UNTAG SMDUNTAG SMD
DEDIKASI : Jurnal Ilmiah Sosial, Hukum, BudayaDEDIKASI : Jurnal Ilmiah Sosial, Hukum, BudayaPenelitian ini membahas disfungsi pengawasan eksekusi putusan pidana di Indonesia dengan fokus pada implikasinya terhadap kepastian hukum dan kepercayaan publik. Pelaksanaan eksekusi merupakan tahap akhir proses peradilan pidana yang menentukan efektivitas sistem hukum dalam menegakkan keadilan. Meskipun secara normatif telah diatur dalam KUHAP, Undang-Undang Kekuasaan Kehakiman, dan Undang-Undang Kejaksaan, realitas empiris menunjukkan adanya putusan berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) yang tidak dieksekusi karena lemahnya koordinasi antar lembaga, intervensi politik, serta ketiadaan mekanisme pengawasan yang tegas dan transparan. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan empiris, melalui analisis perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Data dianalisis secara kualitatif melalui interpretasi terhadap norma hukum dan praktik lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disfungsi pengawasan eksekusi telah melemahkan prinsip rule of law dan asas equality before the law, sehingga menurunkan legitimasi serta kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum. Reformasi sistem pengawasan perlu diarahkan pada pembentukan regulasi khusus, penguatan lembaga pengawas independen, serta penerapan transparansi digital untuk menjamin akuntabilitas dan efektivitas pelaksanaan putusan pidana.
Disfungsi pengawasan dalam eksekusi putusan pidana menimbulkan konsekuensi serius terhadap kepastian hukum di Indonesia.Putusan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) seharusnya menjadi dasar pelaksanaan hukum yang final dan mengikat.Realitas empiris menunjukkan bahwa putusan tersebut mengalami keterlambatan yang signifikan, sehingga prinsip efektivitas hukum menjadi tereduksi.Kondisi ini bertentangan dengan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana yang menegaskan peran hakim pengawas dalam menjamin pelaksanaan putusan pidana.Ketidakefektifan ini menegaskan bahwa kepastian hukum tidak hanya ditentukan oleh keberadaan norma, melainkan juga oleh konsistensi implementasinya di lapangan.Pelanggaran asas equality before the law dan due process of law menjadi dampak lanjutan dari lemahnya pengawasan eksekusi.Ketika pelaksanaan putusan pidana dilakukan secara tidak konsisten, terutama jika dipengaruhi faktor sosial, politik, atau ekonomi, maka prinsip kesetaraan di hadapan hukum menjadi tercederai.Keadaan tersebut menyebabkan hukum tampak selektif dan diskriminatif, yang secara substansial mengikis rasa keadilan.Penegakan hukum yang tidak merata memperlihatkan bahwa perlakuan hukum di Indonesia masih rentan terhadap bias kekuasaan dan intervensi non-yuridis, yang seharusnya tidak memiliki tempat dalam sistem hukum modern.
Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan eksekusi putusan pidana, diperlukan reformasi sistem yang berorientasi pada akuntabilitas dan keterlibatan lembaga independen. Strategi ini dapat mencakup pembentukan regulasi khusus yang menegaskan mekanisme pelaporan, evaluasi, dan sanksi terhadap ketidakpatuhan eksekusi. Penggunaan teknologi informasi dalam bentuk sistem digital pemantauan public dapat meningkatkan transparansi dan partisipasi masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan putusan. Upaya ini dapat diintegrasikan dengan penguatan koordinasi antar lembaga penegak hukum serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Dengan demikian, sistem pengawasan eksekusi putusan pidana dapat menjadi instrumen efektif dalam menjamin kepastian hukum, meningkatkan kepercayaan publik, dan memperkuat prinsip rule of law di Indonesia.
