UNMUNM

Information Technology Education JournalInformation Technology Education Journal

Penelitian ini menyelidiki bagaimana penalaran metacognitif, dukungan organisasi, dan status sosial ekonomi membentuk prestasi akademik melalui peran perantara motivasi intrinsik dalam lingkungan pembelajaran yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan (AI). Desain - Sebuah desain kuantitatif, cross-sectional digunakan. Data dari 373 mahasiswa universitas dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk mengevaluasi hubungan di antara konstruk. Temuan - Penalaran metacognitif dan dukungan organisasi secara signifikan meningkatkan motivasi intrinsik, yang pada gilirannya secara positif mempengaruhi prestasi akademik. Sebaliknya, status sosial ekonomi tidak secara signifikan mempengaruhi motivasi intrinsik atau prestasi akademik. Implikasi penelitian - Hasil ini menekankan pentingnya dukungan kognitif dan kontekstual dalam meningkatkan motivasi dan prestasi siswa. Efek tidak signifikan dari status sosial ekonomi memerlukan investigasi lebih lanjut; studi masa depan harus mengeksplorasi faktor individu dan lingkungan tambahan yang mungkin membentuk hasil akademik dalam pengaturan pembelajaran yang diaktifkan AI.

Studi ini menekankan peran penting penalaran metacognitif dan dukungan organisasi dalam meningkatkan motivasi intrinsik, yang pada gilirannya secara positif mempengaruhi prestasi akademik.Meskipun status sosial ekonomi tidak secara signifikan mempengaruhi motivasi intrinsik, efeknya mungkin disalurkan melalui faktor psikologis dan kontekstual lainnya.Temuan ini menyoroti kebutuhan strategi instruksional yang diaktifkan AI yang menumbuhkan kesadaran metacognitif dan memperkuat dukungan institusional untuk mengoptimalkan hasil pembelajaran.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut faktor-faktor moderasi yang membentuk hubungan ini dan menilai efek jangka panjang melalui desain longitudinal. Selain itu, penting untuk memperluas cakupan demografis dan memasukkan variabel moderasi tambahan untuk meningkatkan pemahaman dan meningkatkan penerapan kerangka kerja pendidikan yang didorong AI. Akhirnya, penelitian ini menekankan kebutuhan kolaborasi dalam pembuatan kebijakan antara universitas dan Kementerian Pendidikan, Budaya, Penelitian, dan Teknologi (MOECRT) untuk memastikan integrasi etis, pedagogis, dan operasional AI dalam pendidikan tinggi.

  1. OECD Digital Education Outlook 2021 | OECD. oecd digital education outlook skip main content pushing... doi.org/10.1787/40fa80d3-enOECD Digital Education Outlook 2021 OECD oecd digital education outlook skip main content pushing doi 10 1787 40fa80d3 en
  2. Evaluating AI adoption among university students in Indonesia: A case study at the Department of Office... doi.org/10.58459/rptel.2026.21014Evaluating AI adoption among university students in Indonesia A case study at the Department of Office doi 10 58459 rptel 2026 21014
  3. ChatGPT: The cognitive effects on learning and memory - Bai - 2023 - Brain‐X - Wiley Online... doi.org/10.1002/brx2.30ChatGPT The cognitive effects on learning and memory Bai 2023 BrainyAAAaX Wiley Online doi 10 1002 brx2 30
  4. Students as collaborative partners: Embedding AI literacy in higher education | ASCILITE Publications.... open-publishing.org/publications/index.php/APUB/article/view/1196Students as collaborative partners Embedding AI literacy in higher education ASCILITE Publications open publishing publications index php APUB article view 1196
Read online
File size402.37 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test