non-yuridis, yang
UNYUNY Penelitian ini menegaskan pentingnya aqidah dalam membentuk karakter Muslim yang kuat, terutama di era digital yang penuh tantangan moral. Pemahaman teologiPenelitian ini menegaskan pentingnya aqidah dalam membentuk karakter Muslim yang kuat, terutama di era digital yang penuh tantangan moral. Pemahaman teologi
UNYUNY Dari 548 dokumen yang teridentifikasi, 348 telah dianalisis. Hasil penelitian menyoroti pentingnya peran kepemimpinan siswa yang semakin meningkat, terutamaDari 548 dokumen yang teridentifikasi, 348 telah dianalisis. Hasil penelitian menyoroti pentingnya peran kepemimpinan siswa yang semakin meningkat, terutama