| File size | 242.04 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSURIUNSURI Paradigma sistem seperti ini sulit diatur dalam sistem litigasi (ordinary court) karena sistem litigasi bukan didesain untuk menyelesaikan masalah, melainkanParadigma sistem seperti ini sulit diatur dalam sistem litigasi (ordinary court) karena sistem litigasi bukan didesain untuk menyelesaikan masalah, melainkan
UBHARAUBHARA Untuk mengoptimalkan kedua aspek ini, pemerintah Indonesia mengeluarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, yang memberikan dasar hukum untukUntuk mengoptimalkan kedua aspek ini, pemerintah Indonesia mengeluarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, yang memberikan dasar hukum untuk
AMSIRAMSIR Instrumen hukum NDA berada dalam ranah hukum perdata sehingga akibatnya berbentuk gugatan untuk pemulihan hak atau tuntutan ganti rugi. Selain itu, terdapatInstrumen hukum NDA berada dalam ranah hukum perdata sehingga akibatnya berbentuk gugatan untuk pemulihan hak atau tuntutan ganti rugi. Selain itu, terdapat
AMSIRAMSIR Hal ini memberikan peluang bagi pelaku untuk memperbaiki kesalahan tanpa penjara yang mungkin menyebabkan penderitaan lebih lanjut bagi pelaku. Dalam HukumHal ini memberikan peluang bagi pelaku untuk memperbaiki kesalahan tanpa penjara yang mungkin menyebabkan penderitaan lebih lanjut bagi pelaku. Dalam Hukum
AMSIRAMSIR Namun, perusahaan harus berhati-hati dalam mengelola konten media sosial untuk menghindari pelanggaran hak cipta atau penyebaran informasi menyesatkan,Namun, perusahaan harus berhati-hati dalam mengelola konten media sosial untuk menghindari pelanggaran hak cipta atau penyebaran informasi menyesatkan,
AMSIRAMSIR Regulasi yang mengutamakan kepentingan ekonomi sering mengabaikan hak masyarakat lokal dan kearifan lokal, menciptakan disharmoni antara hukum adat danRegulasi yang mengutamakan kepentingan ekonomi sering mengabaikan hak masyarakat lokal dan kearifan lokal, menciptakan disharmoni antara hukum adat dan
AMSIRAMSIR Hasilnya menunjukkan bahwa korupsi berdampak negatif pada struktur ekonomi, memperparah ketidaksetaraan sosial, dan melemahkan demokrasi serta kepercayaanHasilnya menunjukkan bahwa korupsi berdampak negatif pada struktur ekonomi, memperparah ketidaksetaraan sosial, dan melemahkan demokrasi serta kepercayaan
UNSURIUNSURI Melalui studi kasus beberapa putusan pengadilan, artikel ini menggambarkan pengaruh yurisprudensi terhadap alasan dan pengembangan hukum. Temuan menunjukkanMelalui studi kasus beberapa putusan pengadilan, artikel ini menggambarkan pengaruh yurisprudensi terhadap alasan dan pengembangan hukum. Temuan menunjukkan
Useful /
UNTAG SMDUNTAG SMD Kewenangan delegasi yang diterima oleh Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta diatur dalam Lampiran VII Peraturan Gubernur Daerah Khusus Ibukota JakartaKewenangan delegasi yang diterima oleh Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta diatur dalam Lampiran VII Peraturan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta
UINSAIDUINSAID Instrumen pendukung berupa soal cerita matematika tentang materi kecepatan dan debit. Analisis data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitianInstrumen pendukung berupa soal cerita matematika tentang materi kecepatan dan debit. Analisis data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian
AMSIRAMSIR Penunjukan langsung oleh Presiden menimbulkan ketidakpastian demokrasi dan mengancam prinsip otonomi daerah. Untuk menghindari dampak negatif tersebut,Penunjukan langsung oleh Presiden menimbulkan ketidakpastian demokrasi dan mengancam prinsip otonomi daerah. Untuk menghindari dampak negatif tersebut,
BERUGAKBACABERUGAKBACA Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes, lembar observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Indikator keberhasilanTeknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes, lembar observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Indikator keberhasilan