STKIP MELAWISTKIP MELAWI

AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan MatematikaAL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh metode pembelajaran hybrid terhadap self-efficacy siswa dalam pembelajaran matematika di Indonesia. Metode pembelajaran hybrid menggabungkan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran online, yang memungkinkan siswa untuk berinteraksi langsung dengan guru dan teman sebaya serta belajar secara mandiri sesuai dengan kecepatan mereka sendiri. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Partisipan penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang mengikuti metode pembelajaran hybrid dan kelompok kontrol yang mengikuti metode pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran hybrid memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap self-efficacy siswa dalam matematika. Rata-rata skor self-efficacy siswa pada kelompok eksperimen meningkat dari 3.2 menjadi 4.0, sementara pada kelompok kontrol hanya meningkat dari 3.1 menjadi 3.2. Analisis paired samples test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0.05). Selain itu, prestasi matematika siswa pada kelompok eksperimen juga meningkat lebih signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini mendukung penerapan metode pembelajaran hybrid sebagai strategi efektif untuk meningkatkan self-efficacy dan prestasi siswa dalam matematika.

Penelitian ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran hybrid memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap self-efficacy dan prestasi matematika siswa SMA.Siswa yang mengikuti pembelajaran hybrid mengalami peningkatan self-efficacy yang lebih besar dibandingkan dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional.Selain itu, prestasi matematika siswa dalam kelompok eksperimen juga meningkat secara signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol.Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa metode pembelajaran hybrid menawarkan manfaat yang signifikan bagi siswa SMA, terutama dalam hal pengembangan self-efficacy dan peningkatan prestasi matematika.

Untuk meningkatkan efektivitas metode pembelajaran hybrid, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti motivasi siswa, interaksi antara siswa dan guru secara online, serta peran teknologi dalam memfasilitasi pembelajaran yang berpusat pada siswa. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar dan beragam untuk memastikan generalisasi yang lebih luas terhadap populasi siswa yang lebih beragam secara demografis dan akademik. Terakhir, penting untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran hybrid yang optimal dan menilai motivasi intrinsik siswa dalam pembelajaran matematika.

Read online
File size134.81 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test