ASIANPUBLISHERASIANPUBLISHER
KENDALI: Economics and Social HumanitiesKENDALI: Economics and Social HumanitiesPenelitian ini menyelidiki dampak faktor sosioekonomi terhadap kesehatan perilaku dan emosional individu menggunakan data dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) Indonesia. Dengan menerapkan pendekatan Regresi Logistik Multinomial, analisis menunjukkan bahwa status perkawinan secara signifikan memengaruhi kesejahteraan mental, di mana individu yang menikah umumnya menunjukkan probabilitas lebih rendah untuk mengalami masalah perilaku dan emosional dibandingkan dengan mereka yang belum menikah atau bercerai. Indikator ekonomi seperti pengeluaran per kapita dan tingkat pendidikan ditemukan memiliki hubungan negatif dan signifikan dengan kemungkinan gangguan tersebut, menyiratkan bahwa status sosioekonomi yang lebih tinggi berkontribusi pada hasil psikologis yang lebih baik. Sebaliknya, tinggal di daerah perkotaan secara positif dikaitkan dengan peningkatan risiko, kemungkinan karena stresor lingkungan seperti polusi, tekanan sosial, dan kepadatan penduduk. Studi ini mengakui keterbatasan yang berkaitan dengan pengecualian faktor psikologis dan lingkungan yang mungkin juga memengaruhi hasil kesehatan mental. Temuan-temuan ini menggarisbawahi pentingnya mengintegrasikan dimensi sosioekonomi ke dalam kerangka kebijakan kesehatan mental dan menyoroti perlunya intervensi pencegahan berbasis komunitas yang ditargetkan, terutama untuk populasi perkotaan dan individu tanpa dukungan pasangan.
Penelitian ini menganalisis dampak faktor sosioekonomi terhadap kondisi kesehatan perilaku dan emosional menggunakan Regresi Logistik Multinomial dan data SUSENAS.Hasilnya menunjukkan bahwa status perkawinan (khususnya menikah), pengeluaran per kapita, dan tingkat pendidikan memiliki efek protektif, sementara tinggal di perkotaan dan menjadi laki-laki dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan tersebut.Meskipun memiliki keterbatasan dalam faktor yang tidak disertakan, temuan ini penting untuk perumusan kebijakan kesehatan mental dan intervensi pencegahan yang ditargetkan pada kelompok rentan, seperti penduduk perkotaan dan individu belum menikah.
Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita mengenai interaksi kompleks antara faktor sosioekonomi dengan kesehatan mental. Salah satu arah penelitian yang penting adalah menyelidiki bagaimana stresor lingkungan spesifik di perkotaan, seperti tingkat kebisingan, kurangnya ruang hijau, atau rasa aman di lingkungan, berinteraksi dengan kondisi psikologis individu, termasuk mekanisme koping dan tingkat ketahanan pribadi, dalam memengaruhi timbulnya dan keparahan gangguan perilaku dan emosional. Ini bisa melibatkan studi kualitatif mendalam untuk menangkap pengalaman hidup di lingkungan urban yang padat. Selain itu, mengingat temuan adanya hubungan yang tidak selalu linier antara beberapa faktor seperti status perkawinan dan pendidikan dengan kesehatan mental, perlu diungkapkan lebih lanjut apakah terdapat variabel moderasi atau mediasi yang memainkan peran penting. Sebagai contoh, penelitian bisa fokus pada kualitas hubungan perkawinan daripada sekadar statusnya, atau menganalisis jenis tekanan akademik tertentu yang mungkin memperburuk kesehatan mental. Pendekatan ini dapat menggunakan metode analisis yang lebih canggih, seperti pemodelan persamaan struktural atau studi longitudinal, untuk memetakan jalur kausalitas yang lebih jelas. Terakhir, dengan identifikasi kelompok rentan seperti penduduk perkotaan dan individu tanpa dukungan pasangan, studi lanjutan dapat merancang dan menguji efektivitas intervensi pencegahan berbasis komunitas yang spesifik. Misalnya, evaluasi program dukungan sosial, lokakarya manajemen stres, atau pengembangan inisiatif ruang komunal di lingkungan urban dapat memberikan bukti nyata untuk kebijakan kesehatan mental yang lebih bertarget dan berkelanjutan.
