ARIMSIARIMSI

Pentagon : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan AlamPentagon : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui . Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi eksperiment atau disebut juga eksperimen semu dengan model desain “random pretest posttest control groub. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ada dua yaitu, tes dan non-tes, kemudian data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis uji inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning yaitu berada pada kategori sangat baik dengan skor rata-rata 78,52, sedangkan pada kelas kontrol yang diajar dengan menggunakan metode ceramah yaitu cukup dengan skor rata‑rata 52,55. Analisis inferensial pada uji hipotesis menunjukkan hasil yang signifikan dengan nilai sig 0,000 > 0,05 sehingga ada pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi ekosistem. Hal ini juga diperkuat dengan hasil observasi tentang aktivitas siswa mengalammi peningkatan.

Model Problem Based Learning (PBL) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi ekosistem (p<0,05).Siswa kelas eksperimen menunjukkan rata‑rata skor 78,52, berada pada kategori sangat baik, sementara kelas kontrol hanya 52,55 (kategori cukup).Analisis N‑Gain mengindikasikan peningkatan dari kategori cukup menjadi sangat baik setelah penerapan PBL.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti apakah kemampuan berpikir kritis yang diperoleh melalui model Problem Based Learning tetap terjaga dalam jangka panjang, dengan membandingkan hasil post‑test pada akhir semester dan retest setelah enam bulan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan media digital interaktif, seperti simulasi ekosistem atau platform pembelajaran daring, yang diintegrasikan ke dalam model PBL untuk mengetahui apakah dukungan teknologi meningkatkan efektivitas PBL dalam mengembangkan berpikir kritis siswa. Selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif antara sekolah negeri dan swasta, atau antara kelas X dan XI, untuk menguji apakah faktor konteks sekolah dan tingkat kelas memoderasi pengaruh PBL terhadap kemampuan berpikir kritis pada materi biologi. Penelitian lanjutan dapat menambahkan variabel motivasi belajar peserta didik sebagai mediator, sehingga dapat dipahami peran motivasi dalam hubungan antara model PBL dan peningkatan berpikir kritis. Akhirnya, metode campuran (mixed‑methods) yang menggabungkan analisis kuantitatif skor kritis dengan wawancara mendalam dapat memberikan gambaran lebih komprehensif tentang proses belajar siswa dalam lingkungan PBL.

  1. Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi... doi.org/10.62383/pentagon.v2i4.288Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi doi 10 62383 pentagon v2i4 288
Read online
File size1.26 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test