ERAPUBLIKASIERAPUBLIKASI

Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan MasyarakatJurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat

UMKM kriya tradisional Sanggar Ciwitan Lawon Geulis di Kabupaten Bogor menghadapi stagnasi pemasaran akibat kurangnya kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam mengadopsi teknologi digital. Selama bertahun‑tahun, penjualan produk kriya mereka hanya bergantung pada kegiatan bazar fisik secara luring. Keterbatasan literasi digital pada mayoritas perajin paruh baya menjadi hambatan besar, terutama dalam pemanfaatan media sosial Instagram. Padahal, platform ini merupakan instrumen krusial untuk memperluas jangkauan produk dan meningkatkan kesadaran merek. Secara lebih spesifik, mitra menemui kesulitan mendasar dalam dua aspek utama: merancang visual desain promosi yang tampak profesional serta menyusun narasi promosi atau copywriting yang persuasif. Untuk mengatasi tantangan tersebut, program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang dengan tujuan utama meningkatkan keterampilan perajin dalam membuat dan mengoptimalkan konten pemasaran Instagram. Program ini membekali mereka dengan kemampuan merancang copywriting melalui kecerdasan buatan, serta mengoptimalkan profil akun bisnis UMKM agar lebih representatif. Pendekatan program ini menggunakan metode pendampingan partisipatoris yang melibatkan 13 perwakilan sanggar secara aktif. Tahapan pelaksanaan disusun melalui prakondisi pemetaan kebutuhan menggunakan Focus Group Discussion (FGD), lokakarya demonstrasi aplikasi Canva, pelatihan kecerdasan buatan ChatGPT, serta sesi pendampingan praktik perancangan e‑poster dan optimalisasi profil. Evaluasi program diukur menggunakan instrumen kuesioner penilaian mandiri pada saat prates dan pascates. Hasil kegiatan menunjukkan dampak positif yang signifikan; pemahaman operasional Canva meningkat drastis, dan 92,3 % peserta mengaku mudah menggunakan ChatGPT untuk menyusun caption. Kesimpulannya, 100 % peserta berkomitmen menggunakan Canva dan ChatGPT secara mandiri untuk pemasaran digital.

Intervensi literasi pemasaran digital di Sanggar Ciwitan Lawon Geulis berhasil memecahkan kebuntuan promosi yang selama ini mengungkung mitra.Penggunaan Canva dan ChatGPT tidak hanya membekali perajin dengan keterampilan desain, tetapi juga membongkar resistensi mental pekerja paruh baya terhadap teknologi daring.Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi signifikan, sehingga mitra berkomitmen penuh untuk memproduksi materi promosi secara mandiri.

Berikutnya, perlu dilakukan studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang penggunaan Canva dan ChatGPT terhadap konversi penjualan di pasar fisik dan online; selanjutnya, pengembangan platform pelatihan hybrid yang menggabungkan modul teori dan praktik offline dapat meningkatkan keberlanjutan kemampuan digital perajin; terakhir, evaluasi integrasi manajemen aset digital berbasis tim, termasuk strategi delegasi peran dan keamanan akun, dapat mengoptimalkan efektivitas kampanye media sosial UMKM.

Read online
File size865.6 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test