- Self-reported emotional and behavioral problems among school-going adolescents in Nepal—A cross-sectional... doi.org/10.1371/journal.pone.0287305Self reported emotional and behavioral problems among school going adolescents in NepalAiA cross sectional doi 10 1371 journal pone 0287305
- The current status of urbanârural differences in psychiatric disorders - Peen - 2010 - Acta... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1600-0447.2009.01438.xThe current status of urbanyAAAarural differences in psychiatric disorders Peen 2010 Acta onlinelibrary wiley doi 10 1111 j 1600 0447 2009 01438 x
- Vol. 1 No. 1 (2023): International Journal of Psychology and Health Science (January-March 2023) | International... doi.org/10.38035/ijphs.v1i1Vol 1 No 1 2023 International Journal of Psychology and Health Science January March 2023 International doi 10 38035 ijphs v1i1
- Poverty, depression, and anxiety: Causal evidence and mechanisms | Science. poverty depression anxiety... science.org/doi/10.1126/science.aay0214Poverty depression and anxiety Causal evidence and mechanisms Science poverty depression anxiety science doi 10 1126 science aay0214
| File size | 286.74 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS Sebaliknya, bukti mengenai luaran distal terutama status gizi dan kehadiran sekolah lebih bervariasi. Studi komparatif menunjukkan status gizi tidak berbedaSebaliknya, bukti mengenai luaran distal terutama status gizi dan kehadiran sekolah lebih bervariasi. Studi komparatif menunjukkan status gizi tidak berbeda
ASIANPUBLISHERASIANPUBLISHER Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 responden yaitu konsumen. PenelitianPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 responden yaitu konsumen. Penelitian
UINSAIDUINSAID Penerapan fungsi-fungsi manajemen ini menunjukkan bahwa madrasah mampu mengintegrasikan teori ke dalam praktik secara efektif untuk mendukung terciptanyaPenerapan fungsi-fungsi manajemen ini menunjukkan bahwa madrasah mampu mengintegrasikan teori ke dalam praktik secara efektif untuk mendukung terciptanya
UNYUNY Secara garis besar, upaya guru yang dilakukan pada proses perencanaan program BR3T, diantaranya.membuat aturan, membuat target, dan menyusun bahan ajar.Secara garis besar, upaya guru yang dilakukan pada proses perencanaan program BR3T, diantaranya.membuat aturan, membuat target, dan menyusun bahan ajar.
STAISAMSTAISAM Rapat sedang yang dihadiri semua jajaran guru untuk mengevaluasi program kerja yang sudah dijalankan. Rapat besar yang melibatkan semua tenaga pendidikRapat sedang yang dihadiri semua jajaran guru untuk mengevaluasi program kerja yang sudah dijalankan. Rapat besar yang melibatkan semua tenaga pendidik
STIKESRSHUSADASTIKESRSHUSADA Penyegaran kader kesehatan jiwa selama dua hari kerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Kemayoran melibatkan perwakilan tujuh kelurahan, menghasilkan peningkatanPenyegaran kader kesehatan jiwa selama dua hari kerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Kemayoran melibatkan perwakilan tujuh kelurahan, menghasilkan peningkatan
PETIERPETIER Subjek penelitian melibatkan 383 siswa di Jawa Barat yang berasal dari empat pesantren di empat kabupaten. Analisis kuantitatif menggunakan Item ResponseSubjek penelitian melibatkan 383 siswa di Jawa Barat yang berasal dari empat pesantren di empat kabupaten. Analisis kuantitatif menggunakan Item Response
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Ciamis, untuk mengetahui: tingkat partisipasi dan faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi petani. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 22Ciamis, untuk mengetahui: tingkat partisipasi dan faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi petani. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 22
Useful /
UINSAIDUINSAID Mengambil kasus Front Pembela Islam (FPI) sebagai studi kasus yang akan diteliti keterkaitannya dengan Islamic Public Sphere di Jakarta. Analisa penelitianMengambil kasus Front Pembela Islam (FPI) sebagai studi kasus yang akan diteliti keterkaitannya dengan Islamic Public Sphere di Jakarta. Analisa penelitian
AKPERAKBID BHAKTIHUSADAAKPERAKBID BHAKTIHUSADA Hidroterapi (rendam kaki air hangat) merupakan terapi air yang dapat menurunkan tekanan darah. Hidroterapi (rendam kaki air hangat) dapat mendilatasi pembuluhHidroterapi (rendam kaki air hangat) merupakan terapi air yang dapat menurunkan tekanan darah. Hidroterapi (rendam kaki air hangat) dapat mendilatasi pembuluh
AKPERAKBID BHAKTIHUSADAAKPERAKBID BHAKTIHUSADA Latar Belakang: Tingginya angka bunuh diri dan keterlantaran pasien skizofrenia menunjukkan kurangnya dukungan keluarga, sementara itu psikoedukasi dibuktikanLatar Belakang: Tingginya angka bunuh diri dan keterlantaran pasien skizofrenia menunjukkan kurangnya dukungan keluarga, sementara itu psikoedukasi dibuktikan
SIDUCATSIDUCAT Jenis pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket dengan Teknik Cluster Random Sampling sebanyak 30 pernyataan yang terdiri dari 10Jenis pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket dengan Teknik Cluster Random Sampling sebanyak 30 pernyataan yang terdiri dari 10